"Leaders are not born, they are made. And they are made just like anything else, through hard work and determination." @abuafifi

Senin, 09 September 2024

bahaSABUdaya

 

PERBEDAAN PENGGUNAAN BAHASA INGGRIS

Oleh: Karmila, SS

 


Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Selamat pagi anak-anaku semua, hliterasi hari ini ibu akan menyampaikan tentang perbedaan penggunaan Bahasa Inggris di dunia, kususnya di negara Inggrisnya sendiri, Amerika dan Australia. Marilah kita mengenal penggunaannya di tiga negara tersebut, akan tetapi  akan ibu berikan pengantar terlebih dahulu.

Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang digunakan di banyak negara di seluruh dunia. Namun, meskipun dasarnya sama, Bahasa Inggris yang digunakan di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan negara-negara lainnya memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Hal ini mencakup pengucapan, kosakata, ejaan, serta beberapa aturan tata bahasa yang bervariasi sesuai dengan budaya dan pengaruh lokal masing-masing wilayah.

Perbedaan-perbedaan ini sering disebut sebagai variasi dialek, seperti American English (AmE), British English (BrE), dan Australian English (AusE). Meskipun perbedaan-perbedaan ini tidak menghambat komunikasi antarpenutur bahasa Inggris di seluruh dunia, memahami variasi-variasi tersebut dapat membantu kita lebih peka dalam menyesuaikan penggunaan bahasa, tergantung pada konteks budaya atau geografis.

Melalui pembahasan ini, kita akan melihat beberapa perbedaan utama dalam hal kosakata, ejaan, pengucapan, dan tata bahasa yang membedakan penggunaan bahasa Inggris di negara-negara ini. Dengan memahami hal ini, kita dapat menjadi lebih fasih dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, sesuai dengan variasi yang relevan.

Sumber: https://www.english-academy.id/blog/contoh-percakapan-bahasa-inggris-pada-kehidupan-sehari-hari

A.    Bahasa Inggris (UK)

Sumber: https://depositphotos.com/id/editorial/principal-facade-buckingham-palace-204205652.html


Bahasa Inggris Britania (British English) adalah salah satu variasi utama bahasa Inggris yang digunakan di Britania Raya, termasuk Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. British English memiliki beberapa perbedaan dalam ejaan, tata bahasa, kosakata, dan pengucapan jika dibandingkan dengan American English. Berikut beberapa aspek penting dalam penggunaannya:

1. Ejaan (Spelling):

  • Colour (Britania) vs. Color (Amerika)
  • Centre (Britania) vs. Center (Amerika)
  • Travelling (Britania) vs. Traveling (Amerika)
  • Huruf tambahan, seperti "u" dalam kata-kata seperti "favour", "neighbour", dan penggunaan "s" daripada "z" dalam kata seperti "organise" (Britania) vs. "organize" (Amerika).

2. Kosakata (Vocabulary):

  • Flat (Britania) vs. Apartment (Amerika)
  • Lift (Britania) vs. Elevator (Amerika)
  • Lorry (Britania) vs. Truck (Amerika)
  • Biscuit (Britania) vs. Cookie (Amerika)

3. Tata Bahasa (Grammar):

  • British English cenderung lebih sering menggunakan Present Perfect dibandingkan Past Simple dalam beberapa situasi. Contohnya:
    • British: "Have you eaten yet?"
    • American: "Did you eat yet?"
  • Got digunakan lebih sering dalam British English, sementara American English cenderung menggunakan gotten. Contohnya:
    • British: "I’ve got it."
    • American: "I’ve gotten it."

4. Pengucapan (Pronunciation):

  • British English sering tidak mengucapkan "r" pada akhir kata atau sebelum konsonan (non-rhotic accent), seperti pada kata "car" dan "hard".
  • Vokal pada kata-kata seperti "bath", "dance", dan "grass" sering diucapkan dengan vokal panjang dalam aksen British English standar (Received Pronunciation atau RP), dibandingkan dengan pengucapan yang lebih pendek di American English.

5. Tanggal dan Waktu:

  • Tanggal biasanya ditulis dalam format DD/MM/YYYY di British English, berbeda dengan format MM/DD/YYYY yang umum digunakan di Amerika.
  • Jam 12:00 siang disebut 12:00 midday atau 12:00 noon di British English, dibandingkan dengan 12:00 PM dalam American English.

6. Penggunaan Kolektif (Collective Nouns):

  • Dalam British English, kata benda kolektif seperti "team", "family", atau "government" sering diperlakukan sebagai jamak. Contoh:
    • British: "The team are playing well."
    • American: "The team is playing well."

British English sangat dipengaruhi oleh sejarah dan dialek regional di Inggris, dan masih menjadi standar bahasa di banyak negara Persemakmuran.

B.    Bahasa Inggris Amerika ( American English )

Sumber: https://internasional.kompas.com/read/2021/04/03/180039770/cerita-dunia-sejarah-patung-liberty-awalnya-dipasang-di-terusan-suez

Bahasa Inggris Amerika (American English) adalah salah satu variasi utama bahasa Inggris yang digunakan di Amerika Serikat. Meskipun ada kesamaan dengan bahasa Inggris Britania, American English memiliki perbedaan dalam ejaan, tata bahasa, kosakata, dan pengucapan. Berikut beberapa aspek penting dalam penggunaan Bahasa Inggris Amerika:

1. Ejaan (Spelling):

  • Color (Amerika) vs. Colour (Britania)
  • Center (Amerika) vs. Centre (Britania)
  • Traveling (Amerika) vs. Travelling (Britania)

2. Kosakata (Vocabulary):

  • Apartment (Amerika) vs. Flat (Britania)
  • Elevator (Amerika) vs. Lift (Britania)
  • Truck (Amerika) vs. Lorry (Britania)

3. Tata Bahasa (Grammar):

  • American English lebih cenderung menggunakan Past Simple dibanding Present Perfect dalam beberapa konteks. Contohnya:
    • American: "Did you eat yet?"
    • British: "Have you eaten yet?"

4. Pengucapan (Pronunciation):

  • Dalam American English, huruf "r" sering diucapkan lebih jelas, terutama pada akhir kata, seperti pada kata "car" atau "better".
  • Penggunaan vokal dalam beberapa kata juga bisa berbeda, seperti pada kata "dance" atau "bath", di mana American English menggunakan bunyi vokal pendek.

5. Tanggal dan Waktu:

  • Tanggal di American English biasanya ditulis dalam format MM/DD/YYYY, sedangkan di British English sering menggunakan DD/MM/YYYY.
  • Jam 12:00 siang disebut 12:00 PM dalam American English, bukan 12:00 midday.

Penggunaan American English sering dipengaruhi oleh budaya dan media Amerika yang luas, dan merupakan standar bahasa Inggris di berbagai negara

C.    Bahasa Inggris Australia (Australian English )

Sumber: https://www.kompas.com/cekfakta/read/2022/10/31/150000982/sejarah-pembangunan-sydney-opera-house?page=a

Bahasa Inggris Australia (Australian English) adalah variasi bahasa Inggris yang digunakan di Australia. Walaupun banyak kesamaannya dengan British English dan American English, Australian English memiliki karakteristik unik yang dipengaruhi oleh sejarah, geografi, serta budaya Australia. Berikut beberapa aspek penting dalam penggunaannya:

1. Ejaan (Spelling):

  • Ejaan Australian English cenderung mengikuti British English. Contohnya:
    • Colour (Australia) vs. Color (Amerika)
    • Centre (Australia) vs. Center (Amerika)
    • Organise (Australia) vs. Organize (Amerika)
  • Penggunaan huruf "s" lebih umum dalam Australian English daripada "z", seperti pada kata "realise", "organise", dan "recognise".

2. Kosakata (Vocabulary):

Australian English memiliki banyak kosakata yang unik atau berbeda dari British atau American English, sebagian besar dipengaruhi oleh kehidupan di Australia dan budaya lokal. Beberapa contoh kosakata khas Australia:

  • Arvo = Afternoon
  • Bogan = Seseorang yang dianggap kurang berpendidikan atau berpakaian kurang sopan
  • Servo = Service station (pom bensin)
  • Brekkie = Breakfast (sarapan)
  • Thongs = Sandal jepit (disebut flip-flops dalam American English)
  • Mate = Teman, istilah umum yang sering digunakan dalam percakapan santai.

Ada juga beberapa istilah yang berbeda dari British dan American English:

  • Ute (Australia) vs. Pickup truck (Amerika)
  • Boot (Australia/Britania) vs. Trunk (Amerika) untuk bagian belakang mobil.
  • Lift (Australia/Britania) vs. Elevator (Amerika)

3. Tata Bahasa (Grammar):

Tata bahasa Australian English pada umumnya mirip dengan British English, namun sering menggunakan bentuk yang lebih santai dan informal dalam percakapan sehari-hari. Penggunaan slang (bahasa gaul) sangat umum dalam percakapan informal.

  • Bentuk Present Perfect (misalnya, "I have just eaten") lebih sering digunakan daripada Past Simple dalam beberapa kasus, mirip dengan British English.
  • Got lebih sering digunakan dalam Australian English, sedangkan gotten yang umum di American English jarang digunakan.

4. Pengucapan (Pronunciation):

  • Pengucapan dalam Australian English dikenal dengan aksennya yang khas, yang sering tidak terlalu jelas atau cenderung "melembutkan" bunyi-bunyi tertentu.
  • "R" di akhir kata sering tidak diucapkan, mirip dengan British English (non-rhotic accent). Contohnya, "car" diucapkan lebih dekat dengan "cah".
  • Bunyi vokal dalam beberapa kata bisa terdengar berbeda. Misalnya, kata "day" bisa terdengar seperti "die" di beberapa aksen Australia.
  • Vokal dalam kata-kata seperti "dance", "chance", dan "plant" biasanya diucapkan dengan bunyi pendek, mirip dengan American English, bukan vokal panjang seperti dalam British English.

5. Tanggal dan Waktu:

  • Australian English menggunakan format tanggal DD/MM/YYYY, sama seperti di British English.
  • Jam 12:00 siang disebut 12:00 midday atau 12:00 noon, mirip dengan British English.

6. Gaya Percakapan:

  • Australian English sangat santai dan sering menggunakan diminutives, yaitu kata yang dipendekkan dan diberi akhiran, seperti "arvo" (afternoon), "brekkie" (breakfast), dan "cuppa" (cup of tea).
  • Istilah "mate" sangat umum digunakan sebagai bentuk sapaan informal.

7. Pengaruh Budaya dan Bahasa Aborigin:

Australian English juga dipengaruhi oleh beberapa kosakata dari bahasa Aborigin Australia. Beberapa istilah seperti kangaroo, boomerang, dan billabong berasal dari bahasa-bahasa asli Australia.

Dengan demikian, Australian English memiliki ciri-ciri khas tersendiri yang dipengaruhi oleh lingkungan lokal, sejarah, dan interaksi budaya yang unik di Australia, namun tetap memiliki dasar yang kuat dari British English.

Demikianlah literasi dari ibu, semoga dapat bermanfaat dan menambah ilmu kita hari ini.

Wassalamalaikum warahmatullahi wabarakatuh,

*) Guru Bahasa Inggris di SMAN 1 Pangalengan

**) dikutif dari berbagai sumber

Minggu, 08 September 2024

SAINTOLOGY

 

KEAJAIBAN MATEMATIKA DALAM ILMU ASTRONOMI

Oleh: Dera Annisa Ratnasari, S.Pd *)

 


Matematika dan astronomi adalah dua bidang ilmu yang telah lama berjalan beriringan, saling melengkapi dan memperkaya satu sama lain. Sejak zaman kuno, manusia telah menggunakan matematika untuk memahami alam semesta, mengukur jarak antara bintang-bintang, menghitung gerak planet, dan memprediksi fenomena langit. Keajaiban matematika dalam astronomi bukan hanya terletak pada kemampuannya untuk memberikan penjelasan rasional atas peristiwa alam, tetapi juga dalam cara ia membuka jendela menuju misteri-misteri kosmos yang luar biasa.

 

Sumber: http://majalah1000guru.net/2014/07/trigonometri-langit/

### Sejarah Awal: Matematika sebagai Kunci Memahami Langit

Sejak peradaban Mesopotamia dan Mesir kuno, manusia telah menggunakan matematika untuk mencatat dan memprediksi pergerakan benda-benda langit. Bangsa Babilonia, misalnya, mengembangkan sistem numerik berbasis 60 yang memungkinkan mereka untuk melakukan perhitungan waktu dan sudut dengan akurasi yang mengagumkan. Mereka menciptakan tabel-tabel astronomi yang memungkinkan para pengamat untuk memprediksi gerhana matahari dan bulan serta pergerakan planet-planet.

 

Sumber: https://www.kompasiana.com/rickyhamanay/6119563831a28746545d5fc2/mengenal-astronomi-dan-astrofisika

Bangsa Yunani, khususnya Pythagoras dan Hipparchus, juga memainkan peran penting dalam menghubungkan matematika dengan astronomi. Pythagoras adalah salah satu yang pertama menyadari bahwa hukum-hukum matematika dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena alam, sementara Hipparchus menciptakan katalog bintang pertama dan mengembangkan teori tentang precesi equinox yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang trigonometri.

### Revolusi Copernican dan Matematika

Pada abad ke-16, Nicolaus Copernicus mengajukan model heliosentris alam semesta, yang menyatakan bahwa matahari adalah pusat dari tata surya, bukan bumi. Model ini, yang awalnya bersifat spekulatif, membutuhkan bukti matematis yang kuat untuk bisa diterima secara luas. Johannes Kepler, seorang ahli matematika dan astronom, memberikan bukti tersebut dengan mengembangkan hukum-hukum pergerakan planet yang sekarang dikenal sebagai Hukum Kepler.

 

Sumber: https://pembelajaranfisikauny.blogspot.com/2013/08/hukum-kepler-iii-law-of-harmonies.html

Kepler menggunakan data observasi yang sangat rinci dari Tycho Brahe, dan melalui perhitungan matematis yang cermat, ia menemukan bahwa planet-planet bergerak dalam elips, bukan lingkaran sempurna, dengan matahari berada di salah satu fokusnya. Penemuan ini mengungkapkan keajaiban matematika, di mana hubungan sederhana antara jarak dan waktu dapat menggambarkan gerakan kompleks yang terjadi di langit.

### Isaac Newton dan Hukum Gravitasi Universal

Keajaiban matematika dalam astronomi mencapai puncaknya dengan karya Isaac Newton pada abad ke-17. Dalam karyanya yang monumental, "Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica," Newton memformulasikan hukum gravitasi universal, yang menjelaskan bahwa setiap partikel di alam semesta saling menarik dengan kekuatan yang berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya dan sebanding dengan massa masing-masing partikel.


Sumber: https://www.istockphoto.com/hk/%E5%90%91%E9%87%8F/newtons-cradle-gm147875569-15242487

Dengan menggunakan kalkulus—cabang matematika yang juga dikembangkan oleh Newton—ia mampu menunjukkan bahwa hukum gravitasi universal tidak hanya menjelaskan gerakan planet-planet, tetapi juga orbit bulan, pasang surut air laut, dan bahkan pergerakan komet. Hukum ini tidak hanya berlaku di bumi, tetapi di seluruh alam semesta, memberikan landasan bagi semua studi astronomi modern.

### Matematika Modern dan Kosmologi

Di era modern, matematika terus menjadi alat utama dalam mengeksplorasi kosmos. Teori Relativitas Umum yang dikembangkan oleh Albert Einstein, yang menggantikan konsep gravitasi Newton dalam skala kosmologis, adalah contoh keajaiban matematika yang memungkinkan manusia untuk memahami fenomena seperti lubang hitam, pembengkokan cahaya oleh gravitasi (lensa gravitasi), dan ekspansi alam semesta.

 

Sumber: https://student-activity.binus.ac.id/himmat/2022/06/pentingnya-matematika-dalam-dunia-modern/

Dengan bantuan matematika yang kompleks, para ilmuwan dapat memodelkan Big Bang, mengestimasi usia alam semesta, dan memprediksi masa depan kosmos. Matematika juga memainkan peran kunci dalam pencarian planet ekstrasurya, pemahaman tentang radiasi latar belakang kosmik, dan perhitungan orbit satelit serta misi antariksa.

### Simulasi dan Komputasi dalam Astronomi

Teknologi komputasi modern telah memungkinkan simulasi numerik skala besar yang dapat mereplikasi proses-proses alam semesta dalam berbagai skenario. Dengan menggunakan algoritma matematika yang canggih, para astronom dapat menciptakan model yang sangat detail dari galaksi, evolusi bintang, dan interaksi gravitasi antara benda-benda langit.

 

Sumber: https://buletin.nscpolteksby.ac.id/perkembangan-teknologi-quantum-computing-teknologi-yang-mengubah-dunia/

Salah satu keajaiban terbaru adalah penggunaan metode statistik dalam pengolahan data besar (big data) dari teleskop yang menghasilkan gambar dan spektrum objek-objek jauh di alam semesta. Matematika memungkinkan kita untuk mengekstrak informasi yang tidak mungkin ditemukan dengan cara lain, seperti mendeteksi planet yang mengorbit bintang jauh hanya dari perubahan kecil dalam kecerahan bintang tersebut (metode transit).

### Simpulan

Matematika dalam astronomi adalah jembatan yang menghubungkan teori dengan kenyataan, memungkinkan manusia untuk memahami alam semesta yang luar biasa luas dan kompleks. Keajaiban matematika tidak hanya terletak pada kemampuan untuk menjelaskan apa yang kita lihat, tetapi juga dalam kemampuannya untuk mengungkapkan apa yang tidak bisa kita lihat dengan mata telanjang—seperti gelombang gravitasi atau materi gelap. Melalui matematika, astronomi menjadi lebih dari sekadar ilmu pengamatan; ia menjadi cara untuk memahami dasar-dasar realitas, membongkar misteri kosmos, dan menjelajahi batas-batas pengetahuan manusia.

*) Guru Matematika di SMAN 1 Pangalengan, Staf Kurikulum, Koordinator P5, Pernah menjadi pengajar di daerah terpencil di Kepulauan Nias Sumatera Utara melalui Program SM3T.

**) disarikan dari berbagai sumber.

Kamis, 05 September 2024

Contemplation

 

NOTITLE

hasil renungan sesaat “PAPIH” IYEP CARDIMAN K

 


Setiap manusia dikarunia Allah SWT berupa kasih sayang sehingga saling menyayangi , meyukai sesuatu bahkan sampai pada tingkat perasaan dan harapan ingin memiliki. Kasih sayang yang Allah berikan pada kita dapat membuat kita bahagia dapat juga membuat kita lara merana dengan harapan yang fatamorgana. Kasih sayang juga dapat membuat kita tersenyum bahkan terbahak tetapi kadang pula kasih sayang membuat kita membisu tak bergeming berkata hanya hati yang merasa merana terlantar dibawa asa mencari ntah kemana jiwa ini harus menyapa. Jika kasih sayang bersemayam dalam  qolbu dipelihara, diarahkan dibimbing dengan siraman kesejukan bersyukur pada yang maha Ghofur tentu akan membawa kita kapada keselarasan saling menghargai dan tak menuntut sempurnanya yang lain akan tetapi lebih kepada menerima segala kekurangan kita dengan selalu berusaha memaafkan kekhilafan setiap insan manusia. Jika kasih sayang diasuh dengan manjanya jiwa mengikuti segala rasa, mengikuti napsu dan angkara murka sehingga kasih sayang hilang jati diri, menggebu nafsu untuk menggapai impian semu, tak peduli menyakiti orang orang yang terlebih dahulu menyayangi dengan sejati hanya ego yang jadi pemandu tuk menggapai semua mimpi mimpi sang pujaan hati.

 


Sumber: https://kumparan.com/kh-m-cholil-nafis/cinta-dan-kasih-sayang

Masa remaja massa esema masa masa penuh bertaburan benih benih cinta  bak spora spora ganas yang berakar merasuki setiap jengkal dari setiap relung hati, menginvasi logika hingga badan jadi sengsara terpuruk dalam kehinaan yang nista. Tak disadari ntah bagaimana dan kapan mulai terjadi benih cinta tumbuh dan mencari tempat peraduan,  ketika lelah ini datang menghujam rasanya ingin merebahkan segala penat yang ada pada seseorang pujaan jiwa. Terguncang jiwa, merubah prilaku seakan bukan diri, kemana pergi. Kasih sayang berbuah cinta, logika tersamar cinta, menggebu, memburu, bergelora, menggembara di lautan cinta, sampai pada harapan yang fana, sampai pada penghujung tersadarkan raga ini telah sengsara dan merana.

 

Sumber: https://plus.kapanlagi.com/53-kata-kata-harapan-penuh-makna-dan-bijak-sumber-inspirasi

Dimana logika yang kini tak lagi menjadi raja, jernihnya pikiran membimbing jiwa agar tidak terlena dengan indahnya cinta, kembalilah kasih sayang sejati bukan untuk dimilki tetapi untuk saling menyayangi

Berkasih sayanglah sesama kita dalam bingkai berempati tidak untuk saling memaki jangan berobsesi ingin memiliki karena itu takdir Illahi, biarlah semua berjalan mengikuti alur scenario redaksi.

 

Hidup harus dijalani

Takdir Illahi sudah digarisi

Jangan saling memaki

Semua kita pasti punya hati

Mari saling berempati

Dengan kasih sayang sejati anugrah Illahi Robbi

 

*) sumber….dari hati yang terdalam


 

 

Rabu, 04 September 2024

HUMANIA

MENGENAL SUKU BADUY

Oleh:  Erna Nurfaulina, S.Pd *)


Ananda yang hebat tau kah kalian mengenai Suku Baduy ?

Suku Baduy merupakan salah satu suku bangsa yang memiliki keunikan dan kekhasan budaya yang sangat menarik untuk dipelajari. Terletak di wilayah Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Permukimannya terpusat di daerah aliran sungai pada sungai Ciujung yang termasuk dalam wilayah Cagar Budaya Pegunungan Kendeng. Kanekes secara geografis terletak pada koordinat 6°27’27” – 6°30’0” LS dan 108°3’9” – 106°4’55” BT (Permana, 2001). Mereka bermukim tepat di kaki pegunungan Kendeng yang berjarak sekitar 40 km dari Ibu Kota Kabupaten Lebak, yaitu Kecamatan Rangkasbitung. Wilayah yang merupakan bagian dari Pegunungan Kendeng dengan ketinggian 300 – 600 m di atas permukaan laut (DPL) tersebut mempunyai topografi berbukit dan bergelombang dengan kemiringan tanah rata-rata mencapai 45%, yang merupakan tanah vulkanik (di bagian utara), tanah endapan (di bagian tengah), dan tanah campuran (di bagian selatan). suhu rata-rata 20 °C, suku ini hidup secara terisolasi dan mempertahankan gaya hidup mereka yang sangat tradisional.

Salah satu hal menarik mengenai Suku Baduy adalah kehidupan mereka yang sangat sederhana dan terpisah dari modernitas. Mereka mempertahankan tradisi agraris dengan bertani dan bercocok tanam sebagai mata pencaharian utama. Perawatan padi dilakukan secara tradisional tanpa menggunakan bahan kimia.


Sistem sosial Suku Baduy juga menarik perhatian. Mereka memiliki tata nilai yang kuat dalam menjaga kebersamaan, saling tolong menolong dan menjunjung tinggi adat istiadat. Sistem kepercayaan dan ritual keagamaan mereka yang masih dijaga ketat  menjadi bagian penting dari keidupan sehari-hari. Melalui pemahaman yang leih mendalam mengenai Suku Baduy, kita dapat menghargao keanekaragaman budaya dan kekayaan tradisi yang dimiliki oleh Indonesia. Menjaga kelestarian budaya dan lingkungan hidup mereka menjadi tanggung jawab bersama dalam upaya melestarikan keberagaman dan keunikan budaya bangsa.

Suku Baduy terbagi menjadi dua bagian, suku Baduy dalam dan suku Baduy luar. Adapun perbedaannya adalah, suku Baduy dalam masih memegang teguh adat dan aturan dengan baik. Sementara suku Baduy luar sudah terpengaruh oleh budaya luar, seperti menggunakan sabun mandi, alat elektronik, dan mengizinkan orang luar menginap. Perbedaan lain juga bisa terlihat dari pakaian mereka. Suku Baduy dalam sehari-hari menggunakan baju berwarna putih yang melambangkan kesucian. Sedangkan pakaian suku Baduy luar adalah serba hitam. Suku Baduy dalam diketahui tinggal di tiga kampung, yaitu Kampung Cikeusik, Cikertawana, dan Cibeo, yang dipimpin oleh ketua adat disebut Pu'un. Suku Baduy luar tinggal di 50 kampung berbeda di kawasan Pegunungan Kendeng. Mereka berbicara menggunakan bahasa Sunda dialek Baduy.


Di samping itu, suku Baduy memiliki aturan yang masih terus dipatuhi sampai saat ini, khususnya oleh suku Baduy dalam, yaitu

  • Tidak boleh menggunakan kendaraan sebagai transportasi
  • Tidak boleh menggunakan alas kaki
  • Pintu rumah harus menghadap utara atau selatan, kecuali rumah ketua adat
  • Dilarang menggunakan alat elektronik
  • Harus menggunakan pakaian serba hitam atau putih yang ditenun dan dijahit sendiri
  • Tidak boleh menggunakan pakaian modern.

Agama suku Baduy adalah Sunda Wiwitan, yaitu kepercayaan pemujaan terhadap kekuatan alam dan leluhur yang sudah bersatu dengan alam. Ajaran Sunda Wiwitan terkandung dalam Kitab Sanghyang Siksa Kandang Karesian, yang berasal dari zaman Kerajaan Sunda, berisikan ajaran keagamaan dan tuntunan moral. Dalam Sunda Wiwitan, ada tiga macam alam yang dipercaya oleh suku Baduy, yaitu:

  • Buana Nyungcung: tempat bersemayamnya Sang Hyang Kersa
  • Buana Panca Tengah: tempat berdiam diri manusia
  • Buana Larang: neraka

Biasanya, doa yang dilakukan oleh para penganut Sunda Wiwitan adalah lewat nyanyian pantun dan kidung yang disertai gerak tarian. Tradisi mereka dapat dilihat dari upacara syukuran panen padi yang dikenal dengan sebutan Perayaan Seren Taun. Tempat sembahyang umat Sunda Wiwitan adalah pamunjungan atau kabuyutan, yaitu tempat punden berundak yang biasanya terletak di bukit. 

*) Guru PPKn di SMAN 1 Pangalengan

**) dikutif dari berbagai sumber

Environmentally Friendly

ECO-FARMING

Oleh: Hj.Ani Haelani, M.I.L.

 

Eco-farming, or ecological farming, emphasizes sustainable agricultural practices that protect the environment, conserve resources, and promote biodiversity. It involves techniques like crop rotation, organic farming, agroforestry, and integrated pest management. The goal is to minimize negative impacts on ecosystems while maintaining productive and resilient agricultural systems. This approach often focuses on reducing the use of synthetic chemicals, improving soil health, and enhancing water conservation. Do you have a specific aspect of eco-farming you're interested in?

Eco-farming atau pertanian ekologis menekankan praktik pertanian berkelanjutan yang melindungi lingkungan, melestarikan sumber daya, dan meningkatkan keanekaragaman hayati. Hal ini melibatkan teknik seperti rotasi tanaman, pertanian organik, agroforestri, dan pengelolaan hama terpadu. Tujuannya adalah untuk meminimalkan dampak negatif pada ekosistem sambil mempertahankan sistem pertanian yang produktif dan tangguh. Pendekatan ini sering kali berfokus pada pengurangan penggunaan bahan kimia sintetis, peningkatan kesehatan tanah, dan peningkatan konservasi air. Apakah Anda memiliki aspek tertentu dari pertanian ekologis yang Anda minati?

 
Sumber:https://retizen.republika.co.id/posts/14582/kandungan-eco-farming-yang-perlu-anda-ketahui-banyak-manfaat

Eco-Farming

Eco-farming atau pertanian ramah lingkungan adalah pendekatan dalam pertanian yang berfokus pada pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Konsep ini melibatkan beberapa prinsip utama:

  1. Pengelolaan Sumber Daya Alam: Menggunakan teknik yang meminimalkan penggunaan air, tanah, dan energi secara berlebihan. Ini termasuk praktik konservasi tanah dan air.
  2. Diversifikasi Tanaman: Menggunakan rotasi tanaman, polyculture (budidaya berbagai jenis tanaman bersama-sama), dan agroforestry (integrasi pohon dengan pertanian) untuk meningkatkan keberagaman biologis dan kesehatan tanah.
  3. Pengurangan Pestisida Kimia: Mengurangi atau menggantikan penggunaan pestisida kimia dengan metode pengendalian hama alami, seperti predator alami dan insektisida organik.
  4. Penggunaan Pupuk Organik: Menggunakan pupuk organik atau kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah dan kesehatan tanaman, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis.
  5. Pelestarian Keanekaragaman Hayati: Melindungi dan meningkatkan keragaman hayati, baik flora maupun fauna, untuk menciptakan ekosistem yang lebih stabil dan produktif.
  6. Peningkatan Kesejahteraan Sosial: Memperhatikan kesejahteraan petani dengan menyediakan kondisi kerja yang adil dan mendukung ekonomi lokal.

 

Sumber:https://sumatra.bisnis.com/read/20170404/534/765149/program-ecofarming-diterapkan-oleh-petani-siak

Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, eco-farming bertujuan untuk menciptakan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan, produktif, dan ramah lingkungan.

Eco-farming, atau pertanian ekologis, adalah pendekatan pertanian yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan, efisiensi sumber daya, dan kesehatan tanah. Konsep ini mencakup beberapa prinsip utama, seperti:

1)    Pengelolaan Tanah yang Berkelanjutan:

  1. Menggunakan teknik seperti rotasi tanaman, penutupan tanah dengan tanaman penutup, dan kompos untuk menjaga kesuburan tanah dan mengurangi erosi.
  2. Pengendalian Hama Alami: Menggunakan predator alami, tanaman pengusir hama, dan metode lain yang mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.
  3. Penggunaan Sumber Daya yang Efisien: Mengoptimalkan penggunaan air dan nutrisi, serta meminimalkan limbah.
  4. Dukungan Terhadap Biodiversitas: Menjaga keberagaman tanaman dan hewan di sekitar area pertanian untuk menciptakan ekosistem yang seimbang.
  5. Pertanian yang Berorientasi pada Komunitas: Mengedepankan sistem pertanian lokal yang mendukung ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok global.

           Ecofarming bertujuan untuk menciptakan sistem pertanian yang tidak hanya produktif, tetapi juga ramah lingkungan dan sosial.

 

 Sumber:https://www.kaltimnews.co/posts/view/1593/inilah-keunggulan-pupuk-eco-farming.html

a) Penerapan  eco-farming pada sayuran

Pertanian eco-farming atau pertanian ramah lingkungan berfokus pada praktik yang mendukung keberlanjutan lingkungan, kesehatan tanah, dan kesejahteraan tanaman. Berikut adalah beberapa contoh penerapan eco-farming pada sayuran:

  1. Rotasi Tanaman: Mengganti jenis sayuran yang ditanam di suatu area secara bergiliran untuk menghindari penurunan kualitas tanah dan pengendalian hama serta penyakit.
  2. Kompos: Menggunakan kompos organik untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Kompos juga membantu mempertahankan kelembapan tanah.
  3. Pengendalian Hama Terpadu (IPM): Menggunakan metode alami untuk mengendalikan hama, seperti memanfaatkan musuh alami (misalnya, serangga predator), menggunakan perangkap, atau menanam tanaman pengusir hama.
  4. Penanaman Penutup Tanah (Cover Crops): Menanam tanaman penutup seperti kacang hijau atau clover untuk melindungi tanah dari erosi, meningkatkan kandungan bahan organik, dan memperbaiki struktur tanah.
  5. Penggunaan Air yang Efisien: Memanfaatkan sistem irigasi tetes atau irigasi mikro untuk menghemat penggunaan air dan mengurangi pemborosan serta risiko penyakit tanaman akibat kelembapan yang berlebihan.
  6. Pertanian Polikultur: Menanam berbagai jenis tanaman dalam satu area untuk meningkatkan keragaman biologis dan mengurangi risiko hama serta penyakit.
  7. Penggunaan Mulsa: Menambahkan lapisan bahan organik seperti jerami atau daun kering di sekitar tanaman untuk mengurangi penguapan air, mengendalikan gulma, dan menambah kandungan nutrisi tanah.

Praktik-praktik ini tidak hanya meningkatkan keberlanjutan pertanian tetapi juga membantu menghasilkan sayuran yang lebih sehat dan berkualitas.

 

Sumber:https://bappeda.jatimprov.go.id/2011/02/17/hkti-serukan-pertanian-organik/

b) Penerapan Ecofarming pada tanaman holtikultura

Ecofarming pada tanaman hortikultura adalah pendekatan pertanian yang memprioritaskan keberlanjutan lingkungan, efisiensi sumber daya, dan kesehatan tanah. Beberapa prinsip utama ecofarming dalam hortikultura meliputi:

  1. Pengelolaan Tanah: Menggunakan teknik seperti rotasi tanaman, penanaman cover crops, dan pengomposan untuk memperbaiki kesehatan tanah dan mencegah erosi.
  2. Pengendalian Hama Terpadu (IPM): Menggunakan metode alami dan minimisasi penggunaan pestisida kimia, termasuk pemanfaatan predator alami, feromon, dan tanaman penghasil zat repelen.
  3. Konservasi Air: Mengimplementasikan teknik irigasi yang efisien, seperti irigasi tetes atau pemanenan air hujan, untuk mengurangi konsumsi air.
  4. 4Penggunaan Benih dan Varietas Lokal: Memilih varietas tanaman yang sesuai dengan kondisi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap penyakit dan hama, serta mengurangi kebutuhan input eksternal.
  5. Diversifikasi Tanaman: Menanam berbagai jenis tanaman untuk mengurangi risiko hama dan penyakit serta meningkatkan biodiversitas.
  6. Energi Terbarukan: Menggunakan sumber energi terbarukan, seperti tenaga surya atau angin, dalam operasi pertanian untuk mengurangi jejak karbon.
  7. Pengurangan Limbah: Mengelola limbah pertanian dengan cara yang ramah lingkungan, seperti mendaur ulang bahan organik menjadi kompos.

          Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut,  ecofarming bertujuan untuk meningkatkan produktivitas sambil menjaga kesehatan ekosistem dan mendukung keberlanjutan jangka panjang.

*) Guru Bahasa Indonesia di SMAN 1 Pangalengan, Pemerhati lingkungan

Sumber:

  • Haelani, Ani. 2013. "Tinjauan Eco-farming terhadap Pertanian Padi Ketan Hitam di Talegong, Garut." Tesis. Bandung: Unpad.
  • Soemarwoto, Otto. 2001. "Atur Diri Sendiri: Paradigma Baru Pengelolaan Lingkungan Hudup". Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
  • Berbagai sumber terkait eco-farming 

Senin, 02 September 2024

bahaSABUdaya

 

“Pourquoi Tale. Apakah itu?”

Oleh: Dra. Hj. Garliantika *)

  

Anak anakku yang baik, Kalian tentunya telah mengenal istilah dongeng atau “tale” seperti folktale ( cerita rakyat), fairytale ( cerita peri) dalam pembelajaran Narrative.  Lalu siapa diantara kalian  yang sudah mengetahui istilah “Pourquoi tale”? Ibu yakin pasti sudah ada beberapa yang mengetahuinya. 

“Pourquoi”,  (dibaca: [puʁ.kwa] )merupakan kata yang berasal dari bahasa Perancis yang artinya sama dengan “why” atau [“μ™œ” / ”wea”]. Dikutip dari Wikipedia,  Pourquoi tale dapat diartikan sebagai sebuah dongeng atau naratif fiksi yang menjelaskan mengapa sesuatu itu terjadi, mengapa sesuatu itu seperti adanya, atau asal muasal terjadinya sesuatu, misalnya mengapa nyamuk berdengung, mengapa kelinci telinganya panjang, mengapa air laut asin, dan masih banyak lagi.

Sejarah munculnya pourquoi tale cukup kompleks karena berasal dari berbagai budaya dari seluruh dunia. Cerita ini mungkin muncul secara independen di berbagai tempat sebagai respon terhadap pertanyaan manusia, tentang dunia di sekitar mereka. Bisa jadi pourquoi tale juga muncul karena pertanyaan anak-anak tentang hal-hal yang tidak atau belum mereka pahami.

Sebelum kita bahas lebih lanjut, ibu akan menyampaikan contoh pourquoi tale yang pernah ibu dengar saat masih kecil. Cerita ini akan ibu tulis dalam bahasa Inggris sederhana.Kurang lebih seperti ini :

 


Long long time ago, the world was on a buffalo's head. People lived there happily. Farmers worked in their fields, fishermen went sailing and brought so many fish, children played in the yard, and many more. In other words, the world was always busy, nights and days.

One day, the buffalo found the world so quiet. He didn’t hear the children’s laughter while playing, nor their scream when arguing with friends. He was so curious but he didn’t know who he should ask. Finally he found a way and said to himself, “I think I have to shake my head then I’ll find it  out”. The buffalo then shook his head and it  worked! The people in the world got very shocked and screamed. When the panic was over, they asked the buffalo,” Mr. Buffalo,  what  did you do? The world was shaking and we were so frightened. Look, the children are crying now!” The buffalo answered, “I’m so sorry but I just wondered whether you were still  here or not”. The people then replied,”Well, you’ve got the answer then. We’re still here! “.

“Oh, glad to know it”, said the buffalo.

Time passed by, and again, the buffalo found the world was so quiet, he got curious again, and then, like what he did before, he shook his head. The people in the world then said,”We’re still here Mr. Buffalo!”

 

Nah, kira kira cerita ini tentang apa ya?

Ya, cerita ini menjawab mengapa ada gempa bumi. Lalu tahukah kalian bahwa dulu ketika terjadi gempa bumi masyarakat selalu berteriak “Ada, ada!” ,atau kalau dalam bahasa Sunda, “Aya,aya!” Kalian tentu tidak akan percaya bahwa hal seperti ini pernah ibu alami saat masih kanak- kanak. Dari pengalaman tersebut terlihat jelas pengaruh pourquoi tale dalam kehidupan masyarakat pada saat itu.



Pourquoi tale berkaitan erat dengan perkembangan berpikir manusia terhadap fenomena alam karena sering kali digunakan untuk menjelaskan atau memberi makna pada peristiwa alam yang tidak dapat dimengerti secara langsung. Pourquoi tale memberi cara bagi manusia primitif untuk memahami dunia di sekitar mereka, meskipun dengan cara yang bersifat mitos atau legenda.

Seiring dengan perkembangan pemikiran manusia dan pengetahuan ilmiah, cara-cara ini berkembang menjadi mitologi dan cerita-cerita yang lebih kompleks.

Artinya, meskipun pola pikir manusia terus berkembang, pourquoi tale tetap memiliki tempat yang penting dalam budaya karena mereka tidak hanya berfungsi sebagai penjelasan tentang fenomena alam, namun juga menjadi bagian dari warisan budaya yang diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Meskipun pengetahuan ilmiah telah memberikan penjelasan yang lebih rinci tentang fenomena alam, pourquoi tale masih menarik karena mereka mengandung nilai-nilai budaya, moral, dan kreatifitas yang berbeda. Selain itu, pourquoi tale masih dapat diapresiasi sebagai karya seni dan hiburan yang menghubungkan manusia dengan warisan budaya mereka.

Demikian yang dapat ibu sampaikan pada kesempatan ini. Setelah membaca artikel ini, silahkan kalian tulis contoh pourquoi tale yang pernah kalian dengar atau baca, lalu, bila ada, apa pesan ataupun mitos yang berkembang terkait cerita itu.

Tulis di kolom komentar ya! Salam ‘Berdasi”! Belajar Cerdas Literasi!

 

* ) Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris di SMAN 1 Pangalengan, penikmat musik dan olah raga

**) Dikutip dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi penulis

Minggu, 01 September 2024

We Have to Know!!

 

RED ALLERT  VS BLUE ALLERT

Oleh: Redaksi Literatsmansa

Ananda yang baik, akhir-akhir ini jagat maya diramaikan dengan kemunculan tagar “peringatan darurat” dengan  gambar burung Garuda berlatar warna biru (Blue Allert) sekait dengan kodisi politik di negara kita tercinta ini, dalam kesempatan ini, penulis tidak akan latah membahas hal tersebut, ada hal yang lebih penting dari itu semua….yaitu peringatan merah atau Red Allert.

International Panel on Climate Change (IPCC) mengeluarkan tanda peringatan merah (Red Allert), karena Bumi yang kita tempati sudah mengalami krisis perubahan iklim yang sangat serius (Gambar 1).  Bukan lagi masalah, tapi sudah menjadi krisis yang melanda seluruh dunia. 

Berdasarkan laporan dari IPCC (2022), berbagai bencana seperti kekeringan, panas ekstrem, banjir besar, kebakaran hutan penyebaran penyakit melalui vektor, dan bencana lainnya semakin sering terjadi seiring dengan meningkatnya suhu bumi dalam beberapa tahun terakhir.  Kenaikan suhu Bumi sudah mendekati titik kritis, berbagai bencana akibat perubahan iklim sudah bisa diperkirakan; bahkan sudah banyak terjadi di berbagai tempat di muka Bumi ini.

 
Gambar 1 Kode merah Perubahan Iklim (Sumber: IPCC, 2022)

Krisis iklim juga terjadi di Indonesia.  Bappenas mengumumkan bahwa Indonesia juga menghadapi tantangan akibat perubahan iklim, seperti terlihat pada Gambar 2.

 
Gambar 2 Potensi Bencana Akibat Perubahan Iklim di Indonesia

(Sumber: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20231011091104-199-1009726/makin-gerah-bmkg-akui-suhu-indonesia-melonjak-drastis-tahun-2023)

Menurut BMKG (2023) suhu Indonesia melonjak drastis tahun 2023. “Seharusnya rata-rata suhu di Indonesia berkisar 26,6 derajat Celsius, tapi saat ini rata-rata suhu sudah mencapai 27 derajat Celsius. Bahkan, kata dia, suhu maksimum di Indonesia sudah mencapai 38 derajat Celsius.”  Bisa dibayangkan seberapa parah kenaikan suhu yang terjadi, yang harusnya 0,3 derajat Celcius untuk 10 tahun, sekarang dalam satu tahun kenaikannya sudah 0,4 derajat Celcius  (

Bencana alam akibat perubahan iklim terjadi di berbagai belahan dunia.  Kenaikan suhu Bumi terus meningkat, dan mencapai titik tertinggi sepanjang tahun 2023.  Gambar 3 memperlihatkan berbagai bencana alam terdampak perubahan iklim yang terjadi selama tahun 2023 di berbagai negara di dunia.

 
Sumber: https://id.pngtree.com/freebackground/world-divided-oasis-and-destruction-side-background_15473270.html

kita mungkin akan menyaksikan kehancuran yang akan terjadi jika suhu global melonjak lebih dari 1,5 derajat C.Tindakan iklim saat ini masih jauh dari cukup untuk menjaga pemanasan global di bawah 1,5 derajat C dan menghindari dampak terburuk yang dapat terjadi. Lantas apa yang dapat kita lakukan sebagai pelajar dalam meminimalisir atau bahkan mencegah kehancuran tersebut? Sekolah bukan sekadar tempat belajar.  Sekolah dapat menjadi pusat praktik-praktik berkelanjutan dan masyarakat berketahanan iklim.  Berikut beberapa contoh penerapan aksi adaptasi dan mitigasi krisis perubahan iklim di sekolah yang dapat membantu mencegah bahaya bumi semakin panas (Red Alert).

  • Membuat vertical garden: dengan memanfaatkan dinding bangunan (masih ingat kemarin Kelas Ananda diminta membawa 5 pohon dalam pot? Itu salah satu ikhtiar kita).
  • Membangun Ruang Terbuka Hijau dengan memanfaatkan seluruh halaman sekolah, ditanami tanaman produktif, tanaman lokal, dan lngka/ hampir punah. Kalau ini Ananda ingat program SAKESAPOLECA (satu kelas satu pohon lemon California) itu ikhtiar kita juga!.


 
Sumber: Dokumren Pribadi

  • Taman Atap/ Roof Top: Sekolah dapat membuat taman atap dengan tanaman lokal untuk menyerap karbon dioksida dan memberikan isolasi.
  • Panel Surya: Pemasangan panel surya di gedung sekolah mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil untuk listrik.
  • Mengurangi emisi karbon (Ingat program BYOPAC 2 School? Bring Your Own Plat and Cup to School) melalui 
  1. program paperless, bebas sampah (zero waste), bebas plastik.
  2. membiasakan siswa makan makanan lokal dan produk lokal yang sedang musim.
  3. membiasakan siswa mengabiskan makanannya/ minumannya.
  4. membiasakan siswa merawat barang yang dimiliki atau digunakannya dengan tujuan memperpanjang masa pakai/ umur barang.

 
Sumber: Dokumen Pribadi

  • Memasukkan topik perubahan iklim ke dalam kurikulum akan meningkatkan kesadaran.
  • Literasi Energi/Mengajari siswa tentang konservasi energi dan penggunaan yang efisien.
  • Menyelenggarakan pembersihan lingkungan untuk mengurangi sampah plastik dan meningkatkan kesadaran lingkungan.
  • Mendorong siswa untuk menggunakan sepeda dibandingkan mobil/motor.
  • Agroforestri/Belajar dari masyarakat adat tentang praktik pertanian berkelanjutan (tahun lalu kita coba program ini).
  • Teknik Bangunan Tradisional: Menggunakan bahan dan desain lokal untuk pembangunan sekolah.
  • Ruang Kelas Luar Ruangan/Menyelenggarakan pembelajaran dalam suasana alami untuk menumbuhkan apresiasi lingkungan.
  • Habitat Satwa Liar/Menciptakan ruang bagi flora dan fauna lokal di lingkungan sekolah.

So…apa lagi yang Ananda tunggu, lakukan yang bisa Ananda lakukan segera…ingat kata AA Gym, lakukan dari hal-hal yang kecil dahulu, lakukan oleh kita terlebih dahulu, dan yang terpenting, lakukan sekarang juga!!! Jika sepakat dengan Bapak, komen di kolom komentar ya!!

**) disarikan dari berbagai sumber

Lifestyle of the Future

  𝑴𝑰𝑲𝑹𝑢𝑷𝑳𝑨𝑺𝑻𝑰𝑲 , 𝑰𝑡𝑢𝑽𝑨𝑺𝑰 𝑲𝑬π‘ͺ𝑰𝑳 𝑼𝑡𝑻𝑼𝑲 𝑴𝑨𝑺𝑨 𝑫𝑬𝑷𝑨𝑡 𝑩𝑼𝑴𝑰 Oleh:   Fijhar Restu Pertama Kelas XI-...