BERSIKAP BAIK TERHADAP ORANG TUA DAN GURU
Oleh:
Joko Nugroho, S.Pd *)
Berbakti dan menghormati orang tua serta guru
adalah kewajiban penting dalam ajaran agama dan akhlak mulia. Keridaan Allah
SWT sangat berkaitan dengan rida orang tua, sementara guru adalah orang tua
kedua yang membimbing manusia dari kegelapan menuju cahaya ilmu.

Sumber: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6133343/berbakti-kepada-orang-tua-dalam-islam
Cara Berbakti kepada Orang Tua
·
Bertutur kata lembut: Tidak
mengucapkan kata kasar seperti "ah" atau membentak, terutama saat
mereka sudah lanjut usia (sesuai QS. Al-Isra: 23-24).
·
Menaati perintah: Selama
perintah tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama (tidak dalam hal
maksiat).
·
Membantu pekerjaan: Ringankan
beban mereka di rumah dan rawat mereka dengan penuh kasih sayang di masa
senjanya.
·
Mendoakan setiap saat: Selalu
memohonkan ampunan dan rahmat bagi mereka, baik ketika mereka masih hidup
maupun setelah wafat.
·
Menjaga silaturahmi: Jika
orang tua sudah meninggal, tetap sambung hubungan baik dengan kerabat dan teman
dekat mereka.
Sumber: https://www.sarungbhs.co.id/post/article/memberikan-mahkota-kepada-orang-tua
Cara Berbakti dan Menghormati Guru
·
Bersikap rendah hati
(ta'dzim): Tidak sombong terhadap ilmu yang diajarkan dan selalu menghormati
keberadaan guru.
·
Menyimak dengan baik:
Mendengarkan saat guru berbicara, mengucapkan salam saat bertemu, dan tidak
membuat gaduh di kelas.
·
Mengerjakan tugas:
Menyelesaikan tanggung jawab atau tugas yang diberikan dengan sungguh-sungguh Mentaati peraturan sekolah
·
Menghargai jasa: Tidak
merendahkan atau menggosipkan kekurangan guru.
·
Mengamalkan ilmu ilmu yang
sudah diberikan guru
·
Mendoakan kebaikan:
Menyelipkan doa untuk kesehatan, keselamatan, dan keberkahan ilmu para guru.
Sumber: https://hidayatullah.com/kajian/oase-iman/2023/01/09/243078/raih-keberkahan-ilmu-dengan-memuliakan-guru.html
Simpulannya, berbakti kepada orang tua dan
menghormati guru bukanlah sekadar kewajiban moral, melainkan bentuk pengabdian
dan rasa syukur kita atas segala pengorbanan serta bimbingan yang telah mereka
berikan. Dengan menerapkan tutur kata yang santun, menaati nasehat baik,
mematuhi ajaran, serta senantiasa mendoakan mereka, kita tidak hanya menjaga
hubungan harmonis di dunia, tetapi juga menanam benih kebaikan yang
keberkahannya akan kita petik hingga akhirat.
Sumber: https://mandiriamalinsani.or.id/orang-tua-guru-pertama-dalam-kehidupan/
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa
memuliakan orang tua dan guru dalam setiap langkah kehidupan kita. Ilmu yang
bermanfaat dan keberkahan hidup hanya dapat diraih ketika kita mampu menjaga
rida orang tua serta keikhlasan para guru. Mulailah dari hal-hal sederhana
setiap harinya, karena sekecil apa pun sikap santun dan penghormatan yang kita
tunjukkan akan membawa dampak serta kebahagiaan yang besar bagi mereka.
*) Guru Mapel Kimia di SMAN 1 Pangalengan.
Pelatih sekaligus Pembina Olimpiade Sains Nasional Mata Lomba Kimia.
**) dari berbagai sumber




Tidak ada komentar:
Posting Komentar