"I hope that before the test, God will always protect you and give you the strength of patience that is so strong...by abuafifi "

Selasa, 14 April 2026

Historia

 CITARUM. ALIRAN PERADABAN, LEGENDA, DAN NADI KEHIDUPAN JAWA BARAT

Oleh: Rifki Rahman Hakim, S.Pd *)

 

Sungai Citarum bukan sekadar kumpulan air yang mengalir sepanjang 297 kilometer dari kaki Gunung Wayang hingga Laut Jawa. Ia adalah saksi bisu pasang surutnya peradaban di tanah Pasundan, sebuah jalur transportasi kuno yang telah menghidupi manusia selama ribuan tahun yang lalu

 
Sumber: https://girimu.com/sungai-citarum-banjir-dan-spesies-ikan-yang-hilang/

1. Jejak Kerajaan Tertua di Nusantara

Sejarah Citarum terikat erat dengan berdirinya Kerajaan Tarumanegara pada abad ke-4 hingga ke-7 Masehi. Nama "Citarum" sendiri berasal dari kata "Ci" (Air) dan "Tarum" (Indigo/Nila), tanaman penghasil warna biru alami yang dahulu menjadi komoditas ekspor utama dari wilayah ini.

Prasasti-prasasti peninggalan Raja Purnawarman menunjukkan betapa majunya pengelolaan air kala itu. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah penggalian Sungai Candrabaga dan Gomati untuk mengendalikan banjir serta mengairi lahan pertanian, membuktikan bahwa Citarum telah menjadi pusat rekayasa hidrologi sejak zaman kuno.

 
Sumber: https://tirtabhagasasi.co.id/memulihkan-sungai-citarum/

2. Urat Nadi Transportasi dan Perdagangan

Sebelum jalan raya membentang di tanah Jawa, Citarum adalah "jalan tol" utama. Perahu-perahu pengangkut komoditas seperti beras, kopi, dan hasil bumi hilir mudik menghubungkan wilayah pedalaman Bandung dan Cianjur menuju pelabuhan-pelabuhan di pesisir utara. Kota-kota yang kita kenal sekarang banyak yang tumbuh dari titik-titik dermaga atau pangkalan di sepanjang tepian sungai ini.

Sumber: https://lestari.kompas.com/read/2025/03/02/120000286/citarum--salah-satu-sungai-terkotor-dunia

3. Modernisasi: Sumber Energi Nasional

Memasuki era modern, peran Citarum bertransformasi menjadi tulang punggung energi bagi Pulau Jawa dan Bali. Alirannya dibendung untuk menciptakan tiga waduk raksasa yang legendaris:

·         Waduk Jatiluhur. Waduk serbaguna pertama dan terbesar di Indonesia.

·         Waduk Cirata. Pembangkit listrik tenaga surya terapung dan hidro yang masif.

·         Waduk Saguling.  Menopang kebutuhan listrik dan perikanan darat.

Ketiga waduk ini tidak hanya berfungsi sebagai pembangkit listrik, tetapi juga pengendali banjir dan sumber air baku bagi jutaan penduduk, termasuk warga Jakarta.

 

*) Guru Sejarah di SMAN 1 Pangalengan. Wirausahawan muda

**) dari berbagai sumber

15 komentar:

  1. terimakasih bapa atas literasinya

    BalasHapus
  2. makasih pa alfirji x-d

    BalasHapus
  3. terima kasih pak atas literasi nya
    Rizka X-A

    BalasHapus
  4. Raya Destriyani X-D15 April 2026 pukul 06.24

    Terimakasih bapak atas literasinya

    BalasHapus
  5. terimakasih atas literasinya bapakk

    BalasHapus
  6. Trimakasih untuk Literasinya๐Ÿ™

    BalasHapus
  7. Terimakasih Bapak atas literasinya
    Dara XB

    BalasHapus
  8. terimakasih bapa literasinya bermanfaat
    Fira X-B

    BalasHapus
  9. terima kasih atas literasinya bapak

    BalasHapus
  10. terimakasih lierasinya

    BalasHapus
  11. terimakasih literasinya
    mira xd

    BalasHapus
  12. widianti fachrani latifa x-d15 April 2026 pukul 07.36

    ๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž

    BalasHapus
  13. terimakasih pak atas literasinya Rizty Nurul X-A

    BalasHapus
  14. Terimakasih pak atas literasinya, sangat bermanfaat ๐Ÿ™‡๐Ÿป‍♀️๐Ÿ™‡๐Ÿป‍♀️
    - Thalia umuri X-A

    BalasHapus

Teenage Story

  SUARA YANG AKHIRNYA MENEMUKAN JALAN Oleh:  Deliana A. F *)   Bagi Kirana, seorang siswi kelas sepuluh di SMAN 1 Pangalengan, jam liter...