"Selamat datang kembali di bangku sekolah! Semoga tahun ini penuh keceriaan , pengetahuan baru serta prestasi yang membanggakan"

Minggu, 18 Januari 2026

Current Science

 MENJAGA OTAK, MENJAGA MASA DEPAN

Oleh: Endah Purwanti, S.Pd., M.M.Pd *)

 

Kebiasaan gaya hidup dapat memengaruhi kesehatan kognitif. Era teknologi yang seharusnya memberikan bermacam kemudahan justru lebih banyak merugikan otak. Gaya hidup modern membuat proses berpikir lebih lambat, lebih padat, dan menurunkan kemampuan berpikir. Hiperkonektivitas memengaruhi otak yang pada akhirnya membuatmu menjadi kurang produktif dan efektif. 

Sumber: https://www.istockphoto.com/id/vektor/wanita

Otak adalah pusat kendali seluruh aktivitas tubuh manusia. Setiap pikiran, gerakan, emosi, dan keputusan yang kita ambil dikendalikan oleh organ penting ini. Oleh karena itu, menjaga kesehatan otak dan organ tubuh lainnya merupakan bentuk investasi bagi masa depan.

Struktur Otak Manusia

Sumber : cnnindonesia ; mengenal bagian bagian otak manusia dan fungsinya

Otak manusia terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu:

1.       Otak Besar (Cerebrum) Berfungsi untuk berpikir, mengingat, mengambil keputusan, dan mengendalikan gerakan sadar. Bagian ini sangat berperan dalam proses belajar siswa.

2.       Otak Kecil (Cerebellum)  Mengatur keseimbangan, koordinasi gerak, dan ketepatan motorik.

3.       Batang Otak (Brainstem) Mengendalikan fungsi vital seperti pernapasan, denyut jantung, dan tekanan darah.

Ketiga bagian ini bekerja secara terkoordinasi. Kerusakan pada salah satu bagian otak dapat mengganggu fungsi tubuh secara keseluruhan. Kamu merasa susah konsentrasi, mudah lupa, atau lambat memahami hal-hal tertentu? Apa karena usia? Mungkin kamu sering melakukan kebiasaan-kebiasaan yang mengganggu kesehatan otak. Otak adalah organ yang memiliki fungsi sangat penting di dalam tubuh. Agar dapat bekerja dengan baik, organ ini butuh aliran darah yang lancar dan asupan nutrisi berkualitas, seperti vitamin, mineral, glukosa, dan antioksidan. Sebaliknya, kesehatan otak bisa terganggu jika kamu terbiasa menjalani kebiasaan atau pola hidup yang kurang sehat.

Kebiasaan Hidup Tidak Sehat dan Dampaknya

Beberapa kebiasaan yang sering dianggap sepele ternyata dapat merusak otak dan organ tubuh lainnya, antara lain:

 
                                         

Sumber: https://rri.co.id/kesehatan

Kebiasaan Buruk Dan Dampaknya Pada Otak

Kebiasaan buruk tidak hanya merugikan fisik tubuh, tetapi juga dapat berdampak serius pada kesehatan otak. Otak adalah organ yang sangat kompleks dan rentan terhadap pengaruh lingkungan sekitar, termasuk kebiasaan sehari-hari. Kali ini kita akan menjelajahi beberapa kebiasaan buruk yang dapat merugikan kesehatan otak dan berpotensi menyebabkan berbagai masalah kognitif.

·         Kurang Tidur: Tidur adalah bagian penting dari proses regenerasi otak. Kurang tidur dapat mengganggu fungsi kognitif, daya ingat, dan kemampuan pemecahan masalah. Kekurangan tidur kronis juga dapat meningkatkan risiko gangguan neurodegeneratif, seperti Alzheimer.

·         Kurang Aktivitas Fisik: Gaya hidup yang kurang aktif tidak hanya merugikan jantung dan otot, tetapi juga dapat merugikan otak. Olahraga teratur meningkatkan aliran darah ke otak, memberikan oksigen dan nutrisi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan sel-sel saraf.

·         Konsumsi Alkohol : Alkohol dapat merusak sel-sel otak dan mengganggu komunikasi antar sel saraf. Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan gangguan memori, penurunan konsentrasi, dan risiko lebih tinggi terkena penyakit mental.

·         Merokok: Zat-zat berbahaya dalam rokok, terutama nikotin dan karbon monoksida, dapat merusak pembuluh darah otak dan meningkatkan risiko penyakit pembuluh darah otak. Ini dapat mengakibatkan penurunan fungsi kognitif dan meningkatkan risiko stroke.

·         Kurangnya Asupan Nutrisi: Gizi yang buruk dapat memberikan dampak negatif pada otak. Nutrisi penting seperti asam lemak omega-3, vitamin B, dan antioksidan berperan penting dalam menjaga kesehatan otak. Kekurangan nutrisi ini dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif.

·         Stres yang Berlebihan: Stres kronis dapat merusak struktur otak dan mengganggu fungsi neurotransmitter. Hal ini dapat berkontribusi pada gangguan mental seperti depresi dan kecemasan, serta mempengaruhi kemampuan otak untuk mengatasi tantangan sehari-hari.

·         Terlalu Banyak Paparan Layar: Paparan berlebihan terhadap layar, terutama dari perangkat elektronik seperti ponsel dan komputer, dapat mengganggu tidur dan menyebabkan kelelahan otak. Radiasi sinar biru dari layar juga dapat merusak sel-sel saraf.

Menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan menggantinya dengan kebiasaan sehat dapat berperan besar dalam menjaga kesehatan otak. Pola hidup yang seimbang, termasuk tidur yang cukup, aktivitas fisik teratur, dan konsumsi nutrisi yang baik, adalah langkah-langkah penting untuk memastikan otak tetap berfungsi optimal dalam jangka panjang

·         Bertemu dan berinteraksi dengan orang lain dapat membuat otak tetap aktif. Inilah mengapa orang yang aktif bersosialisasi tidak cepat pikun. Jadi, sesibuk apa pun, sempatkan berkumpul dan melakukan hal-hal menyenangkan bersama teman-teman atau keluarga, ya!

·         Menghentikan kebiasaan yang mengganggu kesehatan otak seperti di atas dan menggantinya dengan kebiasaan yang positif tidak hanya akan membuat otak lebih sehat, tapi juga bisa membuatmu lebih mudah mengingat, lebih produktif bekerja, dan hidup lebih bahagia.

 

Sumber: https://web.facebook.com/photo.php?fbid=2510824808940181&id

Pengaruh Otak Pada Organ Lain (Psikosomatik)

Otak adalah pusat kendali, sehingga masalah pada otak langsung memengaruhi organ lain melalui pelepasan hormon dan sinyal saraf. Hubungan timbal balik, Kebiasaan buruk merusak otak, dan otak yang rusak kemudian mengirimkan sinyal abnormal ke organ lain, menyebabkan berbagai keluhan fisik dan penyakit kronis, serta memperburuk kondisi mental. 

 
Sumber: https://www.hrexcellency.com/blog/tips-motivasi/membentuk-otak-yang-tajam-jalan-menuju-kesuksesan-dan-kebahagiaan/

Nasehat untuk Generasi Muda

Sebagai pelajar, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kesehatan tubuh dan otak agar mampu belajar dengan optimal. Mulailah dengan kebiasaan sederhana seperti tidur cukup, makan bergizi, berolahraga teratur, dan menghindari perilaku berisiko. Ingatlah, otak yang sehat melahirkan pikiran yang cerdas, dan tubuh yang sehat mendukung masa depan yang gemilang. Pilihan hidup hari ini menentukan kualitas hidup di masa depan.

 

*) Guru Biologi, Alumnus Training Management for Teachers di Adelaide Australia. Sekarang diamanahi menjadi Kepala SMAN 1 Pangalengan

**) Disarikan dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Current Science

  MENJAGA OTAK, MENJAGA MASA DEPAN Oleh: Endah Purwanti, S.Pd., M.M.Pd *)   Kebiasaan gaya hidup dapat memengaruhi kesehatan kognitif....