"I hope that before the test, God will always protect you and give you the strength of patience that is so strong...by abuafifi "

Rabu, 15 April 2026

Wisdom Behind The Story

 "UWAIS AL-QARNI, SOSOK YANG DIJULUKI SEBAGAI 'PENGHUNI LANGIT' KARENA BAKTINYA YANG LUAR BIASA"

Oleh:  Asep Istiqlal, S.Pd *)

 

1. Sosok Pemuda yang Terasing

Uwais bin Amir Al-Qarni lahir di wilayah Qarn, Yaman. Di mata penduduk sekitarnya, ia hanyalah pemuda miskin yang menderita penyakit kulit (sopak/leprosy) sehingga tubuhnya dipenuhi bercak putih.      Kehidupannya sangat sederhana; ia bekerja sebagai penggembala kambing demi menyambung hidup bersama ibunya yang sudah tua renta, lumpuh, dan buta.

2. Bakti yang Melampaui Logika

Keinginan terbesar ibunya adalah menunaikan ibadah haji. Mengingat kondisi ekonomi mereka yang sangat sulit dan fisik sang ibu yang lumpuh, hal ini tampak mustahil. Namun, Uwais tidak menyerah.      Ia membeli seekor anak sapi dan membuat kandang di puncak bukit. Setiap hari, Uwais menggendong anak sapi tersebut naik-turun bukit. Orang-orang di desanya menganggap Uwais telah gila. Padahal, itu adalah strategi latihan fisik selama 8 bulan agar otot-ototnya kuat untuk menggendong ibunya menuju Mekah.

 
Sumber: https://www.batemuritour.com/detail/artikel/3264/keajaiban-hidup-uwais-al-qarni

Saat musim haji tiba, Uwais benar-benar menggendong ibunya di atas punggungnya, berjalan kaki dari Yaman ke Mekah melintasi padang pasir yang panas membara. Di depan Ka'bah, ia berdoa agar Allah mengampuni semua dosa ibunya. Sang ibu bertanya, "Lalu bagaimana dengan dosamu?" Uwais menjawab bahwa jika dosa ibunya diampuni, maka rida ibu akan membawanya ke surga.

3. Pertemuan Singkat yang Mengharukan

Uwais sangat rindu ingin bertemu Rasulullah. Suatu hari, ibunya memberi izin ia pergi ke Madinah dengan syarat harus segera pulang karena tidak ada yang menjaga sang ibu. Sesampainya di Madinah, ternyata Rasulullah sedang berada di medan perang.      

 

Sumber: https://www.facebook.com/photo/?fbid=554004183980523&set=a.184470114267267

Karena teringat janji dan kondisi ibunya, Uwais memilih langsung pulang ke Yaman tanpa sempat melihat wajah Nabi.   Meskipun tidak pernah bertemu, Rasulullah mengetahui kedatangan Uwais melalui wahyu. Beliau bersabda kepada Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib:

"Akan datang kepada kalian seorang lelaki bernama Uwais bin Amir... jika kalian mampu meminta kepadanya untuk memohonkan ampun (istighfar) bagi kalian, maka lakukanlah." (HR. Muslim).

4. Pencarian Umar bin Khattab

Setelah Rasulullah wafat, setiap kali kafilah dari Yaman datang ke Madinah, Umar bin Khattab selalu bertanya, "Apakah di antara kalian ada Uwais bin Amir?" Hingga akhirnya pada suatu masa kekhalifahannya, Umar berhasil menemukan Uwais yang sedang menggembala.      Awalnya Uwais enggan mengaku karena ia ingin tetap menjadi orang biasa yang tidak dikenal. Namun, setelah Umar menyebutkan ciri-ciri fisik (tanda putih di telapak tangan) yang diceritakan Nabi, Uwais pun mengakuinya. Umar, sang Khalifah besar, meminta didoakan oleh pemuda pengembala tersebut.

 

Sumber: https://in.pinterest.com/pin/825003225485154566/

5. Akhir Hayat yang Mengguncang Yaman

Uwais wafat pada tahun 37 Hijriah. Keajaiban terjadi saat pemakamannya: banyak orang yang tidak dikenal berebut untuk memandikan, mengafani, hingga menggali kuburnya. Penduduk Yaman terheran-heran karena mereka tidak mengenal sosok-sosok tersebut. Diyakini bahwa mereka adalah para malaikat yang turun untuk menghormati "Penghuni Langit" tersebut.

*) Guru PABP di SMAN 1 Pangalengan. Penggiat Olah Raga Alam Terbuka. Diamanahi membantu Wakasek Kesiswaan

**) Diramu dari berbagai sumber

17 komentar:

  1. Terimakasih untuk literasi nya pak

    BalasHapus
  2. terimakasih atas literasinya bapak

    BalasHapus
  3. makasih pa alfirji x-d

    BalasHapus
  4. Raya Destriyani X-D16 April 2026 pukul 06.34

    Terimakasih banyak bapak atas ilmunya

    BalasHapus
  5. Rexsy Nur Alamsah XE16 April 2026 pukul 06.35

    Terima kasih atas literasinya pak, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  6. terimakasih bapak atas literasinya

    BalasHapus
  7. Terimakasih pak atas literasinya

    BalasHapus
  8. Terimakasih Bapak atas literasinya
    Dara XB

    BalasHapus
  9. terimakasih atas literasinya sangat bermanfaat sekali

    Amanda Risma Ayu X-E

    BalasHapus
  10. terimakasih bapak atas literasinya, sangat bermanfaat
    Lathifah X-B

    BalasHapus
  11. Terimakasih atas literasi nya pak

    Nazma dan Aulia X-B

    BalasHapus
  12. Amanda Nur rispa Xb16 April 2026 pukul 07.13

    terimakasih paa atas literasinya

    BalasHapus
  13. Jazakallah pak atas literasinya, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  14. Syukronn ilmu nya pak

    BalasHapus
  15. Syukuran ilmu nya pak

    BalasHapus
  16. Willia triana x-h16 April 2026 pukul 07.19

    Assalamualaikum,terimakasih atas literasi nya pak ini sangat bermanfaat dan menjadi motivasi untuk diri saya sendiri

    BalasHapus
  17. Terimakasih bapak atas literasinya,sangat bermanfaat
    Farisa X-E

    BalasHapus

Teenage Story

  SUARA YANG AKHIRNYA MENEMUKAN JALAN Oleh:  Deliana A. F *)   Bagi Kirana, seorang siswi kelas sepuluh di SMAN 1 Pangalengan, jam liter...