"May the essence of International Day of Peace inspire us to be ambassadors of peace, spreading love, tolerance, and understanding wherever we go" @abuafifi

Senin, 03 Agustus 2026

An Inspiring Story

 CERITA INSPIRATIF

Berawal dari Sedekah Subuh, Kisah Sukses Tukang Becak Menjadi Miliarder

Diceritakan Ulang Oleh: Diki Kandida, S.Pd  *)

 

Literasi kali ini Kita jalan-jalan ke kota Sumenep dan Pamekasan. Di Kota ini ada toko frozen food bernama Rajanya Sosis. Di Sumenep ada dua gerai, di Pandian dan Jl. Halim Perdana Kusuma. Sementara itu, di Pamekasan juga ada dua gerai, di Kepoh Pamekasan dan daerah Kota Pamekasan. 

Tapi, tahukah Anda siapa yang memilikinya dan bagaimana prosesnya hingga ia memiliki 4 gerai yang menguasai di dua kota Kabupaten itu? Banyak orang tidak mengira bahwa si pemilik gerai frozen food itu adalah seorang tukang becak. Orang desa lagi.  Sebut saja namanya Bukhari. Sekarang orang memanggilnya dengan Haji Bukhari.

 
Sumber: https://id.pngtree.com/so/becak

Di masa mudanya, bahkan sudah tidak muda lagi, di usianya yang hamper empat puluhan, lelaki berkulit hitam itu bekerja sebagai tukang becak di desa Kepoh Kabupaten Pamekasan. Istrinya bekerja jualan sosis goreng dari sekolah ke sekolah. Setiap selesai mengantarkan istrinya ke tempat jualan sosis, dia kembali ke tempat mangkal tukang becak.  Hingga suatu hari, ia mengantarkan seorang pelanggan. Laki-laki agak tua yang sedang duduk di becaknya itu kemudian bercerita banyak hal dan sebelum turun dari becak ia berpesan kepada Bukhari, “Kalau kamu mau kaya, shalatlah berjamaah ke masjid dan bersedekahlah di waktu subuh setiap hari. Insyaallah kamu akan dikayakan oleh Allah.”

Rupanya pesan itu terngiang-ngiang dalam pikiran Bukhari. Karena menurutnya pesannya baik, maka mulailah ia belajar menjalan shalat berjamaah ke masjid. Ia berupaya terus menerus menjalankannya, meski amat terasa berat. Di setiap subuh, ia juga bersedekah ke dalam kotak amal masjid. Tidak banyak yang dimasukkan kala itu, hanya kisaran seribu atau dua ribu saja, meski akhirnya semakin meningkat. Pekerjaan sehari-harinya tetap dijalani, yakni sebagai tukang becak dan isterinya jualan sosis keliling. Dan, tahukah Anda berapa modal Bukhari dan istrinya berjualan sosis saat itu? menurut penuturan Pak Haji Bukhari, modalnya hanya 30 ribu. Setelah itu naik 50 ribu. Naik lagi menjadi 100 ribu. Dengan disiplin menabung, akhirnya ia bisa membeli freezer untuk bisa berjualan sosis di rumah. Tentu saja, kulakannya juga sudah mulai bertambah.

 
Sumber: https://tribratanews.polri.go.id/blog/nasional-3/preman-tak-berarti-jahat-

Di desanya, ia terkenal sebagai seorang yang pemberani. Jangan coba-coba bermasalah dengannya. Ia juga termasuk orang yang masih percaya pada hal-hal yang sifatnya keramat. Ia percaya pada jimat yang menempel pada akik dan benda-benda tajam tertentu. Kendati begitu, ia tetap dan semakin kuat pada keyakinannya dengan nasehat orang tua yang pernah diantarkannya dengan becaknya itu. Semakin lama semakin dekat ia dengan masjid. Hingga pada saatnya, ia bersama istrinya ditakdirkan Allah bisa menunaikan ibadah haji.  Ia bisa menambah freezer satu persatu. Dan akhirnya ia bisa membangun gerai (toko) Rajanya Sosis di tempat kelahirannya. Ia mulai belajar menembus langsung ke perusahaan frozen food dengan pengambilan partai yang cukup besar. Sales perusahaan pun datang ke tokonya. 

Bonus demi bonus ia terima. Discount dan program promo pun ia terima. Karena merasa sudah sukses dengan tokonya itulah, Haji Bukhari membuka gerai baru ke kota Pamekasan hingga sukses. Dan dengan ijin Allah, sukses dan besar. Bonus dari Perusahaan bukan lagi hanya satu dua dan puluhan juta, tetapi satu unit mobil.  Sukses itu candu. Usahanya pun sudah tidak lagi di Pamekasan, tetapi mulai merambah Kota Sumenep. Awalnya ia membuka satu gerai Rajanya Sosis. Pada awal tahun 2023 ini sudah membuka gerai baru lagi di kota Sumenep.


 Sumber: ttps://maarifnujateng.or.id/2022/02/tobat-mengalir-sampai-kita/

Gaya hidupnya pun berubah. Rupanya, kekayaannya tidak menjadikannya ia menjadi sombong kepada orang lain, apalagi menjauhkannya dari masjid dan halaqah pengajian. Ia rajin datang ke pengajian. Ia bersedia menjadi takmir masjid, dengan tujuan agar semakin dekat dengan masjid. Anak-anaknya dipondokkan di pesantren dan dididik dengan sedekah subuh yang ia lakukan setiap harinya. Dia menekankan kepada anak-anaknya untuk menghafalkan Al-Quran. Dan yang paling menjadi perubahan keyakinannya adalah dia membuang dan membuang seluruh jimat yang dia pernah beli dan percayai. Dia bersihkan hati dan pikirannya dari hal-hal berbau syirik. Dia berkonsultasi dengan seorang ustadz yang dia percayai untuk membersihkan segala bentuk kesyirikannya itu.

Tentang sedekah subuh anaknya, ada kisah menarik. Di pondok pesantren di mana anak-anaknya menempa diri dilarang membawa uang cash. Tetapi, saat pemeriksaan, salah seorang ustadz pondok itu mengetahui ada beberapa puluh ribu uang yang disimpan di lemarinya. Maka, diambil dan dipanggillah anak-anak Bukhari. Bukhari sendiri dipanggil oleh pengasuh. Sesampai di pondok, Bukhari mengatakan bahwa ia memberikan uang kepada anaknya bukan untuk digunakan untuk jajan atau gaya-gayaan. Ia sengaja memberikan uang itu untuk dijadikan kebiasaan anak-anaknya agar terbiasa dengan sedekah subuh, sebagaimana yang dia lakukan selama ini. Bukhari pun kemudian bercerita kepada sang pengasuh tentang kisah hidupnya yang (seakan) diawali dari sedekah subuh dan shalat jamaah di masjid.


 Sumber: https://inilahfikih.com/2020/01/bolehkah-bercita-cita-menjadi-orang-kaya/

Anda ingin menjadi orang kaya? Contohlah Haji Bukhari dengan sedekah subuh dan shalat berjamaah ke masjid. Sandarkan dirimu kepada Allah dan tunaikan tugasmu sebagai seorang hamba. Allah tidak pernah melarang hamba-Nya untuk berdoa meminta apa saja kepada-Nya dengan dunia ini sesisinya. Mintalah kepada-Nya, karena Dia-lah Yang Maha Memiliki. Penyandaranmu kepada-Nya justru dan insyaallah akan mendekatkan dirimu kepada Allah. Engkau akan semakin datang ke masjid dan bergembira saat bersedekah kepada sesame dan fi sabilillah. Wallahu a’lamu.

 

*) Guru Ekonomi di SMAN 1 Pangalengan yang bercita-cita menjadi orang kaya dan soleh

**) Artikel ini telah tayang di suaramuhammadiyah.id dengan judul: Berawal dari Sedekah Subuh: Kisah Sukses Tukang Becak Menjadi Miliarder, https://suaramuhammadiyah.id/read/berawal-dari-sedekah-subuh-kisah-sukses-tukang-becak-menjadi-miliarder

52 komentar:

  1. Cinta Marya Septha XI-C44 Agustus 2026 pukul 06.00

    terimakasih banyak atas literasinya pak

    BalasHapus
  2. terimakasih bapak literasinya sangat bermanfaat
    Fira XI-D1

    BalasHapus
  3. terimakasih banyak atas literasinya
    Amanda Risma Ayu XI-A3

    BalasHapus
  4. Willia Triana XI A34 Agustus 2026 pukul 06.30

    assalamualaikum, terimakasih banyak atas literasi nya pak,karena literasi nya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  5. Cerita yang sangat bagus! 10/10! Alur cerita Bukhari benar benar menggambarkan bahwa kerja keras juga harus diiringi dengan niat, dan pastinya ridho dari gusti Allah cerita pendek dengan moral yang banyak bisa kita petik. Allah SWT tidak menyukai orang orang yang musyrik yang percaya pada hal seperti batu akik atau macam macam jimat. Melainkan Allah SWT menyukai orang-orang yang ingin dekat dengan dirinya dan mau merubah diri menjadi lebih baik lagi. Dan pengamalan itu diceritakan dengan baik oleh haji bukhari. Bagi Bukhari awalnya berat untuk sedekah subuh dan selalu solat berjamaah di masjid tapi tidak ada yang bisa mengalahkan tekad apabila sudah terbentuk dan itu yang membuat ku terkesan dengan cerita pendek ini!!

    BalasHapus
  6. Terimakasih bapak atas literasinya,sangat bermanfaat sekali
    Farisa XI-A2

    BalasHapus
  7. Risqi setiawan XI-D14 Agustus 2026 pukul 06.46

    Terimakasih pak atas literasinya ini sangat membantu dan sangat bermanfaat

    BalasHapus
  8. makasih bu, alpirji xi b2

    BalasHapus
  9. Dara Sabrina XI - B14 Agustus 2026 pukul 06.51

    Terimakasih Bapak atas literasinya🙏

    BalasHapus
  10. Terimakasih atas literasinyaa XII-D1 hadirr membacaaa

    BalasHapus
  11. Terimakasih atas literasi nya

    BalasHapus
  12. Terimakasih banyak atas literasi nya bapak

    BalasHapus
  13. terimakasih atas literasinya bapak

    BalasHapus
  14. Ceritanya sangat bermanfaat dan menginspirasi pak, terimakasih.
    ~Hafsah X.H

    BalasHapus
  15. terima bapak atas literasinya Aura Maharani Putri 12 D1

    BalasHapus
  16. Ceritanya sangat menginspirasi bapak, terimakasih 🙏🏿

    BalasHapus
  17. terimakasih atas literasi hari ini
    anggun XI B1

    BalasHapus
  18. terimakasih atas literasi nya bapak, sangat bermanfaat. Natasya XII-D1

    BalasHapus
  19. Terimakasih atas literasi pagi ini yang sangat penuh makna

    BalasHapus
  20. Terimakasih atas literasi nya pak✨🤗

    BalasHapus
  21. FIRZAN SAYYID AL MUHAIMIN4 Agustus 2026 pukul 06.56

    literasina bagus sekali, sangat menginspirasi

    BalasHapus
  22. terimakasih literasinya bapak, sangat inspiratif..

    BalasHapus
  23. Cerita nya sangat menginspirasi

    BalasHapus
  24. Mutia kesa nur trifani XB
    Terimakasih atas literasinya saya senang membacanya🙏

    BalasHapus
  25. terimakasih bapak atas literasi nya

    BalasHapus
  26. Terimakasih atas literasi nya
    Ceritanya sangat bermanfaat . Zaky xb

    BalasHapus
  27. terimakasih bapak atas literasinyaa

    BalasHapus
  28. makasih Bu literasi nya , ini mengajarkan kita untuk bekerja keras dan selalu taat kepada Allah SWT

    BalasHapus
  29. literasi nya sangat mengesankan,ditambah alur cerita yang sangat terkesan

    BalasHapus
  30. Hendri putra Setiawan XB4 Agustus 2026 pukul 07.00

    Luar biasa, dari cerita di atas saya dapat menyimpulkan bahwasanya kunci daripada kesuksesan ialah ibadah kepada Allah SWT, oleh karena itu setelah saya membaca cerita ini saya sangat ter motivasi untuk tidak lupa melaksanakan sholat dan terus bersedekah

    BalasHapus
  31. terimakasih atas literasinya, sangat bermanfaat 🙏🏻

    BalasHapus
  32. Terimakasi bapak atas literasinya - Rayya l.p XB

    BalasHapus
  33. terima kasih literasi nya bapak, sangat inspiratif... -Galih rai fauzi XB

    BalasHapus
  34. Terimakasih bapak atas literasinya dan cukup menginspirasi 🙏

    BalasHapus
  35. Ceritanya sangat memotivasi saya untuk selalu mengingat Tuhan di saat saat sulit, Terimakasih🙏🏻 akan saya jadikan pengingat hidup saya

    BalasHapus
  36. terima bapa/ibu seru dibaca,HJ Bukhari hebat dari tukang Beca jadi sukses dengan di siplin menabungnya... M,Radit XB

    BalasHapus
  37. terimakasih bapak ibu atas literasinya semoga bermanfaat, abdul XB

    BalasHapus
  38. terimakasih atas literasinya XIIB2 HADIRRRR

    BalasHapus
  39. Terima kasih atas literasinya pak, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  40. Raya Destriani XI-D14 Agustus 2026 pukul 07.07

    Terimakasih atas literasi nya pak

    BalasHapus
  41. terimakasih pak atas literasi nya

    BalasHapus
  42. wahh trimakasih banyak pa, literasi kali ini sangat bermanfaat dan penuh makna

    BalasHapus
  43. seru, sebagai orang yang sudah mulai terjauh dari tuhan, saya termotivasi

    BalasHapus
  44. seru banget motivasi nya ngena banget terimakasih literasi nya pak

    BalasHapus
  45. setelah saya membaca literasi ini,saya jadi teringat suatu pepatah yaitu "Siapa yang mengejar akhirat, dunia akan datang mengejarnya. Siapa yang mengejar dunia, akhirat akan menjauh darinya".
    pak Bukhari mengajarkan kita agar selalu bekerja keras dan di barengi oleh ibadah, jangan sampai kita sibuk mengejar dunia hingga lupa kepada sang pencipta.

    BalasHapus
  46. literasinya bagus bangett!!

    BalasHapus

Future Technology

  CLOUD COMPUTING AND QUANTUM COMPUTING Oleh: Anggun Jelita   *) Perkembangan teknologi terus membawa perubahan dalam kehidupan manusia....