"Leaders are not born, they are made. And they are made just like anything else, through hard work and determination." @abuafifi

Rabu, 09 Oktober 2024

Psycologica

 

Ketika Pikiran dan Tubuh Berbicara: Memahami Psikosomatis

Oleh: Yuli Yuliani, S.Pd *)

 

Pernahkah  merasa sakit kepala yang tak kunjung hilang meski sudah minum obat? Atau mungkin mengalami gangguan pencernaan yang berkepanjangan tanpa sebab yang jelas? Jika ya, Anda mungkin mengalami gejala psikosomatis.


Sumber: https://www.rri.co.id/kesehatan/465321/psikosomatis-gangguan-psikologis-ini-solusinya

Apa Itu Psikosomatis?

Psikosomatis adalah kondisi di mana pikiran dan emosi dapat memicu gejala fisik. Sederhananya, pikiran yang sedang stres, cemas, atau tertekan dapat memicu berbagai reaksi fisik dalam tubuh. Meskipun tidak ada penyakit fisik yang nyata, gejala-gejala ini terasa sangat nyata bagi penderitanya.

Bagaimana Pikiran Mempengaruhi Tubuh?

Ketika kita mengalami stres atau emosi yang kuat, tubuh akan melepaskan hormon-hormon tertentu, seperti kortisol. Hormon-hormon ini akan memicu berbagai reaksi dalam tubuh, seperti peningkatan detak jantung, tekanan darah, dan ketegangan otot. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, dan masalah kulit.

 
Sumber: https://web.facebook.com/photo.php?fbid=3884828801557606&id=133154693391721&set=

Apa yang Menyebabkan Psikosomatis?

Beberapa faktor yang dapat memicu gejala psikosomatis antara lain:

  • Stres: Stres kehidupan sehari-hari adalah penyebab paling umum dari gejala psikosomatis.
  • Trauma: Pengalaman traumatis masa lalu dapat meninggalkan bekas emosional yang memicu gejala fisik.
  • Kecemasan: Kecemasan yang berkepanjangan dapat menyebabkan berbagai gejala fisik, seperti jantung berdebar dan sesak napas.
  • Depresi: Depresi dapat menyebabkan penurunan energi, gangguan tidur, dan berbagai gejala fisik lainnya.
  • Konflik emosional: Konflik yang tidak terselesaikan dapat memicu ketegangan emosional yang bermanifestasi dalam bentuk gejala fisik.

Dampak Psikosomatis terhadap Kualitas Hidup

Psikosomatis dapat sangat mengganggu kualitas hidup seseorang. Gejala fisik yang terus-menerus dapat membuat seseorang merasa lelah, tidak nyaman, dan sulit berkonsentrasi. Selain itu, psikosomatis juga dapat memengaruhi hubungan sosial dan produktivitas seseorang.

 


Sumber: https://x.com/humasskkmigas/status/1261838435058282496

Cara Mengatasi Psikosomatis

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi psikosomatis, antara lain:

  • Terapi Psikologis: Terapi perilaku kognitif (CBT) adalah salah satu jenis terapi yang efektif untuk mengatasi psikosomatis. Terapi ini membantu individu mengidentifikasi dan mengubah pola pikir negatif yang memicu gejala fisik.
  • Relaksasi: Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stres dan ketegangan.
  • Pengobatan Herbal: Beberapa herbal seperti chamomile dan lavender dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh.
  • Olahraga: Olahraga secara teratur dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan produksi endorfin, hormon yang memberikan perasaan senang.
  • Mendapatkan Dukungan Sosial: Berbicara dengan orang terdekat atau bergabung dengan kelompok dukungan dapat membantu mengatasi perasaan terisolasi dan meningkatkan kesejahteraan emosional.

Pencegahan Psikosomatis

 

Sumber: ttps://integravida.com.au/psychological-services-2/

Untuk mencegah munculnya gejala psikosomatis, kita dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Kelola Stres: Cari cara untuk mengelola stres sehari-hari, seperti meluangkan waktu untuk bersantai, melakukan hobi, atau mencari dukungan dari orang lain.
  • Jaga Pola Hidup Sehat: Tidur yang cukup, makan makanan bergizi, dan berolahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental.
  • Latih Keterampilan Menghadapi Masalah: Pelajari cara menghadapi masalah dengan lebih efektif, seperti dengan memecahkan masalah menjadi bagian-bagian kecil atau mencari solusi yang kreatif.
  • Perhatikan Kesehatan Mental: Jika merasa kesulitan mengatasi stres atau emosi negatif, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.

*) Guru Konseling di SMAN 1 Pangalengan, Koordinator  BK, ppemerhati prilaku remaja

**) dikutif dari beragam sumber

Senin, 07 Oktober 2024

SCRATCH OF THE HEART

 

Tak Selamanya Menunggu Itu Melelahkan

(tunggu sebentar lagi ya, waktu mu hampir sampai)

((mohon dibaca sambil dengerin lagu di bawah ini...klik ya!!))

Sumber: Youtube
 

“Hey, sabar tanpa batas ya jangan dulu menyerah.  Tidak ada batasan untuk sabar, kalau sabar ada batasnya berarti belum sabar. Tunggu dulu sebentar, barangkali apa yang kamu harap sudah ada di depan 🙂 “

_Coretan d$h3_dh3

________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

 

Hari itu, sinar matahari pagi menembus celah-celah jendela kamar Reza, membuat ruangan yang sempit terasa hangat. Di meja, naskahnya tergeletak, masih segar dengan coretan-coretan yang baru selesai ia tulis semalam. Meski matanya berat karena kurang tidur, ada semangat baru yang menyala dalam dirinya. Reza mengikat naskah itu dengan hati-hati, lalu memasukkannya ke dalam amplop besar. Ini adalah langkah pertama menuju mimpinya.

Dengan naskah di tangan, Reza bergegas menuju kantor pos. Suara motor dan mobil yang berlalu-lalang di jalan tidak mengganggu pikirannya. Setiap langkah yang ia ambil terasa lebih ringan, seolah-olah beban keraguannya selama ini terangkat. Meski kecil, keberhasilan menyelesaikan naskah membuatnya percaya bahwa menunggu bukanlah waktu yang terbuang, melainkan ruang bagi keyakinan untuk tumbuh.

Setelah mengirim naskahnya ke beberapa penerbit, Reza kembali ke rutinitas sehari-hari. Setiap hari ia bekerja di kantor kecilnya yang monoton, namun kali ini, ia merasa ada yang berubah. Bukan pada pekerjaannya, tapi pada dirinya sendiri. Ia tak lagi merasa terjebak. Ia tahu bahwa meskipun ia menunggu kabar dari para penerbit, ia tidak diam. Penantiannya penuh dengan arti, seperti jeda yang diperlukan sebelum melangkah lebih jauh.

Bulan demi bulan berlalu tanpa kabar. Reza tahu jalan ini tidak akan mudah, tapi entah mengapa kali ini ia tak merasa cemas. Setiap malam ia menulis, menciptakan dunia baru di atas kertas, membiarkan pikirannya menjelajahi ide-ide yang selama ini terkubur dalam. Naskah berikutnya, meski belum selesai, terus berkembang. Semakin banyak ia menulis, semakin yakin ia bahwa mimpi itu bukanlah sesuatu yang jauh dan mustahil.

Hingga suatu hari, surat yang dinantinya tiba. Sebuah amplop dari penerbit. Tangan Reza gemetar saat membuka surat itu, bercampur antara harapan dan kecemasan. Dalam amplop itu ada surat pendek: "Kami tertarik dengan naskah Anda dan ingin membahas kemungkinan penerbitan lebih lanjut."

Reza terpaku, matanya membaca ulang kalimat itu berulang kali. Untuk sesaat, ia hampir tak percaya. Ini adalah langkah pertama yang nyata—sebuah pintu yang akhirnya terbuka setelah bertahun-tahun menunggu dan berjuang.

Namun, Reza tahu bahwa ini bukanlah akhir dari perjalanannya, melainkan awal dari babak baru. Kabar baik itu bukan sekadar hadiah dari penantian panjang, melainkan bukti bahwa harapan yang ia jaga selama ini tidak sia-sia. Menunggu memang bisa melelahkan, tapi hanya jika kau berdiri diam. Reza tidak diam. Ia terus bergerak, terus menulis, dan terus percaya.

Sumber: https://www.pexels.com/id-id/foto/siluet-manusia-selama-malam-hari-1136575/

Pada malam hari, di depan jendela kamarnya yang menghadap ke bintang-bintang, Reza tersenyum. Ia tahu jalannya masih panjang, penuh tantangan dan ketidakpastian. Tapi kini ia paham bahwa dalam penantian, ia tak hanya menunggu mimpinya menjadi nyata. Ia menunggu dirinya sendiri tumbuh menjadi sosok yang siap mewujudkan mimpi itu.

Menunggu tak lagi menjadi beban. Sebaliknya, menunggu telah menjadi ruang dimana harapan itu tumbuh, sebuah perjalanan menuju pencapaian. Tak selamanya menunggu itu melelahkan, karena setiap detik dalam penantian itu mendekatkannya pada tujuan yang ia impikan sejak dulu.

Sumber: https://unsplash.com/photos/man-and-woman-standing-on-grass-field-during-night-time-Y9WdqTFzZVw

Begipun kamu, bermimpilah mimpi yang besar sampai dunia tahu kalau harapmu bukan hanya sekedar angan, kalau harapmu bukan hanya sekedar khayal. Semuanya bisa terjadi selama kita mau dan selama kita yakin hal itu bisa terjadi. Menunggu bukan berarti kita terlambat, tetapi menunggu adalah belajar, belajar melatih kesabaran.

Kesabaran tanpa batas…Hidup harus tetap berjalan!!

  _Coretan d$h3_dh3

Knowledge Seeker

 

"Faktor Geologi yang Memicu Gempa di Kertasari - Sebuah Ulasan"

Oleh: Iim Aisyah, S.Pd. *)

 


     Gempa Bumi berkekuatan magnitudo (M) 5.0 pada 18 September 2024 mengguncang Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Duka mendalam atas kerusakan bangunan dan timbulnya korban atas gempa bumi ini. Sukahar Eka, Fungsional Penyelidik Bumi dari Badan Geologi kepada detikJabar menjelaskan bahwa gempa tersebut dipicu oleh patahan atau Sesar Kertasari, patahan yang baru ditemukan.

 

Sumber: https://jabar.tribunnews.com/2024/09/24/dampak-gempa-bumi-di-kecamatan-kertasari-kabupaten-bandung

     Namun, sejatinya, Kertasari adalah langganan gempa bumi. Wilayah ini termasuk wilayah dengan kontur tanah yang labil dan berada dekat episentrum gempa bumi Samudra Indonesia. Di samping itu, sejumlah jalur sesar juga dekat dengan Kertasari, seperti Sesar Garsela dan sesar yang berada di daerah Pangalengan.

     Selain berada dekat dengan potensi-potensi gempa, kontur tanah di Kertasari mudah terguncang. Ini dibuktikan dalam penelitian yang dimuat Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 2021.   Studi berjudul Analisis Bencana Gempa Bumi dan Mitigasi Bencana di Daerah Kertasari oleh Iqbal Luthfi Nur Rais dan Lili Somantri itu menjelaskan, paling tidak sejak tahun 2009 wilayah itu sering diguncang gempa.  Jurnal itu mencontohkan, ketika gempa bumi di Tasikmalaya terjadi pada tanggal 2 September 2009 dengan magnitudo M 7.3, guncangan gempa itu sampai ke Kertasari.

 
Sumber: https://news.okezone.com/read/2020/04/27/340/2205647/gempa-magnitudo-3-guncang-sumbawa

     Karakteristik Gempa Bumi di Jawa Barat

Di Jawa Barat, gempa bumi cenderung banyak yang disebabkan oleh patahan. Maka, gempa yang dihasilkan adalah gempa darat yang titik utamanya dangkal. Gempa dangkal seperti ini, meski kekuatannya kecil, tapi daya rusaknya sangat besar. Gempa ini sangat mengancam pemukiman penduduk yang berada di daerah rawan gempa.   Iqbal Luthfi Nur Rais dan Lili Somantri menjelaskan sebagian besar gempa di Jawa Barat bukan dari zona subduksi/zona penunjaman, akan tetapi dari patahan/sesar aktif di darat.

 

Sumber: https://jabarekspres.com/berita/2018/08/21/pvmbg-petakan-kawasan-rawan-gempa-di-jabar/

     "Gempa bumi yang bersumber dari sesar aktif di darat sangat berpotensi merusak meskipun magnetudonya tidak terlalu besar, namun kedalamannya dangkal dan dekat dengan pemukiman dan aktivitas manusia." tulisnya.    "Gempa bumi yang bersumber dari sesar aktif di darat sangat berpotensi merusak meskipun magnetudonya tidak terlalu besar, namun kedalamannya dangkal dan dekat dengan pemukiman dan aktivitas manusia." tulisnya. Beliau mengutip data Badan Pusat Statistik yang menyebutkan bahwa telah terjadi 8 kali gempa bumi yang menimbulkan kerusakan di Kertasari.

     Mengapa Kertasari Mudah Terguncang Gempa?

     Gempa bumi adalah bencana yang tidak pernah bisa diprediksi kapan terjadinya. Yang bisa dilakukan manusia adalah memitigasi diri agar ketika terjadi gempa, badan, jiwa, dan harta benda dapat selamat.      Mitigasi muncul jika manusia tahu potensi bencana yang mungkin terjadi di daerah tempat tinggalnya. Dan kewaspadaan akan bencana itu harus terus diingatkan dan informasinya disebarluaskan.

     Dalam Katalog Gempa Bumi Signifikan dan Merusak 1821-2017, terbitan Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, disebutkan bahwa pada 18 Juli 2017 ada gempa berpusat di Garut, Jawa Barat dan mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan di Kertasari, Kabupaten Bandung.

 

Sumber: https://www.idntimes.com/news/world/arya-sarimata/11-potret-kerusakan-akibat-gempa-haiti-evakuasi-haru-di-tengah-puing

     Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 2021 memuat keterangan mengapa Kertasari langganan gempa bumi. Itu karena kontur tanahnya yang labil, menurut perhitungan kestabilan tanah berdasarkan ketetapan pada Peraturan Menteri PU No.21.  "Kondisi jenis batuan yang menutupinya endapan hasil aktivitas gunung berapi/ endapan piroklastik berumur Plistosen dengan sifat fisik batuan belum mengalami konsolidasi (lemah), sehingga jika terjadi gempa bumi efek rusaknya tidak dapat diredam, sehingga dampaknya akan menimbulkan kerusakan yang lebih parah." tulis jurnal itu.  Selain itu, struktur geologi di Kertasari, terdapat kelurusan kelurusan sesar yang berarah tenggara-barat laut. Dan di sini pun, diperkirakan terdapat sesar yang memotong Kaldera-Malabar yang mengakibatkan bentuk perbukitan terpotong-potong membentuk gawir (sesar Gunung Tilu-Malabar) dan juga berada di bawah kaki gunung wayang.

     "Struktur geologi merupakan pencerminan seberapa besar suatu wilayah mengalami "deraan" tektonik. Semakin rumit struktur geologi yang berkembangdi suatu wilayah, maka menunjukkan bahwa wilayah tersebut cenderung sebagai wilayah yang tidak stabil." tulis jurnal itu. "Kondisi jenis batuan yang menutupinya endapan hasil aktivitas gunung berapi/ endapan piroklastik berumur Plistosen dengan sifat fisik batuan belum mengalami konsolidasi (lemah), sehingga jika terjadi gempa bumi efek rusaknya tidak dapat diredam, sehingga dampaknya akan menimbulkan kerusakan yang lebih parah." tulis jurnal itu.

 

Sumber: https://www.instagram.com/infokabupatenbandung/

     Selain itu, struktur geologi di Kertasari, terdapat kelurusan kelurusan sesar yang berarah tenggara-barat laut. Dan di sini pun, diperkirakan terdapat sesar yang memotong Kaldera-Malabar yang mengakibatkan bentuk perbukitan terpotong-potong membentuk gawir (sesar Gunung Tilu-Malabar) dan juga berada di bawah kaki gunung wayang. "Struktur geologi merupakan pencerminan seberapa besar suatu wilayah mengalami "deraan" tektonik. Semakin rumit struktur geologi yang berkembangdi suatu wilayah, maka menunjukkan bahwa wilayah tersebut cenderung sebagai wilayah yang tidak stabil." tulis jurnal itu.

Apa Sebab Banyak Kerusakan?

Pengetahuan akan potensi gempa di Kertasari ini harus disebarluaskan dan ini berpengaruh kepada kebijakan mendirikan tempat tinggal di kawasan ini.   Menurut penelitian Iqbal Luthfi Nur Rais dan Lili Somantri di Kertasari banyak bangunan permanen yang menggunakan tembok dan beton. Bangun seperti ini rentan rusak jika terjadi gempa, berbeda dengan ketahanan bangunan tradisional berupa rumah panggung dengan material kayu dan bambu.  Selain itu, pola pemukiman yang tidak teratur membuat dampak gempa bumi lebih merusak. Bangunan-bangunan yang berdempetan tidak menutup kemungkinan akan membuat tragedi saling timpa jika ada satu bangunan yang roboh.

*) Pengajar Geografi di SMAN 1 Pangalengan, Purnabakti 2024

Referensi:

-       Nugraha, Dian. 2024. "Mengungkap Faktor Geologi yang Memicu Gempa di Kertasari". Sebuah Berita: DetikJabar.

-       Geografi dan Ilmu Kebumian (dari Berbagai Sumber).

Minggu, 06 Oktober 2024

MATEMAGIC

 

Matematika: Kunci untuk Masa Depan

Oleh: Ary Wilman Nasution, M.Pd

 

Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh banyak siswa. Namun, tahukah kamu bahwa matematika sebenarnya sangat bermanfaat dan berperan besar dalam kehidupan sehari-hari? Bukan hanya angka-angka dan rumus yang rumit, matematika membantu kita memahami dunia dengan cara yang lebih terstruktur dan logis.

Sumber: https://www.sekolahmuridmerdeka.id/blog/index.php/manfaat-belajar-matematika/

Mengapa Matematika Penting?

Matematika bukan hanya tentang mengerjakan soal-soal di buku pelajaran. Mata pelajaran ini mengajarkan cara berpikir kritis, memecahkan masalah, dan membuat keputusan yang tepat. Kemampuan ini sangat penting, tidak hanya dalam dunia akademik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari dan karier di masa depan. Misalnya, jika kamu bercita-cita menjadi insinyur, dokter, ilmuwan, atau bahkan seorang pengusaha, pemahaman yang baik tentang matematika akan menjadi modal yang sangat berharga.

Sumber: https://yoursay.suara.com/lifestyle/2022/07/20/144734/4-kemampuan-matematika-dasar

Penerapan Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari

Berikut beberapa contoh penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari:

1.     Mengatur Keuangan: Setiap kali kamu menabung, menghitung diskon saat belanja, atau mengatur anggaran, kamu sedang menggunakan matematika!

2.     Memasak: Ketika kamu menggandakan atau membagi resep masakan, kamu menerapkan konsep perkalian dan pembagian.

3.     Mendesain Bangunan: Arsitek menggunakan matematika untuk menghitung luas, volume, dan stabilitas struktur bangunan.

Tips Meningkatkan Kemampuan Matematika

Bagi sebagian siswa, belajar matematika bisa menjadi tantangan. Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan kemampuanmu:

1.     Latihan Rutin: Semakin sering kamu berlatih, semakin terbiasa kamu dengan konsep-konsep matematika.

2.     Jangan Takut Salah: Belajar dari kesalahan adalah bagian penting dari proses pembelajaran.

3.     Gunakan Sumber Daya Online: Banyak platform online yang menawarkan video pembelajaran, kuis interaktif, dan latihan soal yang bisa membantu pemahamanmu.

4.     Bertanya Ketika Bingung: Jangan ragu untuk bertanya kepada guru atau teman jika kamu menemukan kesulitan. Diskusi sering kali membantu pemahaman yang lebih baik.

Sumber: https://panturanews.com/index.php/panturanews/baca/262695

Matematika untuk Semua Orang

Ingat, matematika bukan hanya untuk mereka yang ingin menjadi ilmuwan atau insinyur. Setiap orang bisa mendapatkan manfaat dari mempelajari matematika, mulai dari pengembangan logika hingga keterampilan berpikir kritis. Jadi, mari kita nikmati proses belajar matematika dan sadari betapa pentingnya peran matematika dalam kehidupan kita!

Selamat belajar, dan ingat: Matematika bukan tentang menjadi sempurna, tapi tentang menjadi lebih baik setiap hari!!!

*) Pengajar Matematika di SMAN 1 Pangalengan, Guru Penggerak, Pengajar Praktik, Asesor Program Kemendikbudristek. Pengisi materi diberbagai kegiatan ilmiah, forum guru, dll

Kamis, 03 Oktober 2024

SPORTSCIENCE

 

SUPERFOOD VS. SUPLEMEN

Mana yang Bikin Tubuhmu Lebih Fit?

Oleh: Moria Florentino RR, S.Si *)

 

Di era modern ini, perhatian terhadap kesehatan meningkat tajam, terutama di kalangan anak muda. Dua tren yang sering dibicarakan adalah konsumsi "superfood" dan suplemen kesehatan. Superfood merujuk pada makanan yang kaya akan nutrisi, seperti kale, chia seeds, dan blueberry. Sementara itu, suplemen adalah produk buatan yang mengandung nutrisi spesifik, seperti vitamin dan mineral, yang digunakan untuk mendukung kesehatan tubuh. Tulisan ini akan membahas perbandingan antara keduanya dan dampaknya terhadap kesehatan tubuh.

 
Sumber: https://www.alodokter.com/catat-inilah-10-daftar-superfood-yang-baik-untuk-kesehatan

Superfood dikenal sebagai makanan yang kaya akan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Makanan seperti salmon, bayam, dan kacang-kacangan termasuk dalam kategori ini. Karena kandungan alaminya, superfood tidak hanya menyediakan satu jenis nutrisi, tetapi juga kombinasi beberapa zat gizi penting yang bekerja sinergis. Konsumsi superfood secara rutin dapat membantu meningkatkan energi, memperbaiki sistem imun, dan menjaga fungsi otak.

 
Sumber: https://hellosehat.com/kebugaran/kekuatan/otot-membakar-kalori-tubuh/

Suplemen sering digunakan oleh individu yang merasa asupan nutrisinya tidak mencukupi dari makanan sehari-hari. Suplemen biasanya mengandung zat tertentu dalam jumlah yang terukur, seperti vitamin C, kalsium, atau omega-3. Meskipun dapat menjadi solusi cepat untuk kekurangan nutrisi, suplemen tidak selalu menawarkan manfaat tambahan seperti serat atau fitokimia yang ditemukan dalam makanan utuh.

 
Sumber: https://puskesmasbanyumas.banyumaskab.go.id/news/46869/waspada-keracunan-makanan

Superfood memiliki keunggulan karena berasal dari sumber alami yang kaya akan nutrisi lengkap. Mereka juga mudah diserap tubuh dan memberikan manfaat jangka panjang. Di sisi lain, suplemen sering kali lebih praktis dan terukur, tetapi dalam beberapa kasus, tubuh tidak menyerap nutrisi sintetis seefektif nutrisi dari makanan. Selain itu, penggunaan suplemen yang berlebihan tanpa pengawasan medis dapat menyebabkan efek samping, seperti toksisitas vitamin atau ketidakseimbangan mineral.

Dampak Jangka Panjang dan Risiko Penggunaan Suplemen Berlebihan

Seiring dengan meningkatnya popularitas suplemen, ada kekhawatiran mengenai penggunaan yang berlebihan atau tanpa pengawasan. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah potensi efek samping dari konsumsi suplemen dalam dosis tinggi. Beberapa vitamin dan mineral, seperti vitamin A, D, E, K, serta zat besi, dapat menyebabkan toksisitas jika dikonsumsi secara berlebihan. Gejala yang umum muncul akibat hal ini antara lain mual, muntah, kerusakan organ hati, dan gangguan fungsi organ vital lainnya.

Selain itu, penggunaan suplemen secara berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi dalam tubuh. Misalnya, mengonsumsi terlalu banyak kalsium tanpa cukup magnesium atau vitamin D bisa berdampak pada kesehatan tulang dan jantung. Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan dosis dan tidak bergantung sepenuhnya pada suplemen untuk pemenuhan gizi.

 
Sumber: https://www.antaranews.com/berita/3212769/pemenuhan-gizi-pada-anak-ciptakan-sdm-berkualitas

Keunggulan Superfood dalam Jangka Panjang

Superfood, karena sifatnya yang alami, lebih mudah diterima oleh tubuh dan risiko efek samping jangka panjang relatif rendah. Banyak superfood juga mengandung zat fitokimia yang sulit didapat dari suplemen. Zat ini berperan penting dalam melawan radikal bebas, meningkatkan kekebalan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit kronis seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Penelitian juga menunjukkan bahwa pola makan yang kaya akan superfood dapat membantu memperlambat proses penuaan dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

 
Sumber: https://rencanamu.id/post/life/how-to/10-cara-yang-bisa-kamu-lakukan-sehari-hari-untuk-meningkatkan-kualitas-hidup-dan-selalu-termotivasi

Peran Gaya Hidup dalam Memaksimalkan Manfaat Kesehatan

Salah satu poin penting lainnya adalah bahwa baik superfood maupun suplemen tidak akan memberikan hasil optimal tanpa didukung oleh gaya hidup sehat. Aktivitas fisik yang teratur, tidur yang cukup, dan manajemen stres berperan penting dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh. Konsumsi superfood atau suplemen yang berlebihan tanpa mengimbangi dengan kebiasaan sehat lainnya, seperti berolahraga atau mengelola stres, tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

 

Sumber: https://sevima.com/4-cara-mudah-mengatasi-stres-kerja-ala-pakar-unair/

Sebagai catatan akhir, setiap individu memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda, tergantung pada faktor seperti usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menambahkan suplemen ke dalam pola makan atau beralih ke superfood tertentu, sangat penting untuk mendapatkan saran dari ahli gizi atau profesional kesehatan agar manfaat yang didapat lebih tepat dan aman.

                                               

*) Pengajar PJOK di SMAN 1 Pangalengan. Penggiat olah raga tradisional

**) dikutip dari berbagai sumber

Rabu, 02 Oktober 2024

bahaSABUdaya

 

HARMONI BUDAYA DAN SENI TRADISIONAL INDONESIA

Oleh: Risma Kusumah, S.Pd *)

 


Gamelan degung adalah salah satu bentuk musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia. Sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia, gamelan degung memiliki karakteristik yang unik dan menonjol, serta memainkan peranan penting dalam berbagai acara adat dan seni pertunjukan. Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah, alat musik, dan peranan gamelan degung dalam budaya masyarakat Sunda.

 

Sumber: https://www.kompas.com/stori/read/2023/01/31/200000479/sejarah-degung-gamelan-khas-sunda

Gamelan degung mulai berkembang pada abad ke-19 dan berakar dari tradisi gamelan Jawa yang lebih luas. Meskipun dipengaruhi oleh berbagai aliran musik, gamelan degung memiliki ciri khas tersendiri, terutama dalam penggunaan alat musik dan gaya permainannya. Kata "degung" sendiri diambil dari kata "degun," yang berarti "getaran" atau "gema," mencerminkan suara yang dihasilkan oleh alat musik dalam ansambel ini.

 

Sumber: ttps://www.vnn.co.id/2022/03/pengertian-dan-contoh-musik-ansambel.html

Gamelan degung terdiri dari berbagai jenis alat musik, yang umumnya dibagi menjadi tiga kelompok utama:

1.     Instrument Melodis:

·         Gong: Alat musik besar yang memberikan suara dasar dan ritmis.

·         Saron: Alat musik yang terbuat dari logam, berfungsi sebagai penentu melodi.

·         Gender: Alat musik yang memiliki bilah logam yang dipukul, memberikan nuansa lembut.

·         Instrument Ritmis:

·         Kendang: Drum yang berfungsi sebagai pengatur tempo dan ritme.

·         Rebana: Alat musik perkusi yang memberikan warna tambahan dalam pertunjukan.

2.     Instrument Pendukung:

·         Flute dan alat tiup lainnya: Menambah keindahan suara dan harmoni.

Gamelan degung memiliki melodi yang lembut dan harmonis, biasanya dimainkan dalam tempo sedang hingga cepat. Dalam setiap pertunjukan, gamelan degung seringkali disertai dengan tari tradisional dan vokal, menjadikannya sebuah pengalaman seni yang terpadu. Musik ini cenderung menekankan pada suasana dan emosi, menciptakan kedamaian dan ketenangan. Gamelan degung tidak hanya menjadi alat hiburan, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan spiritual. Musik ini sering dimainkan dalam berbagai acara, seperti:

·         Acara Adat: Gamelan degung menjadi bagian penting dalam perayaan-perayaan tradisional, seperti pernikahan, khitanan, dan upacara adat lainnya.

·         Pertunjukan Seni: Gamelan degung sering dipadukan dengan tari tradisional, seperti tari jaipongan, yang menambah daya tarik visual dan musikal.

·         Ritual Keagamaan: Dalam beberapa komunitas, gamelan degung digunakan dalam ritual keagamaan untuk menambah khidmat suasana.

 


Sumber: https://www.bakpiamutiarajogja.com/ansambel-gamelan-dimainkan-satu-jam-penuh-di-fashion-show-rusia/

Gamelan degung adalah simbol kekayaan budaya Indonesia, khususnya budaya Sunda. Dengan keunikan alat musik dan melodi yang khas, gamelan degung tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai pengikat sosial dan pelestari tradisi. Melalui gamelan degung, kita dapat merasakan kedamaian, keindahan, dan kedalaman nilai-nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Sebagai bagian dari upaya melestarikan seni dan budaya, penting bagi kita untuk mengenal dan menghargai gamelan degung sebagai warisan tak ternilai dari Indonesia.

 

*) Pengajar Seni Budaya di SMAN 1 Pangalengan

**) dikutif dari berbagai sumber

Selasa, 01 Oktober 2024

SOSIOPEDIA

 

MENYIKAPI  TANTANGAN  SOSIAL DI INDONESIA  DENGAN PERBAIKAN, KEPEDULIAN, DAN RASA SYUKUR

Oleh: Selli Nuraeni Somantri, S.Pd *)


 

Indonesia, sebagai negara yang kaya akan budaya dan sumber daya alam, juga menghadapi berbagai masalah sosial yang kompleks. Di antara masalah yang mencolok adalah degradasi moral di kalangan guru dan siswa, tindakan kriminal yang dilakukan oleh oknum polisi, serta eksploitasi anak oleh orang tua. Meskipun tantangan-tantangan ini sangat serius dan memerlukan perhatian, penting untuk tetap bersyukur atas hal-hal baik yang ada di sekitar kita.

Degradasi Moral Guru dan Siswa

Salah satu masalah yang menjadi perhatian adalah degradasi moral di kalangan pendidik dan peserta didik. Guru seharusnya menjadi panutan bagi siswa, tetapi beberapa kasus menunjukkan tindakan yang tidak mencerminkan nilai-nilai moral yang baik. Begitu pula dengan siswa yang terkadang terlibat dalam perilaku negatif. Masalah ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti tekanan sosial, lingkungan yang tidak mendukung, dan kurangnya pendidikan karakter. Permasalahan tersebut adalah bukti bahwa Tantangan pendidikan di masa ini  amatlah berat.

 
 Sumber: https://www.gurusiana.id/read/khairulumam/article/degradasi-moral-pelajar-siapa-yang-salah-1029120

Tindakan Kriminal oleh Oknum Polisi

Kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum juga sering terguncang akibat tindakan kriminal yang dilakukan oleh oknum polisi. Ini menciptakan ketidakpercayaan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat, yang seharusnya merasa aman dan terlindungi.

 

Sumber: https://jernih.co/crispy/catatan-komnas-ham-kasus-kekerasan-yang-dilakukan-anggota-polisi-sebanyak-55

Eksploitasi dan Penelantaran Anak oleh Orang Tua

Eksploitasi dan penelantaran anak, baik dalam bentuk pekerjaan berbahaya maupun pengabaian kebutuhan fisik dan emosional, adalah masalah serius yang terjadi di beberapa kalangan masyarakat. Orang tua yang memaksa anak-anak mereka bekerja atau menelantarkan mereka tanpa perhatian yang cukup seringkali melakukannya karena faktor ekonomi, tekanan hidup, tingginya keegoisan atau kurangnya pemahaman tentang hak-hak anak.

 

Sumber: ttps://jambi.antaranews.com/berita/296614/45-juta-anak-terlantar-perlu-diselamatkan

Tentu saja tidak pantas jika kita menutup mata dari segala permasalahan yang terjadi di Indonesia. Namun baik juga jika kiranya sembari kita turut memperbaiki segala situasi, kita mesti tetap optimis bahwa banyak hal baik di indonesia yang akan membawa negara kita pada perbaikan dan keberhasilan. 

Berikut adalah beberapa aspek positif yang patut disyukuri yang masih kita miliki sebagai bangsa Indonesia:

Kekayaan Budaya dan Keragaman: Indonesia memiliki lebih dari 300 suku dengan berbagai bahasa, adat istiadat, dan tradisi yang memperkaya budaya nasional. Keragaman ini menjadi kekuatan dalam mempererat persatuan.

1.     Generasi Muda yang Peduli: Banyak generasi muda yang aktif dalam gerakan sosial, lingkungan, dan pendidikan. Mereka bergerak memberikan solusi bagi isu sosial di indonesia. Mereka berkontribusi untuk membawa perubahan positif dan menunjukkan bahwa masa depan Indonesia bisa lebih baik dengan adanya kerjasama antar generasi yang saling peduli. Semoga kita bisa menjadi bagian dari mereka.

2.     Potensi Sumber Daya Alam: Indonesia dikenal dengan kekayaan alamnya, seperti hutan tropis, laut yang melimpah, dan tanah yang subur. Potensi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

3.     Berkembangnya Teknologi dan Inovasi: Di era digital ini, banyak startup dan inovasi yang bermunculan dari Indonesia, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi lokal.

4.     Rasa Solidaritas dan Gotong Royong: Masyarakat Indonesia dikenal dengan semangat gotong royong yang tinggi. Dalam menghadapi masalah, banyak komunitas yang bersatu untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain.

Maka dari itu, dalam menghadapi tantangan sosial, kita harus berkomitmen untuk memperbaiki dan mendukung satu sama lain. Mengedukasi generasi muda tentang nilai-nilai moral dan etika, mendorong transparansi di institusi penegak hukum, serta memberikan perhatian lebih pada perlindungan anak sebagai langkah-langkah penting yang perlu dilakukan. Di sisi lain, mari kita terus bersyukur atas hal-hal baik yang ada di Indonesia dan berkontribusi untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua.

*) Guru Sosiologi di SMAN 1 Pangalengan. Pengamat sosial dan prilaku remaja

Referensi:

https://iainutuban.ac.id/2021/10/08/degradasi-moral-pendidik-peserta-didik-di-era-milenial/

https://kejarmimpi.id/5-kontribusi-generasi-muda-yang-bisa-mewujudkan-mimpi-indonesia.html

Parenting

 KEDUDUKAN ANAK DALAM AL QURAN Oleh: Rina Marlina, S.Pd *) Anak secara umum adalah individu yang berada dalam masa pertumbuhan dan perkemban...