"Kreativitas adalah kecerdasan yang bersenang-senang, menjadikan masa muda waktu terbaik untuk belajar, berinovasi, dan membangun masa depan dengan berani bereksperimen...abuafifi"

Kamis, 22 Januari 2026

Learn Today, Leader Tomorrow

 MENJADI FONDASI MASA DEPAN BANGSA

Oleh: XI-C2

 

Banyak yang salah kaprah dan mengira kalau kepemimpinan atau leadership itu cuma urusan Ketua OSIS, Ketua MPK, Pradana di Pramuka, Komamdan satuan di Paskibra, Kapten Basket, futsal, Oltrad atau orang-orang yang punya "pangkat". Padahal, kepemimpinan itu bukan soal gelar yang nempel di nama kamu, melainkan soal pengaruh.

 
Sumber: https://www.smarifda.sch.id/ekstrakurikuler/

Teman-teman, secara sederhana, kepemimpinan adalah kemampuan kamu untuk mengarahkan diri sendiri dan orang lain menuju tujuan yang lebih baik. Bagi kita para pelajar, ini adalah fondasi paling krusial sebelum terjun ke dunia perkuliahan atau kerja, lebih jauh lagi menjadi fondasi masa depan bangsa.

1. Leadership Dimulai dari "Gue", Bukan "Lo"

Kamu nggak akan bisa memimpin orang lain kalau belum bisa memimpin diri sendiri. Kepemimpinan dimulai dari hal-hal kecil yang sering dianggap remeh:

  • Disiplin. Bangun pagi tepat waktu dan nggak telat masuk kelas.
  • Integritas. Menepati janji dan nggak nyontek pas ujian (meski nggak ada yang lihat).
  • Tanggung Jawab. Menyelesaikan tugas kelompok tanpa harus "diteror" teman satu tim.

Di dalam psikologi (tanya dech sama Bu Yuli di Ruang BK), ini disebut dengan Internal Locus of Control Orang yang punya jiwa pemimpin percaya bahwa hasil yang mereka dapatkan adalah hasil usaha sendiri, bukan sekadar keberuntungan atau bantuan orang lain. Saat kamu disiplin, kamu sebenarnya sedang membangun personal branding bahwa kamu adalah orang yang bisa diandalkan.

Sumber: https://osc.medcom.id/community/bersosial-media-dengan-internal-locus-of-control-1592

2. Bijak di Tengah Gempuran Digital

Zaman sekarang, tantangan pemimpin muda bukan lagi soal perang fisik, tapi perang informasi. Di media sosial, semua orang bisa bicara, tapi nggak semua orang bisa memimpin.

  • Filter sebelum Share. Pemimpin itu kritis, nggak gampang termakan hoax atau provokasi.
  • Jadi Penengah. Alih-alih ikutan "war" di kolom komentar, pemimpin muda harusnya jadi penengah yang mendinginkan suasana.

Sumber: https://www.facebook.com/mmckalteng/posts/bijak-bermedia-sosial-di-era-digitaldi-era-digital

3. Kolaborasi, Bukan Dominasi

Dunia kerja masa depan nggak butuh Superman, tapi butuh Superteam. Di organisasi seperti OSIS atau Pramuka, pemimpin yang keren bukan yang paling sering teriak atau maksa kehendak, tapi yang paling mau mendengar. So, Hargai setiap ide (meskipun menurutmu kurang oke); Cari win-win solution lewat musyawarah, dan jangan lupa bagi tugas sesuai keahlian teman, bukan sesuai rasa suka/tidak suka.

4. Empati Bahan Bakar Utama Pemimpin

Pemimpin tanpa empati itu cuma bos yang menyebalkan. Empati berarti kamu peduli sama teman yang lagi kesulitan.

  • Aksi Nyata: Bantu teman yang ketinggalan pelajaran atau inisiatif galang dana buat yang kena musibah.
  • Dampaknya: Saat kamu peduli, orang lain akan mengikuti kamu bukan karena takut, tapi karena hormat.

Sumber: https://www.verywellmind.com/cognitive-and-emotional-empathy-4582389

Kepemimpinan itu seperti otot. Kalau nggak dilatih setiap hari lewat tindakan nyata di sekolah dan rumah, otot itu nggak akan pernah kuat. Jadi, siap buat jadi pemimpin mulai hari ini? Pastikan fondasi bangsa ini kokoh ditangan teman-teman yang kelak menjadi pemimpin bangsa yang kita cintai ini…Aamiin.

16 komentar:

  1. makasih bu alfirji x-d

    BalasHapus
  2. terima kasih atas literasi nya
    Rizka X-A

    BalasHapus
  3. terimakasih atas literasinya sangat bermanfaat sekali
    Amanda Risma Ayu X-E

    BalasHapus
  4. terimakasih atas literasinya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  5. Terimakasih literasinya akang tth,sangat bermanfaat
    Wafiq X-E

    BalasHapus
  6. Terima kasih atas literasi nyaa
    Nur Alinda X-A

    BalasHapus
  7. terimakasih literasinya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  8. terimakasih atas literasinya sangat bermanfaat

    Aprilia xe

    BalasHapus
  9. terimakasih literasinya
    Nazril X E

    BalasHapus
  10. terimakasih untuk literasinya
    Ananda Silvya N XI-C2

    BalasHapus
  11. Terimakasih atas literasinya
    Dara XB

    BalasHapus
  12. Terimakasih untuk literasi nya🙏

    BalasHapus
  13. Terimakasih atas literasinya,sangat bermanfaat
    Farisa X-E

    BalasHapus
  14. makasih buat literasi nya

    BalasHapus
  15. terimaksih atas literasinya, sangat bermanfaat
    Gia X -B

    BalasHapus
  16. Amanda Nur rispa XB27 Januari 2026 pukul 06.59

    terimakasih atas literasinya

    BalasHapus

Our Culture

  DIALEK SUNDA DAN CERITA DI BALIKNYA Oleh: Rusmana *)   Siapa di sini yang masih terbiasa ngobrol pakai bahasa Sunda sama orang tua ata...