"Leaders are not born, they are made. And they are made just like anything else, through hard work and determination." @abuafifi

Kamis, 27 Agustus 2026

All About Food

 YUK…KENALI BAHAN TAMBAHAN MAKANAN (BTM) YANG AMAN DI SEKITAR KITA!!

Oleh: Sani Indriani *)  

 

Bahan Tambahan Makanan (BTM) adalah senyawa kimia yang sengaja ditambahkan ke dalam makanan. Tujuannya bukan untuk dikonsumsi langsung sebagai makanan utama, melainkan untuk meningkatkan kualitas pangan. Sesuai dengan pengertian nya jadi BTM digunakan untuk :

·         Mengawetkan: mencegah makanan cepat membusuk akibat bakteri atau jamur.

·         Mempercantik: memberikan warna dan tekstur yang menarik selera.

·         Meningkatkan rasa: memberikan aroma dan rasa yang lebih kuat.

·         Menjaga nutrisi: mencegah kerusakan vitamin atau mineral selama proses produksi.


Sumber: https://k-link.co.id/waspada-bahaya-bahan-tambahan-makanan/

Jenis BTM yang Aman (Diizinkan BPOM) :

Berikut adalah jenis-jenis BTP yang sering dijumpai di sekitar kita beserta contoh dan fungsinya:

Terdapat banyak jenis BTP yang telah diatur oleh pemerintah. Berikut adalah beberapa jenis yang paling sering kamu temukan dalam produk sehari-hari:

1.       Pewarna (Colorant)

Pewarna digunakan untuk memberikan warna pada makanan agar terlihat lebih menarik atau mengembalikan warna asli makanan yang hilang selama proses pengolahan. Pewarna alami meliputi karamel, klorofil, dan kurkumin. Sedangkan pewarna sintetis yang diizinkan meliputi Tartrazin, Allura Red, dan Brilliant Blue.

2.       Pemanis Buatan (Artificial Sweeteners)

BTP ini digunakan untuk memberikan rasa manis namun dengan kalori yang jauh lebih rendah daripada gula pasir. Contohnya adalah aspartam, sakarin, sukralosa, dan asesulfam-K. Pemanis ini sering ditemukan dalam minuman diet atau produk khusus penderita diabetes.

 

Sumber: https://www.halodoc.com/artikel/hati-hati-pemanis-buatan-dapat-memicu-diabetes?

3.       Pengawet (Preservatives)

Pengawet berfungsi untuk menghambat atau mencegah fermentasi, pengasaman, atau penguraian lainnya pada pangan yang disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme. Contohnya adalah natrium benzoat, kalium sorbat, dan nitrit yang sering ada pada daging olahan seperti sosis.

4.       Penguat Rasa (Flavor Enhancer)

Jenis ini bertujuan untuk memperkuat atau memodifikasi rasa yang sudah ada pada bahan pangan. Mononatrium Glutamat (MSG) adalah contoh penguat rasa yang paling populer di dunia.

5.        Pengemulsi (Emulsifiers)

Pengemulsi membantu mencampurkan dua bahan yang biasanya tidak bisa menyatu, seperti minyak dan air. Lecithin (biasanya dari kedelai) sering digunakan dalam pembuatan cokelat dan margarin.

 
Sumber: https://www.instagram.com/p/DXt6fJAEWj-/

Fungsi dan Manfaat BTP dalam Industri

BTP memiliki peran krusial dalam rantai pasok pangan modern. Tanpa pengawet, makanan akan cepat busuk selama proses distribusi dari pabrik ke toko ritel, yang pada akhirnya meningkatkan limbah pangan dan risiko keracunan makanan akibat bakteri. Selain itu, BTP memungkinkan tersedianya makanan dengan harga yang lebih terjangkau dan variasi rasa yang lebih luas bagi konsumen di seluruh dunia.

Bagi produsen, BTP membantu menjaga konsistensi produk. Misalnya, penggunaan penstabil (stabilizer) pada es krim memastikan teksturnya tetap lembut dan tidak cepat mengkristal meski suhu penyimpanan sedikit berfluktuasi. Bagi konsumen yang sedang menjalankan diet tertentu, BTP seperti pemanis buatan memberikan kesempatan untuk menikmati makanan manis tanpa khawatir akan asupan kalori berlebih.

 

Sumber: https://www.tempo.co/arsip/memahami-aneka-warna-kemasan-makanan-dan-maknanya-799035

Cara Bijak Mengonsumsi Produk Kemasan

  1. Selalu baca daftar komposisi pada label kemasan dengan teliti.
  2. Pilih produk yang mencantumkan nomor izin edar BPOM (MD atau ML).
  3. Batasi konsumsi makanan olahan dan utamakan makanan segar (whole foods).

Meskipun sudah melalui uji keamanan, konsumsi BTP yang berlebihan atau pada individu yang sensitif dapat menimbulkan masalah kesehatan. Beberapa orang melaporkan gejala seperti sakit kepala (sering dikaitkan dengan MSG), gatal-gatal atau gidu (akibat pewarna tertentu), hingga gangguan pencernaan. Beberapa penelitian juga menyoroti kaitan antara pewarna buatan tertentu dengan perilaku hiperaktif pada anak-anak. Oleh karena itu, bagi kamu yang ingin menjaga kesehatan jangka panjang, sangat disarankan untuk membatasi konsumsi makanan yang mengandung banyak zat aditif sintetis. Dalam kimia pangan, ada istilah ADI (Acceptable Daily Intake) yang artinya jumlah maksimum suatu BTM yang boleh dikonsumsi manusia setiap hari seumur hidup tanpa menimbulkan risiko kesehatan. Untuk menghitung ADI ini tidak ditentukan oleh usia tapi oleh berat badan masing masing.

"Bahan kimia pangan bukanlah hal yang harus ditakuti, melainkan dipahami. Dengan regulasi yang tepat dan konsumsi yang bijak, kita dapat menikmati kemajuan teknologi pangan tanpa mengorbankan kesehatan."

 

*) Siswa kelas XII A4 di SMAN 1 Pangalengan

**) dirangkum dari berbagai sumber

46 komentar:

  1. Terimakasih atas literasi nya teh

    BalasHapus
  2. Terimakasih, literasinya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  3. terimakasih atas literasinya

    BalasHapus
  4. makasih literasinya, alfirji xi b2

    BalasHapus
  5. Nafhiisa Firzana X-L28 Agustus 2026 pukul 06.18

    Terimakasih atas literasinya teteh 🤩 menjadi sebuah pengingat juga untuk menjaga kesehatan, salah satunya dengan memperhatikan penggunaan BTM pada makanan yang akan dikonsumsi

    BalasHapus
  6. Menurut saya, literasi tentang Bahan Tambahan Pangan (BTP) ini sangat menarik dan bermanfaat karena memberikan penjelasan yang lengkap serta mudah dipahami. Saya jadi mengetahui bahwa BTP tidak selalu berbahaya, tetapi justru memiliki fungsi penting seperti mengawetkan, memberi rasa, dan menjaga kualitas makanan jika digunakan sesuai aturan. Selain itu, informasi tentang cara memilih produk yang aman juga sangat berguna untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih atas literasinya, semoga semakin banyak orang yang memahami pentingnya menjadi konsumen yang cerdas dan bijak dalam memilih makanan.

    BalasHapus
  7. terimakasih atas literasi nya teteh, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  8. terimakasih literasinya teh, sangat menambah wawasan

    BalasHapus
  9. Terimakasih literasi nya

    BalasHapus
  10. Terimakasih banyak literasinya🤩🙏🏻

    BalasHapus
  11. Terimakasih atas literasinya

    BalasHapus
  12. terimakasih literasi nya teteh, semangat

    BalasHapus
  13. Fildzah Dhyas Alwani XII-A428 Agustus 2026 pukul 06.44

    terimakasih atas literasinya teh sani🌟

    BalasHapus
  14. Makasih untuk literasi nya

    BalasHapus
  15. terimakasih atas literasinya
    Amanda Risma Ayu XI-A3

    BalasHapus
  16. makasi literasi nya my sani besti aku❤️

    BalasHapus
    Balasan
    1. dari besti sebangku kamu❤️✌🏻😅

      Hapus
    2. terimakasih sangat bermanfaat
      Ilyas XI-D1

      Hapus
  17. terimakasii teh literasinyaa erni, sarah X-A

    BalasHapus
  18. Bagus banget teteh saniiiiii

    BalasHapus
  19. Terima kasih atas literasi nya

    BalasHapus
  20. kerenn banget teh oid

    BalasHapus
  21. makasihh literasinya teh cani💜💜

    BalasHapus
  22. Terimakasih teh sani atas literasi nyaaaw

    BalasHapus
  23. WOW KEREN SEKALIII!!! 😍😍😍😍

    BalasHapus
  24. informasi yang sangat bermanfaat, penjelasannya lengkap dan gampang dipahami, terima kasih sudah berbagi!!

    BalasHapus
  25. Informasi yang sangat bermanfaat terimakasih literasinya

    BalasHapus
  26. Ilma Agnia Somantri (x.i)28 Agustus 2026 pukul 07.37

    terimakasih literasinyaa tetehhh❣️❣️

    BalasHapus
  27. SANGAT BERMANFAAT🥰

    BalasHapus
  28. Terimakasih literasinya teteeeh <3

    BalasHapus
  29. Rahma Meyrisna X-I28 Agustus 2026 pukul 07.39

    terimakasii literasi nya.. sangat bermanfaat💞

    BalasHapus
  30. Khafizah Khanza f XG28 Agustus 2026 pukul 07.40

    Terimakasih untuk literasi yg sangat bermanfaat ini

    BalasHapus
  31. Raya Destriani XI-D128 Agustus 2026 pukul 07.40

    Terimakasih banyak atas literasinya tehh

    BalasHapus
  32. Terima kasih atas literasinya

    BalasHapus
  33. Jassika Rahma Maharani X-G28 Agustus 2026 pukul 07.41

    literasinya sangat bermanfaat,,terimakasih

    BalasHapus
  34. terimakasih literasinya
    nasya, ashya XI - d1

    BalasHapus
  35. terimakasih atas literasinya, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  36. Annisa Sri Rahayu X-H28 Agustus 2026 pukul 08.06

    Terimakasih atas literasinya, sangat bermanfaat banget

    BalasHapus
  37. Terima kasih atas literasinya bermanfaat

    BalasHapus
  38. Mantap 💜💜💜

    BalasHapus
  39. Terima kasih atas literasinya💕

    BalasHapus

Live 4 Devotion

  BERSIKAP BAIK TERHADAP ORANG TUA DAN GURU Oleh:   Joko Nugroho, S.Pd *)   Mengapa kita wajib bersikap baik terhadap orang tua dan guru...