"Qatadah reported: I said to Aisha, “O mother of the believers, tell me about the character of the Messenger of Allah, peace and blessings be upon him.” Aisha said, “Have you not read the Quran?” I said, “Of course.” Aisha said, “Verily, the character of the Prophet of Allah was the Quran.” Source: Ṣaḥīḥ Muslim 746

Rabu, 09 September 2026

Citizenship

 MERAWAT CIPTAAN ALLAH, MENJAGA PERADABAN, MEMAKNAI KEMBALI SILA KEDUA PANCASILA " 🤍

🤍Oleh: Erna Nurfaulina, S.Pd  *)


Menyayangi, mencintai, dan menghargai sesama makhluk ciptaan Allah bukan sekadar ajaran moral atau perintah agama belaka. Lebih dari itu, sikap ini merupakan fondasi utama dalam berbangsa dan bernegara yang termaktub secara indah dalam Sila ke-2 Pancasila: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Sebagai manusia yang beriman, hubungan kita dengan Tuhan (Hablum minallah) tidak dapat dipisahkan dari hubungan kita dengan sesama manusia (Hablum minannas) serta alam semesta (Hablum minal 'alam). Mengaku mencintai Sang Pencipta berarti kita juga memiliki kewajiban moral untuk merawat dan mengasihi apa yang diciptakan-Nya. Di sinilah nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan saling bertaut dan menguatkan.

 
Sumber: https://www.kompasiana.com/rifqifrakhman/5519abdba33311a81ab65932/tentang-kemanusiaan-yang-adil-dan-beradab

Mengapa Kasih Sayang Menjadi Inti Sila ke-2?

·         Menghormati Harkat dan Martabat Manusia Allah menciptakan manusia dalam keberagaman suku, ras, dan latar belakang. Sila ke-2 menegaskan bahwa setiap individu memiliki harkat dan martabat yang setara di hadapan hukum maupun Tuhan. Menghargai sesama tanpa memandang perbedaan adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap takdir dan takdir-Nya.

·         Menumbuhkan Empati dan Memerangi Kezaliman Rasa cinta menghadirkan kepekaan sosial. Manusia yang beradab tidak akan berdiam diri melihat ketidakadilan, perundungan (bullying), diskriminasi, atau penindasan. Membela yang lemah dan mengulurkan tangan bagi yang kesulitan adalah wujud konkret dari nilai keadilan yang substantive.

·         Menjaga Keseimbangan Ekosistem Bumi Kasih sayang tidak berhenti pada sesama manusia. Menyayangi hewan, merawat tanaman, dan memelihara kelestarian lingkungan adalah cerminan dari adab manusia yang diemban sebagai khalifah di bumi. Merawat alam berarti menjamin keberlangsungan hidup seluruh makhluk ciptaan Allah.

 

Sumber: https://www.google.com/search?q=Mengapa+Kasih+Sayang+Menjadi+Inti+Sila+ke-2

Menjelmakan Nilai dalam Aksi Nyata

·         Etika Berkomunikasi. Menggunakan tutur kata yang santun di dunia nyata maupun media sosial, serta menolak untuk menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian.

·         Kepedulian Sosial Tanpa Batas. Memberikan bantuan ketulusan kepada siapa pun yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang, ras, atau keyakinan.

·         Gaya Hidup Ramah Lingkungan. Menjaga kebersihan sekitar, menghemat penggunaan energi dan air, serta menyayangi hewan di sekitar kita.

·         Keadilan dalam Bersikap. Menolak segala bentuk diskriminasi dan mengedepankan musyawarah serta rasa tenggang rasa (tepa slira) dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Sumber: https://www.instagram.com/p/DcK1syDmYK7/

Mencintai ciptaan-Nya adalah cara paling nyata untuk membuktikan kedalaman cinta kita kepada Sang Pencipta. Mari kita jadikan perpaduan nilai agama dan Pancasila ini bukan sekadar hafalan di ruang kelas, melainkan denyut nadi dan gaya hidup kita sehari-hari.

 

*) Guru Pendidikan Pancasila di SMAN 1 Pangalengan. Pembina Ekstrakurikuler Volley Ball

**) dari berragam sumber yang disarikan

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Citizenship

  MERAWAT CIPTAAN ALLAH, MENJAGA PERADABAN, MEMAKNAI KEMBALI SILA KEDUA PANCASILA " 🤍 🤍Oleh: Erna Nurfaulina, S.Pd   *) Menyay...