MENJAGA OTAK, MENJAGA MASA DEPAN
Oleh:
Endah Purwanti, S.Pd., M.M.Pd *)
Kebiasaan
gaya hidup dapat memengaruhi kesehatan kognitif. Era teknologi yang seharusnya
memberikan bermacam kemudahan justru lebih banyak merugikan otak. Gaya hidup
modern membuat proses berpikir lebih lambat, lebih padat, dan menurunkan
kemampuan berpikir. Hiperkonektivitas memengaruhi otak yang pada akhirnya
membuatmu menjadi kurang produktif dan efektif.
Sumber:
https://www.istockphoto.com/id/vektor/wanita
Otak
adalah pusat kendali seluruh aktivitas tubuh manusia. Setiap pikiran, gerakan,
emosi, dan keputusan yang kita ambil dikendalikan oleh organ penting ini. Oleh
karena itu, menjaga kesehatan otak dan organ tubuh lainnya merupakan bentuk
investasi bagi masa depan.
Struktur Otak Manusia
Sumber
: cnnindonesia ; mengenal bagian bagian otak manusia dan fungsinya
Otak manusia terdiri dari beberapa bagian
utama, yaitu:
1.
Otak Besar (Cerebrum) Berfungsi
untuk berpikir, mengingat, mengambil keputusan, dan mengendalikan gerakan
sadar. Bagian ini sangat berperan dalam proses belajar siswa.
2.
Otak Kecil (Cerebellum) Mengatur keseimbangan, koordinasi gerak, dan
ketepatan motorik.
3.
Batang Otak (Brainstem)
Mengendalikan fungsi vital seperti pernapasan, denyut jantung, dan tekanan
darah.
Ketiga
bagian ini bekerja secara terkoordinasi. Kerusakan pada salah satu bagian otak
dapat mengganggu fungsi tubuh secara keseluruhan. Kamu merasa susah
konsentrasi, mudah lupa, atau lambat memahami hal-hal tertentu? Apa karena
usia? Mungkin kamu sering melakukan kebiasaan-kebiasaan yang mengganggu
kesehatan otak. Otak adalah organ yang memiliki fungsi sangat penting di dalam
tubuh. Agar dapat bekerja dengan baik, organ ini butuh aliran darah yang lancar
dan asupan nutrisi berkualitas, seperti vitamin, mineral, glukosa, dan antioksidan. Sebaliknya, kesehatan otak bisa terganggu jika kamu terbiasa
menjalani kebiasaan atau pola hidup yang kurang sehat.
Kebiasaan Hidup Tidak Sehat dan Dampaknya
Beberapa
kebiasaan yang sering dianggap sepele ternyata dapat merusak otak dan organ
tubuh lainnya, antara lain:
Sumber:
https://rri.co.id/kesehatan
Kebiasaan Buruk Dan Dampaknya Pada Otak
Kebiasaan buruk tidak hanya merugikan fisik tubuh, tetapi juga dapat berdampak serius pada kesehatan otak. Otak adalah organ yang sangat kompleks dan rentan terhadap pengaruh lingkungan sekitar, termasuk kebiasaan sehari-hari. Kali ini kita akan menjelajahi beberapa kebiasaan buruk yang dapat merugikan kesehatan otak dan berpotensi menyebabkan berbagai masalah kognitif.
·
Kurang Tidur: Tidur
adalah bagian penting dari proses regenerasi otak. Kurang tidur dapat
mengganggu fungsi kognitif, daya ingat, dan kemampuan pemecahan masalah.
Kekurangan tidur kronis juga dapat meningkatkan risiko gangguan neurodegeneratif,
seperti Alzheimer.
·
Kurang Aktivitas Fisik: Gaya
hidup yang kurang aktif tidak hanya merugikan jantung dan otot, tetapi juga
dapat merugikan otak. Olahraga teratur meningkatkan aliran darah ke otak,
memberikan oksigen dan nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan sel-sel
saraf.
·
Konsumsi Alkohol : Alkohol
dapat merusak sel-sel otak dan mengganggu komunikasi antar sel saraf. Konsumsi
alkohol berlebihan dapat menyebabkan gangguan memori, penurunan konsentrasi,
dan risiko lebih tinggi terkena penyakit mental.
·
Merokok: Zat-zat
berbahaya dalam rokok, terutama nikotin dan karbon monoksida, dapat merusak pembuluh darah
otak dan meningkatkan risiko penyakit pembuluh darah otak. Ini dapat
mengakibatkan penurunan fungsi kognitif dan meningkatkan risiko stroke.
·
Kurangnya Asupan Nutrisi: Gizi
yang buruk dapat memberikan dampak negatif pada otak. Nutrisi penting seperti
asam lemak omega-3, vitamin B, dan antioksidan berperan penting dalam menjaga
kesehatan otak. Kekurangan nutrisi ini dapat menyebabkan penurunan fungsi
kognitif.
·
Stres
yang Berlebihan: Stres kronis dapat merusak struktur otak dan mengganggu
fungsi neurotransmitter. Hal ini dapat berkontribusi pada gangguan mental
seperti depresi dan kecemasan, serta mempengaruhi kemampuan otak untuk
mengatasi tantangan sehari-hari.
·
Terlalu Banyak Paparan Layar: Paparan
berlebihan terhadap layar, terutama dari perangkat elektronik seperti ponsel
dan komputer, dapat mengganggu tidur dan menyebabkan kelelahan otak. Radiasi
sinar biru dari layar juga dapat merusak sel-sel saraf.
Menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan menggantinya dengan kebiasaan sehat dapat berperan besar dalam menjaga kesehatan otak. Pola hidup yang seimbang, termasuk tidur yang cukup, aktivitas fisik teratur, dan konsumsi nutrisi yang baik, adalah langkah-langkah penting untuk memastikan otak tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang
·
Bertemu dan berinteraksi
dengan orang lain dapat membuat otak tetap aktif. Inilah mengapa orang yang
aktif bersosialisasi tidak cepat pikun. Jadi, sesibuk apa pun, sempatkan
berkumpul dan melakukan hal-hal menyenangkan bersama teman-teman atau keluarga,
ya!
·
Menghentikan kebiasaan yang
mengganggu kesehatan otak seperti di atas dan menggantinya dengan kebiasaan
yang positif tidak hanya akan membuat otak lebih sehat, tapi juga bisa
membuatmu lebih mudah mengingat, lebih produktif bekerja, dan hidup lebih bahagia.

Sumber:
https://web.facebook.com/photo.php?fbid=2510824808940181&id
Pengaruh
Otak Pada Organ Lain (Psikosomatik)
Otak
adalah pusat kendali, sehingga masalah pada otak langsung memengaruhi organ
lain melalui pelepasan hormon dan sinyal saraf. Hubungan timbal balik, Kebiasaan
buruk merusak otak, dan otak yang rusak kemudian mengirimkan sinyal abnormal ke
organ lain, menyebabkan berbagai keluhan fisik dan penyakit kronis, serta
memperburuk kondisi mental.

Sumber:
https://www.hrexcellency.com/blog/tips-motivasi/membentuk-otak-yang-tajam-jalan-menuju-kesuksesan-dan-kebahagiaan/
Nasehat
untuk Generasi Muda
Sebagai
pelajar, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatan tubuh dan otak
agar mampu belajar dengan optimal. Mulailah dengan kebiasaan sederhana seperti
tidur cukup, makan bergizi, berolahraga teratur, dan menghindari perilaku
berisiko. Ingatlah, otak yang sehat melahirkan pikiran yang cerdas, dan tubuh
yang sehat mendukung masa depan yang gemilang. Pilihan hidup hari ini
menentukan kualitas hidup di masa depan.
*)
Guru Biologi, Alumnus Training Management for Teachers di Adelaide
Australia. Sekarang diamanahi menjadi Kepala SMAN 1 Pangalengan
**) Disarikan dari berbagai sumber




Tidak ada komentar:
Posting Komentar