"MATEMATIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI"
Oleh:
Ary Wilman Nasution, M.Pd *)
“Ternyata, Hidup Kita Tidak Pernah Lepas dari Matematika”
Pernahkah kamu berpikir bahwa hampir setiap
keputusan yang kita ambil sebenarnya menggunakan matematika?. Ketika membeli
makanan, kita menghitung harga dan uang kembalian. Ketika bepergian, kita
memperkirakan jarak, waktu, dan biaya perjalanan. Ketika menabung, kita
menghitung berapa banyak uang yang akan terkumpul. Bahkan ketika memilih paket
internet atau membandingkan diskon di toko, kita sedang menggunakan matematika.
Matematika bukan hanya tentang angka, rumus, dan soal di buku. Matematika
adalah alat untuk memahami situasi, menganalisis informasi, mengambil
keputusan, dan memecahkan masalah dalam kehidupan nyata.

Sumber: https://www.instagram.com/p/CpRRQYgN35j/
1. Matematika Saat Berbelanja
Bayangkan
kamu pergi ke sebuah toko. Sebuah jaket memiliki harga Rp400.000 dan sedang
mendapatkan diskon 25%. Berapa harga
yang harus kamu bayar?
Diskon:
25% × Rp400.000 = Rp100.000
Harga
setelah diskon: Rp400.000 − Rp100.000 = Rp300.000. Namun, jangan langsung tergiur dengan tulisan
“DISKON 25%”. Misalnya toko lain menawarkan jaket yang sama dengan harga
Rp350.000 dan memberikan diskon 15%. Harga setelah diskon: Rp350.000 − (15% ×
Rp350.000) = Rp350.000 − Rp52.500 = Rp297.500. Pertanyaan:Toko mana yang
memberikan harga lebih murah?. Dari contoh tersebut, kita belajar bahwa
matematika membantu kita membandingkan pilihan sebelum mengambil keputusan.
2. Matematika dalam Menabung
Andi
ingin membeli sebuah sepeda seharga Rp3.000.000. Ia berencana menabung
Rp250.000 setiap bulan. Berapa bulan
yang dibutuhkan Andi? Rp3.000.000 ÷ Rp250.000 = 12 bulan. Artinya, Andi
membutuhkan waktu sekitar 1 tahun. Tetapi bagaimana jika Andi dapat menabung
Rp300.000 setiap bulan? Rp3.000.000 ÷ Rp300.000 = 10 bulan. Dengan menambah
tabungan Rp50.000 setiap bulan, Andi dapat mencapai target 2 bulan lebih cepat.
Matematika membantu kita membuat perencanaan keuangan yang lebih realistis.

Sumber: https://www.loanmarket.co.id/news/susah-menabung-simak-tips-tips-berikut-ini-dan-apa-saja-kendalanya
3. Matematika dalam Perjalanan
Sebuah
kendaraan menempuh perjalanan sejauh 120 km dengan kecepatan rata-rata 60
km/jam. Waktu perjalanan: t = s ÷ v . t = 120 ÷ 60. t = 2 jam. Jika kendaraan
menggunakan bahan bakar 1 liter untuk setiap 12 km, maka bahan bakar yang
diperlukan: 120 ÷ 12 = 10 liter. Jika harga bahan bakar Rp10.000 per liter,
biaya bahan bakarnya: 10 × Rp10.000 = Rp100.000. Dengan matematika, kita dapat
memperkirakan waktu dan biaya perjalanan
4. Matematika dan Paket Internet
Sebuah
paket internet menawarkan: 30 GB selama
30 hari dengan harga Rp60.000. Jika
digunakan secara rata setiap hari, kuota maksimal yang dapat digunakan: 30 GB ÷
30 hari = 1 GB per hari. Bagaimana jika seseorang menggunakan rata-rata 1,5 GB
setiap hari? Dalam 30 hari: 1,5 × 30 = 45 GB Artinya, paket 30 GB tidak akan
cukup. Pertanyaan: Apakah paket tersebut cocok untuk orang yang menggunakan
internet 1,5 GB setiap hari? Matematika membantu kita menilai apakah suatu
produk sesuai dengan kebutuhan kita.
5. Matematika dalam Bunga dan Pinjaman
Ketika
seseorang menabung di bank atau meminjam uang, matematika kembali digunakan. Misalnya
seseorang menabung Rp5.000.000 dengan bunga 4% per tahun. Bunga selama satu
tahun: 4% × Rp5.000.000 = Rp200.000. Jika bunga tersebut diberikan tanpa
memperhitungkan pajak atau perubahan lainnya, saldo menjadi: Rp5.000.000 +
Rp200.000 = Rp5.200.000. Dalam kehidupan nyata, perhitungan bunga dapat menjadi
lebih kompleks karena terdapat bunga majemuk, biaya administrasi, pajak, dan
ketentuan lainnya. Karena itu,
memahami matematika keuangan dapat membantu kita agar lebih bijak dalam
mengambil keputusan finansial.

Sumber: https://www.elephango.com/index.cfm/pg/k12learning/lcid/10949/Building_a_Hous
6. Matematika dalam Membangun Rumah
Matematika juga digunakan ketika membangun atau
memperbaiki rumah. Misalnya sebuah kamar berukuran panjang 4 m dan lebar 3 m. Luas
lantai: L = p × l. L = 4 × 3. L = 12 m². Jika satu kotak keramik dapat menutupi 1 m²,
maka diperlukan minimal 12 kotak keramik. Namun dalam praktiknya, kita perlu membeli
lebih banyak untuk mengantisipasi keramik yang terpotong atau rusak. Misalnya
ditambah 10%: 10% × 12 = 1,2 m² Sehingga kebutuhan sekitar: 12 + 1,2 =
13,2 m² Jadi, kita dapat membeli sekitar 14 kotak.
7. Matematika dalam Mengambil Keputusan
Matematika tidak selalu menghasilkan satu
jawaban yang langsung terlihat. Kadang kita harus:
- Mengumpulkan informasi → Menghitung →
Membandingkan → Menganalisis → Mengambil keputusan.
Contohnya: Kamu memiliki uang Rp50.000. Kamu memiliki tiga pilihan: Pilihan| Harga|
Manfaat
A| Rp30.000| 1 produk
B| Rp45.000| 2 produk
C| Rp50.000| 3 produk
Apakah pilihan C otomatis merupakan pilihan
terbaik? Belum tentu. Kita harus mempertimbangkan kebutuhan, kualitas, manfaat,
dan jumlah uang yang tersisa. Inilah salah satu kemampuan penting dalam literasi
matematika: menggunakan informasi secara kritis untuk mengambil keputusan.

Sumber: https://sains.kompas.com/read/2018/11/10/200700523/akademisi--matematika-bukan-sekadar-hitung-hitungan
MATEMATIKA BUKAN SEKADAR MENGHITUNG
Literasi matematika berarti mampu menggunakan
matematika dalam situasi nyata. Orang yang memiliki literasi matematika tidak
hanya mampu menjawab: “Berapa hasilnya?” Tetapi juga mampu bertanya: “Apakah hasil tersebut masuk akal?” “Informasi apa yang sebenarnya saya perlukan?”
“Pilihan mana yang paling
menguntungkan?” “Apa dampaknya jika kondisi berubah?” “Apakah keputusan saya
berdasarkan data atau hanya perkiraan?”. Dengan demikian, matematika membantu
seseorang menjadi lebih kritis, logis, teliti, dan bijaksana dalam mengambil
keputusan.
AKTIVITAS LITERASI
Perhatikan situasi berikut. Kamu memiliki uang
Rp100.000 dan ingin menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan selama satu hari. Kamu harus memilih:
-
Makanan: Rp25.000
-
Transportasi: Rp20.000
-
Minuman: Rp10.000
-
Hiburan: Rp30.000
-
Menabung: Rp15.000
Pertanyaan:
1.
Apakah seluruh kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan Rp100.000?
2.
Berapa jumlah seluruh pengeluaran?
3.
Berapa sisa uang?
4.
Jika biaya transportasi naik 20%, apakah uang Rp100.000 masih cukup?
5.
Jika kamu harus menabung minimal Rp20.000, pengeluaran apa yang akan kamu
kurangi?
6.
Menurutmu, keputusan mana yang paling bijaksana? Jelaskan alasanmu.

Sumber: https://www.google.com/search?q=manfaat+matematika&sca_esv
REFLEKSI
Setelah membaca literasi ini, tuliskan 3 contoh
penggunaan matematika yang kamu lakukan hari ini.
1. ---
2. ---
3. ---
Kemudian jawab: "Mengapa matematika
penting dalam kehidupan saya?”.....
PESAN:
·
Matematika bukan hanya pelajaran di sekolah.
·
Matematika ada ketika kita berbelanja,
menabung, bepergian, bekerja, berbisnis, menggunakan teknologi, mengatur waktu,
dan mengambil keputusan.
·
Semakin baik kita memahami matematika, semakin
baik pula kita dapat membaca kehidupan dengan data dan mengambil keputusan
dengan bijak.
*) Guru Matematika di SMAN 1 Pangalengan,
Wirausahawa muda, Ketua MGMP Matematika Kabupaten Bandug.
REFERENSI:
Dari berbagai Sumber.



















