CERITA INSPIRATIF
Berawal
dari Sedekah Subuh, Kisah Sukses Tukang Becak Menjadi Miliarder
Diceritakan
Ulang Oleh: Diki Kandida, S.Pd *)
Tapi,
tahukah Anda siapa yang memilikinya dan bagaimana prosesnya hingga ia memiliki
4 gerai yang menguasai di dua kota Kabupaten itu? Banyak orang tidak mengira
bahwa si pemilik gerai frozen food itu adalah seorang tukang becak.
Orang desa lagi. Sebut saja namanya Bukhari. Sekarang orang memanggilnya
dengan Haji Bukhari.

Sumber:
https://id.pngtree.com/so/becak
Di
masa mudanya, bahkan sudah tidak muda lagi, di usianya yang hamper empat
puluhan, lelaki berkulit hitam itu bekerja sebagai tukang becak di desa Kepoh
Kabupaten Pamekasan. Istrinya bekerja jualan sosis goreng dari sekolah ke
sekolah. Setiap selesai mengantarkan istrinya ke tempat jualan sosis, dia
kembali ke tempat mangkal tukang becak. Hingga
suatu hari, ia mengantarkan seorang pelanggan. Laki-laki agak tua yang sedang
duduk di becaknya itu kemudian bercerita banyak hal dan sebelum turun dari
becak ia berpesan kepada Bukhari, “Kalau kamu mau kaya, shalatlah berjamaah ke
masjid dan bersedekahlah di waktu subuh setiap hari. Insyaallah kamu akan
dikayakan oleh Allah.”
Rupanya
pesan itu terngiang-ngiang dalam pikiran Bukhari. Karena menurutnya pesannya
baik, maka mulailah ia belajar menjalan shalat berjamaah ke masjid. Ia berupaya
terus menerus menjalankannya, meski amat terasa berat. Di setiap subuh, ia juga
bersedekah ke dalam kotak amal masjid. Tidak banyak yang dimasukkan kala itu,
hanya kisaran seribu atau dua ribu saja, meski akhirnya semakin meningkat. Pekerjaan
sehari-harinya tetap dijalani, yakni sebagai tukang becak dan isterinya jualan
sosis keliling. Dan, tahukah Anda berapa modal Bukhari dan istrinya berjualan
sosis saat itu? menurut penuturan Pak Haji Bukhari, modalnya hanya 30 ribu.
Setelah itu naik 50 ribu. Naik lagi menjadi 100 ribu. Dengan disiplin menabung,
akhirnya ia bisa membeli freezer untuk bisa berjualan sosis di rumah. Tentu
saja, kulakannya juga sudah mulai bertambah.

Sumber:
https://tribratanews.polri.go.id/blog/nasional-3/preman-tak-berarti-jahat-
Di
desanya, ia terkenal sebagai seorang yang pemberani. Jangan coba-coba
bermasalah dengannya. Ia juga termasuk orang yang masih percaya pada hal-hal
yang sifatnya keramat. Ia percaya pada jimat yang menempel pada akik dan
benda-benda tajam tertentu. Kendati begitu, ia tetap dan semakin kuat pada
keyakinannya dengan nasehat orang tua yang pernah diantarkannya dengan becaknya
itu. Semakin lama semakin dekat ia dengan masjid. Hingga pada saatnya, ia
bersama istrinya ditakdirkan Allah bisa menunaikan ibadah haji. Ia bisa
menambah freezer satu persatu. Dan akhirnya ia bisa membangun gerai
(toko) Rajanya Sosis di tempat kelahirannya. Ia mulai belajar menembus langsung
ke perusahaan frozen food dengan pengambilan partai yang cukup besar. Sales
perusahaan pun datang ke tokonya.
Bonus demi bonus ia terima. Discount dan program promo pun ia terima. Karena merasa sudah sukses dengan tokonya itulah, Haji Bukhari membuka gerai baru ke kota Pamekasan hingga sukses. Dan dengan ijin Allah, sukses dan besar. Bonus dari Perusahaan bukan lagi hanya satu dua dan puluhan juta, tetapi satu unit mobil. Sukses itu candu. Usahanya pun sudah tidak lagi di Pamekasan, tetapi mulai merambah Kota Sumenep. Awalnya ia membuka satu gerai Rajanya Sosis. Pada awal tahun 2023 ini sudah membuka gerai baru lagi di kota Sumenep.
Sumber: ttps://maarifnujateng.or.id/2022/02/tobat-mengalir-sampai-kita/
Gaya
hidupnya pun berubah. Rupanya, kekayaannya tidak menjadikannya ia menjadi
sombong kepada orang lain, apalagi menjauhkannya dari masjid dan halaqah
pengajian. Ia rajin datang ke pengajian. Ia bersedia menjadi takmir masjid,
dengan tujuan agar semakin dekat dengan masjid. Anak-anaknya dipondokkan di
pesantren dan dididik dengan sedekah subuh yang ia lakukan setiap harinya. Dia
menekankan kepada anak-anaknya untuk menghafalkan Al-Quran. Dan yang
paling menjadi perubahan keyakinannya adalah dia membuang dan membuang seluruh
jimat yang dia pernah beli dan percayai. Dia bersihkan hati dan pikirannya dari
hal-hal berbau syirik. Dia berkonsultasi dengan seorang ustadz yang dia
percayai untuk membersihkan segala bentuk kesyirikannya itu.
Tentang sedekah subuh anaknya, ada kisah menarik. Di pondok pesantren di mana anak-anaknya menempa diri dilarang membawa uang cash. Tetapi, saat pemeriksaan, salah seorang ustadz pondok itu mengetahui ada beberapa puluh ribu uang yang disimpan di lemarinya. Maka, diambil dan dipanggillah anak-anak Bukhari. Bukhari sendiri dipanggil oleh pengasuh. Sesampai di pondok, Bukhari mengatakan bahwa ia memberikan uang kepada anaknya bukan untuk digunakan untuk jajan atau gaya-gayaan. Ia sengaja memberikan uang itu untuk dijadikan kebiasaan anak-anaknya agar terbiasa dengan sedekah subuh, sebagaimana yang dia lakukan selama ini. Bukhari pun kemudian bercerita kepada sang pengasuh tentang kisah hidupnya yang (seakan) diawali dari sedekah subuh dan shalat jamaah di masjid.
Sumber: https://inilahfikih.com/2020/01/bolehkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/
Anda
ingin menjadi orang kaya? Contohlah Haji Bukhari dengan sedekah subuh dan
shalat berjamaah ke masjid. Sandarkan dirimu kepada Allah dan tunaikan tugasmu
sebagai seorang hamba. Allah tidak pernah melarang hamba-Nya untuk berdoa
meminta apa saja kepada-Nya dengan dunia ini sesisinya. Mintalah kepada-Nya,
karena Dia-lah Yang Maha Memiliki. Penyandaranmu kepada-Nya justru dan
insyaallah akan mendekatkan dirimu kepada Allah. Engkau akan semakin datang ke
masjid dan bergembira saat bersedekah kepada sesame dan fi sabilillah. Wallahu
a’lamu.
*)
Guru Ekonomi di SMAN 1 Pangalengan yang bercita-cita menjadi orang kaya dan
soleh
**) Artikel
ini telah tayang di suaramuhammadiyah.id dengan judul: Berawal dari Sedekah
Subuh: Kisah Sukses Tukang Becak Menjadi Miliarder,
https://suaramuhammadiyah.id/read/berawal-dari-sedekah-subuh-kisah-sukses-tukang-becak-menjadi-miliarder



terimakasih banyak atas literasinya pak
BalasHapusterimakasih bapak literasinya sangat bermanfaat
BalasHapusFira XI-D1
terimakasih banyak atas literasinya
BalasHapusAmanda Risma Ayu XI-A3
assalamualaikum, terimakasih banyak atas literasi nya pak,karena literasi nya sangat bermanfaat
BalasHapusCerita yang sangat bagus! 10/10! Alur cerita Bukhari benar benar menggambarkan bahwa kerja keras juga harus diiringi dengan niat, dan pastinya ridho dari gusti Allah cerita pendek dengan moral yang banyak bisa kita petik. Allah SWT tidak menyukai orang orang yang musyrik yang percaya pada hal seperti batu akik atau macam macam jimat. Melainkan Allah SWT menyukai orang-orang yang ingin dekat dengan dirinya dan mau merubah diri menjadi lebih baik lagi. Dan pengamalan itu diceritakan dengan baik oleh haji bukhari. Bagi Bukhari awalnya berat untuk sedekah subuh dan selalu solat berjamaah di masjid tapi tidak ada yang bisa mengalahkan tekad apabila sudah terbentuk dan itu yang membuat ku terkesan dengan cerita pendek ini!!
BalasHapusDari Regina Atha X-H
Hapusmantap
HapusTerimakasih bapak atas literasinya,sangat bermanfaat sekali
BalasHapusFarisa XI-A2
Terimakasih pak atas literasinya ini sangat membantu dan sangat bermanfaat
BalasHapusmakasih bu, alpirji xi b2
BalasHapusTerimakasih Bapak atas literasinya🙏
BalasHapusTerimakasih atas literasinyaa XII-D1 hadirr membacaaa
BalasHapusBermanfaat
BalasHapusTerimakasih atas literasi nya
BalasHapusTerimakasih banyak atas literasi nya bapak
BalasHapusterimakasih atas literasinya bapak
BalasHapusCeritanya sangat bermanfaat dan menginspirasi pak, terimakasih.
BalasHapus~Hafsah X.H
terima bapak atas literasinya Aura Maharani Putri 12 D1
BalasHapusCeritanya sangat menginspirasi bapak, terimakasih 🙏🏿
BalasHapusterimakasih atas literasi hari ini
BalasHapusanggun XI B1
terimakasih atas literasi nya bapak, sangat bermanfaat. Natasya XII-D1
BalasHapusTerimakasih atas literasi pagi ini yang sangat penuh makna
BalasHapusTerimakasih atas literasi nya pak✨🤗
BalasHapusliterasina bagus sekali, sangat menginspirasi
BalasHapusterimakasih literasinya bapak, sangat inspiratif..
BalasHapusCerita nya sangat menginspirasi
BalasHapusMutia kesa nur trifani XB
BalasHapusTerimakasih atas literasinya saya senang membacanya🙏
terimakasih bapak atas literasi nya
BalasHapusTerimakasih atas literasi nya
BalasHapusCeritanya sangat bermanfaat . Zaky xb
terimakasih bapak atas literasinyaa
BalasHapusmakasih Bu literasi nya , ini mengajarkan kita untuk bekerja keras dan selalu taat kepada Allah SWT
BalasHapusliterasi nya sangat mengesankan,ditambah alur cerita yang sangat terkesan
BalasHapusLuar biasa, dari cerita di atas saya dapat menyimpulkan bahwasanya kunci daripada kesuksesan ialah ibadah kepada Allah SWT, oleh karena itu setelah saya membaca cerita ini saya sangat ter motivasi untuk tidak lupa melaksanakan sholat dan terus bersedekah
BalasHapusterimakasih atas literasinya, sangat bermanfaat 🙏🏻
BalasHapusTerimakasi bapak atas literasinya - Rayya l.p XB
BalasHapusterima kasih literasi nya bapak, sangat inspiratif... -Galih rai fauzi XB
BalasHapusTerimakasih bapak atas literasinya dan cukup menginspirasi 🙏
BalasHapusCeritanya sangat memotivasi saya untuk selalu mengingat Tuhan di saat saat sulit, Terimakasih🙏🏻 akan saya jadikan pengingat hidup saya
BalasHapusterima bapa/ibu seru dibaca,HJ Bukhari hebat dari tukang Beca jadi sukses dengan di siplin menabungnya... M,Radit XB
BalasHapusterimakasih bapak ibu atas literasinya semoga bermanfaat, abdul XB
BalasHapusterimakasih atas literasinya XIIB2 HADIRRRR
BalasHapusTerima kasih atas literasinya pak, sangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih atas literasi nya pak
BalasHapusterimakasih pak atas literasi nya
BalasHapusTerimakasih bapak
BalasHapusTerimakasih pak
BalasHapuswahh trimakasih banyak pa, literasi kali ini sangat bermanfaat dan penuh makna
BalasHapusseru, sebagai orang yang sudah mulai terjauh dari tuhan, saya termotivasi
BalasHapusseru banget motivasi nya ngena banget terimakasih literasi nya pak
BalasHapusmantep
BalasHapussetelah saya membaca literasi ini,saya jadi teringat suatu pepatah yaitu "Siapa yang mengejar akhirat, dunia akan datang mengejarnya. Siapa yang mengejar dunia, akhirat akan menjauh darinya".
BalasHapuspak Bukhari mengajarkan kita agar selalu bekerja keras dan di barengi oleh ibadah, jangan sampai kita sibuk mengejar dunia hingga lupa kepada sang pencipta.
literasinya bagus bangett!!
BalasHapus