The beautiful thing about learning is that no one can take it away from you." – B.B. King "

Kamis, 30 Juli 2026

Practical Knowledge

"FOREVER CHEMICALS"

Oleh: Shafira Az Zahra Nurdianti  *)

 

Pernahkah kamu membayangkan bagaimana kehidupan kita tanpa wajan anti-lengket, jaket tahan air, atau kemasan makanan yang tidak tembus minyak?.Kemudahan yang kita nikmati dalam kehidupan modern saat ini sebenarnya berawal dari sebuah penemuan tidak sengaja di laboratorium perusahaan kimia DuPont pada tahun 1938. Saat itu, ilmuwan menemukan materi licin yang sangat kuat dan tidak mudah rusak oleh panas maupun bahan kimia, yang kemudian dipatenkan dengan nama Teflon. Perusahaan lain seperti 3M pjuga memproduksi bahan kimia serupa bernama PFOA dan PFOS untuk produk penolak noda terkenal seperti Scotchgard, pakaian tahan air, hingga busa pemadam kebakaran. Namun, di balik kepraktisan dan kesuksesan bisnis bernilah miliaran dolar tersebut, tersimpan rahasia kelam yang disembunyikan selama puluhan tahun.  Untuk memproduksi Teflon dalam jumlah besar, DuPont menggunakan bahan kimia pembantu yang termasuk dalam kelompok besar senyawa sintetis bernama PFAS. Karena memiliki ikatan kimia yang sangat kuat antara atom karbon dan fluor, zat ini hampir tidak bisa terurai secara alami oleh mikroorganisme maupun sinar matahari. Oleh karena itu, para ilmuwan menjuluki kelompok senyawa ini sebagai Forever Chemicals atau zat kimia abadi yang dapat bertahan di bumi selamanya dan terakumulasi di dalam tubuh manusia.


Sumber: https://www.nature.com/articles/s43017-025-00755-x

Tanpa disadari oleh masyarakat, pabrik milik DuPont dan produsen lain membuang ribuan ton limbah PFAS ke aliran sungai, tanah, dan udara. Kasus ini mulai terungkap ketika seorang peternak bernama Earl Tennant mencurigai adanya racun di sungai dekat pabrik DuPont karena ratusan hewan ternaknya sakit dan mati secara misterius. Penyelidikan hukum yang dipimpin pengacara Rob Bilott akhirnya berhasil membongkar puluhan ribu dokumen rahasia internal. Terungkap bahwa para ilmuwan di DuPont dan 3M sebenarnya sudah mengetahui sejak lama bahwa zat tersebut bersifat racun dan dapat memicu timbulnya penyakit serius seperti kanker ginjal, penyakit tiroid, dan kerusakan organ dalam, namun manajemen memilih merahasiakannya demi keuntungan bisnis.

 
Sumber: https://edspace.american.edu/ag7965a/what-are-pfas/chemical-composition/

Sebagai peringatan untuk kita semua, potensi paparan Forever Chemicals ternyata sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. PFAS dapat ditemukan pada peralatan masak anti-lengket yang terkelupas, kemasan makanan cepat saji seperti kantong popcorn mi instan atau bungkus burger, pakaian dan jaket tahan air (waterproof), kosmetik tahan air (waterproof makeup), produk benang gigi, hingga air minum yang bersumber dari wilayah tercemar. Zat kimia ini dapat berpindah ke makanan saat dipanaskan atau masuk ke tubuh saat kita mengonsumsi makanan yang terkontaminasi secara terus-menerus.


Sumber: https://water.co.id/en/artikel/apa-itu-pfas-dan-apa-yang-dapat-anda-lakukan-tentangnya/

Meskipun zat ini sudah menyebar secara global, kita dapat mengambil langkah-langkah praktis untuk mengurangi paparannya dalam kehidupan sehari-hari. Langkah pertama adalah mengurangi penggunaan wadah makanan berbahan anti-minyak atau alat masak berbahan Teflon, serta beralih ke peralatan masak berbahan stainless steel, besi (cast iron), atau kaca. Selain itu, hindari memanaskan makanan langsung di dalam kemasan pembungkusnya, pilih produk perawatan diri atau kosmetik yang bebas bahan fluorinated (PFAS-free), dan gunakan filter air minum berbasis karbon aktif atau reverse osmosis jika tinggal di daerah dengan kualitas air yang meragukan. Melalui pemahaman risiko dan tindakan preventif ini, kita sebagai generasi muda dapat menjaga kesehatan tubuh sekaligus mendukung lingkungan yang lebih bersih.

*) Siswa Kelas XII A1 di SMAN 1 Pangalengan

**) Sumber : veritasium 

2 komentar:

  1. makasi bu, alpirji xi b2

    BalasHapus
  2. Cinta Marya Septha XI-C431 Juli 2026 pukul 05.59

    terimakasih atas literasinya teh Shafira Az Zahra Nurdianti

    BalasHapus

Practical Knowledge

"FOREVER CHEMICALS" Oleh: Shafira Az Zahra Nurdianti  *)   Pernahkah kamu membayangkan bagaimana kehidupan kita tanpa wajan an...