"May the essence of International Day of Peace inspire us to be ambassadors of peace, spreading love, tolerance, and understanding wherever we go" @abuafifi

Selasa, 29 September 2026

In The Moment

 3 ANGKATAN, 3 PETA PERJUANGAN

Oleh:  Pipit Pitriani, S.Pd *)

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Pagi ini, di sekolah kita, ada tiga cerita yang sedang berjalan bersamaan.  Tiga angkatan, tiga perjalanan, dan masing-masing memiliki peta perjuangannya sendiri.

Untuk Kelas X

 

Selamat, anak-anak. Panggung Gelar Karya kalian telah selesai. Lapangan yang kemarin dipenuhi musik, gerakan, semangat, dan tawa bukan sekadar tempat untuk tampil. Itu adalah peta pertama perjalanan kalian. Di sana kalian belajar sesuatu yang mungkin tidak tertulis di buku paket Geografi. belajar membaca ruang, membaca irama,  mengatur langkah, dan yang paling penting, belajar membaca teman satu tim. Kalian belajar bahwa sebuah gerakan akan terlihat indah ketika dilakukan bersama. Terima kasih sudah menunjukkan bahwa kekompakan adalah kompas terbaik untuk mencapai tujuan bersama.

Sumber: https://www.tiktok.com/discover/motivasi-kekompakan-dan-kebersamaan

Untuk Kelas XI

Sementara itu, Sidang Mini Riset kalian juga baru saja usai. Jika Kelas X menaklukkan panggung dengan gerakan, kalian menaklukkan panggung dengan gagasan. Kalian belajar menjadi peneliti muda: merumuskan masalah, mencari data, menganalisis informasi, menyampaikan pendapat, dan mempertahankan argumen.

Itulah salah satu bentuk literasi yang sesungguhnya. Kalian tidak lagi hanya belajar membaca peta, tetapi mulai belajar membuat peta pengetahuan kalian sendiri. Setiap data yang kalian temukan, setiap pertanyaan yang kalian ajukan, dan setiap kesimpulan yang kalian buat adalah bagian dari perjalanan menuju cara berpikir yang lebih matang.

Sumber: https://tebuireng.online/cara-islam-mendorong-critical-thinking/

Untuk Kelas XII

Dan untuk Kelas XII, panggung kalian justru sedang menunggu di depan mata. Tes Kemampuan Akademik atau TKA menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan kalian. Jika adik-adik kelas X dan XI kemarin belajar menghadapi tantangan di panggung, kalian sedang berada dalam fase pendakian menuju puncak. Dalam Geografi, semakin tinggi suatu tempat, semakin menantang perjalanan untuk mencapainya. Lelah itu wajar. Ragu itu manusiawi. Tetapi jangan berhenti. Karena sering kali, pemandangan terbaik justru terlihat dari tempat yang berhasil kita capai setelah melalui pendakian yang panjang.

 

Sumber: https://visitjawatengah.jatengprov.go.id/id/artikel/7-wisata-alam-terindah-di-jawa-tengah

Untuk Kita Semua

Bapak/Ibu dan anak-anakku sekalian, Hari ini kita juga akan menerima peta perjalanan semester ini: Raport PTS. Ingatlah, peta bukanlah tujuan. Raport bukanlah vonis tentang siapa yang pintar dan siapa yang tidak. Raport hanyalah penanda posisi. Ia sedang memberi tahu kita: “Kamu sedang berada di sini.” Jika hasilnya baik, jangan cepat berpuas diri. Teruslah bergerak, karena perjalanan masih panjang. Jika hasilnya belum sesuai harapan, jangan berputus asa. Sungai tidak pernah marah ketika jalannya harus berbelok. Ia hanya mencari jalan lain untuk tetap menuju laut. Begitu pula kita.

·         Ketika satu cara belum berhasil, kita bisa memperbaiki cara.

·         Ketika satu rute terlalu sulit, kita bisa mencari rute lain.

·         Ketika langkah kita terasa lambat, kita tetap bisa melanjutkan perjalanan.

Karena yang terpenting bukan seberapa cepat kita sampai, tetapi seberapa jauh kita mau terus bergerak dan memperbaiki diri. Maka, mari kita jadikan hasil PTS ini sebagai bahan untuk membaca kembali perjalanan kita: Apa yang sudah baik? Apa yang perlu diperbaiki? Dan langkah apa yang akan kita ambil setelah ini?

Tiga angkatan, tiga perjalanan, tiga peta perjuangan. Semoga setiap langkah yang kita tempuh hari ini membawa kita semakin dekat kepada tujuan yang kita impikan. Selamat untuk seluruh perjuangan Bapak/Ibu dan anak-anak semua di semester ini. Teruslah bergerak. Teruslah belajar. Dan jangan takut untuk memperbaiki arah. Karena setiap perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

*) Guru Geografi di SMAN 1 Pangalengan. Staf Kesiswaan. Koordinator Kegiatan Kokurikuler.

**) dari berbagai sumber

11 komentar:

  1. Terima kasih ibu, atas doa dan sarannya

    BalasHapus
  2. makasih bu, alpirji xi b2

    BalasHapus
  3. Terima kasih literasi nyaa

    BalasHapus
  4. Kurnia Nugraha | X-E30 September 2026 pukul 07.01

    Menurut saya, literasi “Angkatan, 3 Peta Perjuangan” adalah tulisan yang menarik dan cukup memotivasi. Isi dari literasi ini menggambarkan perjuangan siswa dari kelas X, XI, dan XII yang memiliki tantangan masing-masing. Walaupun berbeda-beda, semuanya sama-sama sedang menjalani proses untuk menjadi lebih baik.

    Pada bagian kelas X, saya suka dengan pembahasan tentang Gelar Karya. Kegiatan tersebut bukan hanya tentang tampil di depan banyak orang, tetapi juga mengajarkan pentingnya kerja sama dan kekompakan. Menurut saya, hal ini memang penting karena dalam sebuah kelompok kita tidak bisa hanya mengandalkan diri sendiri. Kita harus bisa bekerja sama, saling membantu, dan menghargai anggota kelompok lainnya.

    Untuk kelas XI, menurut saya bagian Sidang Mini Riset juga sangat bagus. Dari kegiatan tersebut, siswa belajar mencari data, menganalisis informasi, menyampaikan pendapat, dan mempertahankan argumen. Hal ini bisa melatih kita supaya tidak mudah percaya dengan informasi yang kita dapatkan dan lebih terbiasa berpikir kritis. Apalagi sekarang banyak informasi yang beredar di media sosial, jadi kemampuan untuk membedakan informasi yang benar dan salah sangat penting.

    Sedangkan untuk kelas XII, bagian tentang TKA menurut saya cukup relate karena mereka sedang menghadapi salah satu tahap penting dalam perjalanan sekolah. Persiapan menghadapi ujian pasti membuat sebagian siswa merasa lelah, takut, atau khawatir dengan hasilnya. Tetapi dari literasi ini kita diingatkan bahwa rasa lelah dan ragu itu wajar. Yang penting jangan sampai rasa takut membuat kita berhenti berusaha.

    Bagian yang paling saya suka adalah pembahasan tentang raport PTS. Menurut saya, kalimat bahwa raport bukanlah “vonis” tentang pintar atau tidaknya seseorang sangat benar. Nilai yang kita dapatkan tidak menentukan seluruh kemampuan kita. Kalau nilainya bagus, kita tetap harus berusaha mempertahankannya. Kalau hasilnya belum bagus, kita juga tidak perlu langsung merasa gagal. Kita bisa melihat kesalahan kita dan mencari cara untuk memperbaikinya.

    Perumpamaan sungai yang tetap mencari jalan ketika jalannya berbelok juga menurut saya bagus. Maksudnya, kalau cara yang kita lakukan belum berhasil, kita bisa mencoba cara lain. Misalnya kalau belajar sendiri kurang efektif, kita bisa belajar bersama teman atau bertanya kepada guru. Jadi, kita tidak harus menyerah hanya karena satu cara tidak berhasil.

    Menurut saya, literasi ini juga mengajarkan bahwa setiap orang mempunyai perjalanan yang berbeda. Ada yang cepat mencapai tujuannya, ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama. Kita tidak perlu terlalu sibuk membandingkan diri dengan orang lain. Yang penting adalah kita terus berkembang dan berusaha menjadi lebih baik dari diri kita yang sebelumnya.

    Secara keseluruhan, saya merasa literasi ini memberikan motivasi yang cukup kuat bagi siswa. Pesan yang saya dapat adalah jangan takut dengan hasil yang belum sesuai harapan dan jangan mudah menyerah ketika mengalami kesulitan. Setiap kesalahan bisa menjadi bahan untuk belajar dan setiap kegagalan bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri. Menurut saya, perjalanan menuju kesuksesan memang tidak selalu mudah, tetapi selama kita mau terus belajar, berusaha, dan memperbaiki arah, kita pasti bisa menjadi lebih baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masyaallah Kurnia. Terimakasih atas apresiasi literasi ibu.

      Hapus
  5. Salwa Nursalsabila XI-A330 September 2026 pukul 08.10

    terimakasih ibu untuk literasinya

    BalasHapus
  6. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa keberkahan dunia akhirat

    BalasHapus

Collaborative Writing

  MENGAMBIL DUNIA UNTUK KESELAMATAN DI AKHIRAT Oleh: Asep Istiqlal, S.Pd    *)     عَنْ ابْنِ عُمَرْ رضي الله عَنْهُمَا قَالَ :...