"I hope that before the test, God will always protect you and give you the strength of patience that is so strong...by abuafifi "

Minggu, 14 Juni 2026

Improve Your Abilities

 MENGAPA PUNYA AMBISI DAN LITERASI ITU 'CORE MEMORY' MASA MUDA?

Oleh: Azahra Nurul Arifin  *)

 

Pernah enggak sih kalian lagi melamun di kamar, dengerin lagu aesthetic, terus tiba-tiba mikir, "Gue sepuluh tahun ke depan bakal jadi apa, ya?" Jujur, obrolan soal masa depan itu kadang bikin anxiety dikit, tapi di sisi lain juga bikin penasaran banget. Setiap orang, tanpa terkecuali, pasti punya gambaran ideal tentang masa depannya. Begitu juga dengan saya. Sebagai anak remaja yang masih duduk di bangku kelas X, saya punya mimpi besar: ingin punya pekerjaan yang enggak cuma keren, tapi juga bisa bikin orang tua bangga sekaligus bermanfaat buat orang banyak. Jadi social entrepreneur, psikolog, atau mungkin ahli teknologi? Who knows! Yang jelas, impian itu harus ada.

Sumber: https://www.nairaland.com/6765763/types-entrepreneur-social-entrepreneur

Menurut saya, punya cita-cita di usia remaja itu krusial banget, bukan sekadar gaya-gayaan. Punya mimpi itu ibarat punya Google Maps pas kita lagi road trip. Tanpa tujuan yang jelas, kita bakal lost dan cuma muter-muter di tempat. Cita-cita adalah motor penggerak atau motivasi utama yang bikin kita mau berproses, terus upgrading diri, dan ogah jadi remaja yang biasa-biasa aja.

Literasi, Senjata Rahasia biar Enggak Gampang Kena Hoax Masa Depan

Nah, gimana caranya biar mimpi kita enggak sekadar jadi daydreaming atau khayalan babu di siang bolong? Jawabannya adalah literasi. Eits, jangan mikir literasi itu cuma duduk di perpustakaan berjam-jam sambil baca buku tebal yang bikin ngantuk, ya! Di era digital sekarang, konsep literasi itu udah luas banget. Literasi adalah kemampuan kita buat memproses, memahami, dan memfilter informasi—baik dari buku, artikel ilmiah, podcast, sampai video edukasi di TikTok atau YouTube.

Sumber: https://bappeda.jatengprov.go.id/akses-publik/stop-hoax/

Bagi saya, literasi punya peran yang game-changing banget dalam proses meraih impian. Melalui literasi yang kuat, kita bisa:

  1. Eksplorasi Tanpa Batas: Kita bisa tahu berbagai jenis profesi baru yang dulunya enggak pernah ada, kayak data scientist, UI/UX designer, atau sustainability specialist.
  2. Memperluas Pandangan (Open-Minded): Membaca bikin kita paham perspektif orang lain dan melatih critical thinking.
  3. Navigasi Dunia Kerja: Semakin banyak informasi valid yang kita serap, semakin gampang juga buat kita menyusun strategi masa depan, milih jurusan kuliah, atau nyari skill yang relevan.

Ada sebuah riset menarik dari Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) melalui PISA (Programme for International Student Assessment) yang menyatakan bahwa tingkat literasi yang tinggi pada remaja berkorelasi langsung dengan kesuksesan akademik dan kemampuan mereka dalam memecahkan masalah di masa depan (OECD, 2023). Jadi, kalau mau masa depan cerah, yuk kurangi scrolling enggak jelas dan mulai baca hal-hal yang berbobot!

Menghadapi Reality Check. Tantangan Itu Pasti Ada!

Namun, mari kita lakukan reality check. Perjalanan mengejar mimpi itu enggak bakal semulus jalan tol. Bakal ada momen-momen di mana kita merasa burnout, gagal ujian, ditolak magang, atau merasa insecure karena melihat pencapaian teman di media sosial yang kelihatan lebih sukses (fenomena FOMO atau Fear of Missing Out).

 Sumber: https://newlifehouse.com/fear-of-missing-out-fomo/

Menghadapi kegagalan memang sakit banget, tapi di situlah mental kita diuji. Seorang psikolog ternama, Carol Dweck, mengenalkan konsep yang dinamakan Growth Mindset (pola pikir berkembang). Orang dengan growth mindset percaya kalau kecerdasan dan bakat itu bisa dikembangkan lewat kerja keras dan evaluasi dari kegagalan (Dweck, 2016). Jadi, ketika hasil yang kita dapat enggak sesuai ekspektasi, itu bukan akhir dari segalanya. Kegagalan adalah plot twist yang bikin cerita hidup kita makin seru. Itu adalah pelajaran berharga yang bikin kita level up, jadi lebih kuat, dan makin siap mental buat menghadapi dunia nyata yang penuh kejutan.

Action Plan. Mulai dari Sekarang, Bukan Besok!

Oleh karena itu, mumpung masih muda dan energi lagi banyak-banyaknya, saya pengen terus mengembangkan diri (self-development) dan mempersiapkan masa depan sebaik mungkin. Menunggu keajaiban datang itu prank terbesar dalam hidup. Masa depan yang keren enggak dibangun dalam semalam, tapi dicicil lewat kebiasaan-kebiasaan kecil yang kita lakukan hari ini.

 
Sumber: https://themindsjournal.com/the-art-of-setting-self-development-goals/

Mau jadi orang hebat di masa depan? Ini starter pack yang bisa kita lakuin sekarang:

  • Bikin Target yang Jelas: Tulis mimpi kamu di buku atau vision board.
  • Investasi Leher ke Atas: Luangkan waktu 15–30 menit sehari buat membaca atau belajar skill baru (bahasa asing, coding, atau public speaking).
  • Pilih Circle yang Suportif: Bertemanlah dengan orang-orang yang punya ambisi positif, yang bisa saling support, bukan yang hobinya ngajak toxic productivity atau malah nge-drag mimpi kamu.

Saya berharap, suatu hari nanti saya bisa mewujudkan mimpi-mimpi ini dan menjadi versi terbaik dari diri saya sendiri. Bukan cuma demi kepuasan pribadi, tapi juga menjadi seseorang yang berguna bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. Masa depan yang cerah itu bukan milik mereka yang sekadar menunggu, tapi milik kita yang berani berkeringat dan berjuang hari ini. So, let’s do our best and let our dreams ignite the future!

*) Siswa Kelas X-H SMAN 1 Pangalengan. Diadaptasi dan dikembangkan oleh Tim Redaksi

**) disadur dari beragam referensi / sumber Pustaka

3 komentar:

  1. Terimakasih teh atas literasinya, sangat bermanfaat
    - Thalia murii XA

    BalasHapus
  2. Terimakasih atas literasinya

    BalasHapus
  3. Amanda Risma Ayu X-E

    Terimakasih atas literasinya sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus

Moment

  MENGHIDUPKAN SYIAR ISLAM DI TAHUN BARU HIJRIAH   Oleh:  Mei Xin Li  *) Datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah disambut meri...