The beautiful thing about learning is that no one can take it away from you." – B.B. King "

Kamis, 11 Juni 2026

Teenage Lifestyle

 MENJAGA TUBUH DAN PIKIRAN UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH CERAH

Oleh: Reyhant Ibelline  *)

Pendahuluan

Masa remaja merupakan salah satu periode paling penting dalam kehidupan manusia. Pada fase ini, tubuh mengalami pertumbuhan yang sangat cepat, sementara kemampuan berpikir, emosi, dan kepribadian juga terus berkembang. Karena itu, menjaga kesehatan bukan hanya soal menghindari penyakit, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk meraih masa depan yang lebih baik. Sayangnya, masih banyak remaja yang kurang memperhatikan pola hidup sehat. Kebiasaan tidur larut malam, terlalu lama bermain gawai, kurang berolahraga, hingga mengonsumsi makanan cepat saji secara berlebihan menjadi bagian dari gaya hidup yang semakin umum. Padahal, kesehatan yang baik merupakan modal utama untuk belajar, berprestasi, dan mencapai cita-cita.

 


Sumber: Pribadi

Di sinilah pentingnya literasi kesehatan. Literasi kesehatan adalah kemampuan seseorang untuk memahami informasi kesehatan dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memiliki literasi kesehatan yang baik, remaja dapat membuat keputusan yang tepat terkait pola makan, aktivitas fisik, kesehatan mental, dan gaya hidup secara keseluruhan.

Pentingnya Protein bagi Remaja

Salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan adalah memenuhi kebutuhan gizi harian. Dari berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh, protein memiliki peran yang sangat besar, terutama bagi remaja yang sedang mengalami masa pertumbuhan. Protein sering disebut sebagai "zat pembangun" karena berfungsi membentuk dan memperbaiki jaringan tubuh. Ketika tubuh mengalami pertumbuhan atau ada jaringan yang rusak, protein membantu proses perbaikan dan pembentukan sel-sel baru. Oleh karena itu, kebutuhan protein pada masa remaja cenderung lebih tinggi dibandingkan beberapa fase usia lainnya.

Sumber: https://www.instagram.com/p/DOI2trIkyvl/?img_index=2

Menurut World Health Organization (WHO), asupan gizi yang seimbang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan remaja. Protein dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan seperti ikan, telur, daging, susu, tempe, tahu, kacang-kacangan, dan produk olahannya.

Selain membantu pertumbuhan fisik, protein juga berperan dalam pembentukan enzim, hormon, dan antibodi yang berfungsi menjaga daya tahan tubuh. Dengan asupan protein yang cukup, tubuh menjadi lebih kuat dalam melawan berbagai penyakit dan infeksi.

Hubungan Protein dengan Prestasi Belajar

Tahukah kamu bahwa apa yang kamu makan dapat memengaruhi kemampuan belajar? Otak membutuhkan berbagai nutrisi untuk bekerja secara optimal, termasuk protein. Asam amino yang berasal dari protein digunakan tubuh untuk membentuk neurotransmiter, yaitu zat kimia yang membantu proses komunikasi antar sel saraf di otak. Ketika kebutuhan protein terpenuhi, fungsi otak dapat berjalan lebih baik. Hal ini berdampak pada meningkatnya kemampuan konsentrasi, daya ingat, serta kemampuan memecahkan masalah. Sebaliknya, kekurangan gizi dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, sulit fokus, dan kurang bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar.

 
Sumber: https://www.dapurumami.com/artikel-tips/seberapa-banyak-kebutuhan-protein-harianmu-cek-infonya-disini

Sebuah laporan dari United Nations Children's Fund menunjukkan bahwa status gizi yang baik memiliki hubungan erat dengan perkembangan kognitif dan prestasi akademik anak maupun remaja. Dengan kata lain, makanan bergizi bukan hanya membuat tubuh sehat, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas belajar di sekolah.

Mencegah Stunting dan Masalah Kesehatan Lainnya

Banyak orang mengira bahwa stunting hanya menjadi masalah pada balita. Padahal, pencegahan stunting juga berkaitan dengan pemenuhan gizi yang baik selama masa remaja. Remaja yang memperoleh asupan protein dan nutrisi yang cukup memiliki peluang lebih besar untuk mencapai pertumbuhan yang optimal.Selain mencegah gangguan pertumbuhan, pola makan sehat juga dapat mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan lainnya, seperti obesitas, anemia, diabetes tipe 2, dan gangguan metabolisme. Saat ini, berbagai penyakit yang dahulu identik dengan orang dewasa mulai ditemukan pada usia yang lebih muda akibat pola hidup yang kurang sehat. Karena itu, penting bagi remaja untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan bergizi seimbang sejak dini. Tidak perlu makanan mahal, karena sumber protein lokal seperti tempe, tahu, ikan, telur, dan kacang-kacangan juga memiliki kandungan gizi yang sangat baik.

Menjaga Kesehatan Mental Sama Pentingnya

Kesehatan remaja tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental. Tekanan akademik, pergaulan, media sosial, dan berbagai perubahan yang terjadi selama masa remaja dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Pola makan sehat, tidur yang cukup, serta olahraga teratur terbukti membantu menjaga kesehatan mental. Aktivitas fisik dapat merangsang produksi hormon endorfin yang membuat suasana hati menjadi lebih baik. Sementara itu, tidur yang cukup membantu otak memproses informasi dan memulihkan energi setelah beraktivitas seharian.

 
Sumber: https://ikada.stikesnas.ac.id/2024/04/pentingnya-kesehatan-mental-pada-remaja.html

Oleh karena itu, menjaga tubuh dan pikiran harus dilakukan secara seimbang. Remaja yang sehat secara fisik dan mental akan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan serta mampu mengembangkan potensi dirinya secara maksimal.

Penutup

Menjadi remaja sehat bukanlah hal yang sulit jika dimulai dari kebiasaan-kebiasaan sederhana. Mengonsumsi makanan bergizi dengan protein yang cukup, berolahraga secara rutin, tidur yang cukup, serta menjaga kesehatan mental merupakan investasi penting untuk masa depan.

Sumber: https://klikpsikolog.com/menerapkan-sikap-disiplin-pada-anak-remaja/

Kesehatan yang baik akan membantu remaja belajar lebih fokus, berprestasi lebih optimal, dan menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri. Oleh karena itu, literasi kesehatan perlu menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda agar mereka mampu mengambil keputusan yang tepat untuk dirinya sendiri. Dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang kuat, masa depan yang cerah bukan lagi sekadar impian, melainkan sesuatu yang dapat diwujudkan mulai dari hari ini.

*) Siswa Kelas X-G SMAN 1 Pangalengan

**) Daftar Referensi /pelengkap dan penyesuaian tulisan oleh Redaksi

  1. World Health Organization (WHO). (2024). Adolescent Health and Development. Geneva: WHO.
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman Gizi Seimbang untuk Remaja. Jakarta: Kemenkes RI.
  3. Badan Pangan Nasional. (2024). Panduan Konsumsi Protein dan Gizi Seimbang bagi Remaja Indonesia. Jakarta.

8 komentar:

  1. Terimakasih atas litetasinya, sangat bermanfaat
    - Thalia murii X-A

    BalasHapus
  2. Terimakasih atas literasinya
    Dara XB

    BalasHapus
  3. terimakasih atas literasinya

    BalasHapus
  4. Terimakasih atas literasinya

    BalasHapus
  5. Terimakasih atas literasinya,sangat bermanfaat
    Farisa X-E

    BalasHapus
  6. Trimakasih literasi nya 👍👍

    BalasHapus
  7. Trimakasih literasi nya👍👍

    BalasHapus
  8. Amanda Risma Ayu X-E
    Terimakasih atas literasinya sangat bermanfaat sekali

    BalasHapus

A Reflective Poem

 SECERCAH HARAPAN ... Oleh: Nurul Hidayah, S.Pd *) Hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan hapan. Ada saatnya ketika mimpi terasa begitu j...