"Freedom is not free. Salute to those who made it possible and keep their spirit alive."..#abuafifi

Rabu, 19 Agustus 2026

Psycologica

 SCROLL 5 MENIT YANG BERUBAH MENJADI 3 JAM

Oleh Idris Baihaqi, S.Pd.

“Cuma lima menit.”

Pernah mengucapkan kalimat itu saat membuka TikTok, Instagram, YouTube Shorts, atau media sosial lainnya?. Awalnya memang hanya ingin melihat satu atau dua video. Namun, setelah satu video selesai, muncul video berikutnya. Kita scroll lagi. Ada yang lucu, menarik, atau sedang viral. Tanpa terasa, lima menit berubah menjadi 30 menit. Lalu satu jam. “Lho, kok sudah tiga jam?”

Sumber: https://unair.ac.id/mudahnya-akses-sosial-media-di-kalangan-mahasiswa/

Kenapa Sulit Berhenti?

Media sosial dirancang untuk membuat kita terus tertarik. Setiap kali melakukan scroll, selalu ada konten baru. Ketika menemukan sesuatu yang menarik, kita merasa senang dan ingin melihat konten berikutnya. Akibatnya muncul kebiasaan: “Satu video lagi.” Kemudian satu lagi. Dan satu lagi.

Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/01/05/124110520/cara-mengendalikan

Masalahnya bukan karena menggunakan media sosial. Media sosial juga memiliki banyak manfaat, seperti mendapatkan informasi, belajar, berkomunikasi, dan mencari hiburan. Masalah muncul ketika kita kehilangan kendali terhadap waktu. Coba Hitung Waktumu. Jika kamu scrolling selama 3 jam sehari, dalam seminggu waktunya mencapai sekitar 21 jam. Bayangkan jika sebagian waktu tersebut digunakan untuk membaca, belajar keterampilan baru, berolahraga, membantu orang tua, berkarya, atau beristirahat. Jadi, ketika mengatakan: “Saya tidak punya waktu.” Coba tanyakan kembali: “Benarkah saya tidak punya waktu, atau waktu saya habis tanpa saya sadari?”. Bukan HP yang Harus Disalahkan. HP hanyalah alat. Internet bisa digunakan untuk belajar. Media sosial bisa digunakan untuk berkarya dan mendapatkan informasi. Yang menentukan manfaat atau kerugiannya adalah cara kita menggunakan teknologi tersebut. Mulai sekarang, sebelum membuka media sosial, tanyakan: “Saya membuka HP untuk apa?”. Jika hanya karena bosan, coba tunggu beberapa menit dan lakukan kegiatan lain.

Sumber: https://www.instagram.com/p/DVaKQKpESEe/

Kamu juga bisa mencoba:

Menggunakan batas waktu (screen time).

Mematikan notifikasi yang tidak penting.

Tidak membuka media sosial saat belajar.

Menyimpan HP ketika sedang berbicara dengan orang lain.

Menentukan waktu khusus untuk scrolling.

Ingat!

Kamu boleh menggunakan media sosial. Kamu boleh menikmati hiburan. Kamu boleh scrolling. Tetapi jangan sampai media sosial yang mengatur waktumu. Karena lima menit mungkin terasa sebentar. Namun jika dilakukan berulang-ulang setiap hari, waktu yang hilang bisa menjadi sangat besar.

Sumber: https://doralhw.org/the-psychology-of-the-scroll-how-social-media-quietly

REFLEKSI

Setelah membaca artikel ini, jawab dengan jujur:

1. Aplikasi apa yang paling sering membuatmu lupa waktu?

2. Berapa jam sehari kamu menggunakan HP untuk hiburan?

3. Jika kamu memiliki tambahan 1 jam setiap hari, ingin kamu gunakan untuk apa?

Kamu tidak harus berhenti scrolling. Kamu hanya perlu belajar kapan harus berhenti.


*) Guru PABP dan Konselor Bimbingan Karir di SMAN 1 Pangalengan. Praktisi Public Speaking. Wirausaha Muda di bidang Kuliner. Pengisi Kajian di Majelis Taklim Pangalengan.

**) dari beragam sumber


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Psycologica

 SCROLL 5 MENIT YANG BERUBAH MENJADI 3 JAM Oleh Idris Baihaqi, S.Pd. “Cuma lima menit.” Pernah mengucapkan kalimat itu saat membuka TikTok, ...