TUMBUHAN JUGA BISA BERKOMUNIKASI
Oleh:
Dival Imanudin Al Fakhri (Kelas XI-A1)
Pernahkah kita membayangkan bahwa tumbuhan bisa berkomunikasi seperti manusia yang menggunakan internet? Meskipun tumbuhan tidak memiliki otak dan tidak dapat berbicara, ternyata tumbuhan memiliki cara tersendiri untuk berkomunikasi dan bertukar informasi dengan lingkungan di sekitarnya. Salah satu cara tumbuhan berkomunikasi adalah melalui zat kimia yang dilepaskan ke udara. Misalnya, ketika suatu tumbuhan diserang oleh serangga, tumbuhan tersebut dapat mengeluarkan zat kimia yang menjadi sinyal bagi tumbuhan lain di sekitarnya. Sinyal ini dapat membantu tumbuhan lain mempersiapkan pertahanan diri terhadap serangan hama.

Sumber: https://www.npr.org/sections/krulwich/2014/04/29/307981803/plants-talk-plants-listen-here-s-how
Selain itu, tumbuhan juga dapat berinteraksi
melalui jaringan jamur yang berada di dalam tanah. Jaringan benang-benang jamur
yang disebut miselium dapat menghubungkan akar beberapa tumbuhan. Hubungan ini
memungkinkan terjadinya pertukaran zat dan sinyal tertentu di antara tumbuhan.
Fenomena ini sering dijuluki Wood Wide Web karena dianggap menyerupai
jaringan internet yang menghubungkan banyak perangkat. Namun, komunikasi
tumbuhan tidak sepenuhnya sama dengan internet. Internet mengirimkan informasi
digital melalui jaringan komputer, sedangkan tumbuhan merespons rangsangan
menggunakan proses biologis, sinyal kimia, dan sinyal listrik. Para ilmuwan
juga masih meneliti seberapa jauh jaringan jamur berperan dalam perpindahan
informasi dan manfaatnya bagi tumbuhan.

Sumber: https://sediksi.com/apa-itu-wood-wide-web/
Dari fenomena ini, kita dapat belajar bahwa
alam memiliki sistem yang sangat menarik dan kompleks. Makhluk hidup yang
terlihat diam ternyata mampu merespons lingkungan dan berinteraksi dengan
makhluk hidup lainnya melalui berbagai cara.

Sumber: https://id.linkedin.com/pulse/menjaga-lingkungan-sekitar-manfaat-dan-caranya-bank-nusumma-group-um3yc
Kesimpulannya, tumbuhan memang dapat
berkomunikasi, tetapi caranya berbeda dengan manusia yang menggunakan internet.
Pengetahuan ini mengajarkan kita bahwa alam menyimpan banyak keajaiban yang
masih perlu dipelajari. Oleh karena itu, kita harus menjaga tumbuhan dan
lingkungan agar keseimbangan ekosistem tetap terpelihara.
Alam tidak selalu berbicara dengan suara. Terkadang, kita
hanya perlu belajar memahami cara alam menyampaikan pesannya.
Referensi: dari berbagai sumber



























